Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Ketika Pabrik Pakan Ternak Pontianak “Berburu” Jagung

Posted on

Edisi 168 Juli

(( Kebutuhan pakan ternak di Kalbar yang diperkirakan mencapai 125 ribu ton per bulan. Sejumlah daerah yang tengah dijajaki untuk menyuplai dari sentra-sentra produksi jagung di Pulau Jawa dan Lampung. ))

Status daerah bebas kasus flu burung ikut memicu membaiknya kondisi ternak ayam di Kalbar. Peran Kalbar terhadap produksi daging ayam secara nasional sekitar 14 persen. Setiap tahun, para peternak Kalbar mampu menghasilkan 15,2 juta ekor ayam.

Kalbar termasuk daerah yang tingkat konsumsi ayamnya cukup tinggi yakni 63 persen dari total kebutuhan akan daging. Saat ini terdapat sekitar 750 peternak unggas di Kalbar dengan porsi 60 persen skala kecil dan sisanya menengah hingga besar.

Kebutuhan pakan ternak di Kalbar yang diperkirakan mencapai 125 ribu ton per bulan. Sejumlah daerah yang tengah dijajaki untuk menyuplai dari sentra-sentra produksi jagung di Pulau Jawa dan Lampung. Sedangkan Gorontalo yang dikenal sebagai “provinsi jagung” tidak dilirik karena mempertimbangkan ongkos angkut.

Menurut Kepala Dinas Kehewanan dan Peternakan Kalbar, Abdul Manaf Mustafa dalam suatu kesempatan, mereka masih mencari bahan baku ke berbagai daerah karena jagung dari petani Kalbar belum memenuhi kebutuhan pabrik.

Bahkan, pabrik pakan ternak di Terminal Agrobisnis Terpadu (TAT) Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat masih mencari bahan baku terutama jagung sehingga mengundurkan target mulai produksi pertengahan Mei 2008.

Pabrik tersebut berkapasitas lima ton per jam dengan waktu operasional per hari 16 jam atau total produksi mencapai 80 ton per hari. Jagung mencakup 55 persen dari bahan baku yang dibutuhkan untuk menghasilkan satu kilogram pakan. “Setidaknya dibutuhkan 40 ton jagung per hari dengan asumsi total produksi 80 ton,” kata Abdul Manaf.

Selain jagung, pakan tersebut dicampur dengan kedelai, dedak dan sorgum. Ia menambahkan, mengingat kebutuhan jagung yang amat tinggi, peran petani lokal amat penting untuk menjaga kontinuitas produksi.

“Untuk sementara bahan baku lebih banyak dari luar Kalbar, tetapi selanjutnya kami mengharapkan petani lokal mampu menyuplai 100 persen terutama untuk jagung,” kata dia.

Pabrik pakan itu dibangun Pemprov Kalbar dengan melibatkan pihak swasta. Dana APBN yang dialokasikan sebesar Rp8,5 miliar untuk menyiapkan mesin produksi. Sedangkan swasta sarana pendukung lain seperti bahan baku dan tenaga ahli.

Namun Pemprov Kalbar masih belum memastikan keuntungan secara langsung yang akan diperoleh dari pembangunan pabrik pakan itu meski menggunakan dana negara.

“Akan ada pembicaraan lagi yang melibatkan Pemprov Kalbar, pengusaha dan kelompok tani selaku penyedia bahan baku mengenai bentuk bagi hasil yang paling tepat,” kata Abdul Manaf. (Ant/ Infovet)

Post Terkait:

  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • 38 Lokasi Pabrik Mini Pakan Ternak Dikembangkan Deptan Edisi 168 Juli(( Saat ini Indonesia punya 56 pabrik pakan skala besar dan 14 lokasi pabrik mini pakan ternak.))Pada tahun lalu, Departemen Pertanian (Deptan) telah…
  • Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI Fokus Edisi 169 Agustus 2008Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI(( Dalam upaya pengendalian suatu penyakit sangat penting diketahui jalur penularan penyakit. Hal ini untuk…
  • PENYAKIT 2006, KEBANGKRUTAN, PEMBERANTASAN DAN KESERIUSAN (( Penyakit-penyakit itu jelas merugikan dan membangkrutkan dunia peternakan serta bahkan juga memungkinkan manusia tertular. Ada yang dapat menyebabkan kerugian langsung yang dapat dilihat dan…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN by Agribisnis (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS by Agribisnis Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton by Agribisnis (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • 38 Lokasi Pabrik Mini Pakan Ternak Dikembangkan Deptan by Agribisnis Edisi 168 Juli(( Saat ini Indonesia punya 56 pabrik pakan skala besar dan 14 lokasi pabrik mini pakan ternak.))Pada tahun lalu, Departemen Pertanian (Deptan) telah…

  • 1,260,196
  • 655,957
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI