SELAMAT DATANG DI AGRIBIZNETWORK
Industri Peternakan Ayam Petelur

Industri Peternakan Ayam Petelur

More »

Industri Pembibitan Ayam

Industri Pembibitan Ayam

More »

Industri Pakan Ternak

Industri Pakan Ternak

More »

Peternakan Sapi Perah

Peternakan Sapi Perah

More »

Industri Peternakan Ayam Broiler

Industri Peternakan Ayam Broiler

More »

Industri Pengolahan Susu

Industri Pengolahan Susu

More »

Peternakan Sapi Perah

Peternakan Sapi Perah

More »

Industri Bahan Baku Pakan ternak

Industri Bahan Baku Pakan ternak

More »

Industri Peralatan Peternakan

Industri Peralatan Peternakan

More »

 

PRODUKSI JAGUNG 2018 MELIMPAH, ALOKASI PAKAN TERNAK CUKUP

produksi jagung 2018 melimpah
JAKARTA, Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan produksi jagung nasional 2018 dalam kondisi surplus. Pasokan jagung nasional dinilai melebihi kebutuhan pakan ternak. Dilansir dari laman Kompas.com, Kementan memahami bahwa jagung memiliki peran yang sangat penting dalam produksi pakan dan perkembangan industri ternak ayam ras di Indonesia.
Kepala Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian, Ketut Kariyasa, mengemukakan, beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan merupakan bagian terbesar dari struktur biaya produksi daging ayam dengan porsi 65-70% dari total biaya produksi yang dibutuhkan.
“Proporsi jagung dalam pembuatan pakan ternak, khususnya ayam ras mencapai 40-50 persen. Jadi peningkatan produktivitas jagung menjadi salah satu perhatian utama kami demi mendukung keberlangsungan industri peternakan nasional,” jelasnya.
Saat ini, kebutuhan jagung untuk pakan di Indonesia mencapai 7,8-8,5 juta ton per tahun. Dengan perkembangan pesat pada industri peternakan ayam ras, Kariyasa memperkirakan kebutuhan jagung untuk pakan juga akan meningkat.
Dalam 10 tahun mendatang, Kariyasa memprediksi kebutuhan jagung untuk pakan ternak akan mencapai lebih dari 16 juta ton. Oleh karenanya, Kariyasa memastikan bahwa produksi jagung nasional masih melebihi kebutuhan industri pakan ternak.
Kariyasa menyebutkan, dalam empat tahun terakhir produksi jagung telah meningkat secara signifikan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada 2014 produksi jagung Indonesia sebesar 19,0 juta ton.
Tahun 2017, peningkatan produksi jagung sangat tinggi, mencapai 5,3 juta ton. Jumlah ini meningkat 22,4% dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2018, tren positif peningkatan produksi jagung diperkirakan Kariyasa masih terus berlanjut. Tingkat produksi rata-rata 5,2 ton per hektar dan luas panen sampai akhir Desember nanti diperkirakan akan mencapai 5,74 juta hektar. Produksi jagung tahun ini diprediksikan bisa melebihi produksi tahun lalu dengan capaian lebih dari 29 juta ton. (NDV/InfoASOHI)

Similar Posts:

READ :  KINI INDONESIA EKSPOR DOMBA KE MALAYSIA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *