SELAMAT DATANG DI AGRIBIZNETWORK
Industri Peternakan Ayam Petelur

Industri Peternakan Ayam Petelur

More »

Industri Pembibitan Ayam

Industri Pembibitan Ayam

More »

Industri Pakan Ternak

Industri Pakan Ternak

More »

Peternakan Sapi Perah

Peternakan Sapi Perah

More »

Industri Peternakan Ayam Broiler

Industri Peternakan Ayam Broiler

More »

Industri Pengolahan Susu

Industri Pengolahan Susu

More »

Peternakan Sapi Perah

Peternakan Sapi Perah

More »

Industri Bahan Baku Pakan ternak

Industri Bahan Baku Pakan ternak

More »

Industri Peralatan Peternakan

Industri Peralatan Peternakan

More »

 

Konsumsi Pakan 2020 diprediksi 26 Juta Ton

Gabungan Perusahaan Makanan Ternak (GPMT) memprediksi , konsumsi pakan tahun 2020 mencapai 26 juta ton lebih, atau naik sebesar 10 juta ton dibanding tahun 2015 yang konsumsinya 16 juta ton. Ini artinya terjadi kenaikan sebesar 62,5% selama 5 tahun atau naik 12,5% per tahun.

Di tengah gejolak masalah di perunggasan antara lain  fluktuasi harga di peternak yang tajam dan merugikan peternak, kekurangan jagung sebagai bahan baku utama, sidang KPPU yang menyoal afkir dini parent stock, pelaku bisnis masih optimis bahwa usaha peternakan khususnya unggas masih terus berkembang melampaui pertumbuhan ekonomi yang berkisar 5% per tahun.

Menurut GPMT konsumsi pakan di Indonesia 97% untuk unggas, yakni broiler, layer dan breeder, sisanya 3% untuk hewan lain antara lain ikan, udang, sapi, babi.

READ :  108 Miliar Euro, Market Peralatan Pertanian Dunia

Dengan konsumsi pakan sebesar 26 juta ton pada tahun 2020 maka diperlukan jagung sebesar 13 juta ton. Masalahnya data produksi jagung versi Kementan masih sulit dipercaya oleh para pelaku bisnis. Baru-baru ini  pemerintah sangat membatasi impor jagung dengan alasan jagung dalam negeri masih mencukupi, sementara para produsen pakan kesulitan mendapatkan jagung. Sebagian dari mereka mengimpor gandum sebagai subsitusi jagung.

Kementan mengklaim produksi jagung tahun 2014 sebesar 18 juta ton sehingga tidak perlu impor jagung, sementara data USDA , menyebutkan produksi jagung Indonesia hanya sekitar 6 juta ton. Dari 6 juta ton itu yang dipakai oleh pabrik pakan sekitar 5 juta ton, sisanya untuk industri lainnya. Pelaku bisnis umumnya lebih percaya data USDA. ***

READ :  Surabaya, Tuan Rumah Indolivestock Expo & Forum 2017

sumber: Infovet

Similar Posts:

READ :  CP Group, Produsen Pakan Terbesar di Dunia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *