Laba Japfa Tumbuh Pesat 108%

Peningkatan harga Day Old Chicken (DOC) akibat stabilnya tingkat suplai dan permintaan menjadi salah satu faktor pendorong kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA).

Direktur Keuangan Japfa Comfeed Indonesia Marcus Koesbyanto menuturkan, membaiknya kinerja perusahaan tak lepas dari upaya sejumlah kebijakan yang ditetapkan pemerintah. Beberapa tahun terakhir, pemerintah menerapkan control ketat atas impor grand parent stock (GPS).

Selain itu, pelarangan menggunaan Antibiotik Growth Promoter (AGP) membuat produktivitas menurun. Dampaknya ialah menyeimbangkan kembali suplai dan permintaan Day Old Chicken (DOC).

“Divisi Breeding kami dapat mengambil kesempatan untuk meningkatkan produktivitas di tengah-tengah kekurangan supply DOC di pasar tersebut, dan mampu membukukan laba yang cukup baik karena harga yang juga bagus,” paparnya kepada Bisnis, Jumat (2/11/2018).

Naiknya produktivitas dan kualitas DOC secara keseluruhan kemudian memberikan dampak positif terhadap permintaan pakan ayam. Di sisi lain, laba dari peternakan ayam komersial meningkat karena harga jual rata-rata yang tinggi.

Per September 2018, JPFA meraih pendapatan Rp25,34 triliun, tumbuh 16,79% year on year (yoy) dari sebelumnya Rp21,69 triliun. Adapun, laba bersih melonjak 108,39% yoy menuju Rp1,67 triliun dibandingkan per September 2017 senilai Rp802,36 miliar.

(sumber : bisnis.com)

 

  • Komentar
  • 0

Daftar Update Berita Terbaru

Daftar untuk mendapatkan pembaruan, penawaran, penawaran, dan promosi eksklusif terbaru kami.

Translate »