Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Antibiotik Bukan Obat Ajaib? | Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan

Posted on

Antibiotik sering dianggap sebagai obat ajaib karena kemampuannya menyembuhkan penyakit dengan cepat. Antibiotik mempunyai dosis tertentu untuk menyembuhkan penyakit yang harus disesuaikan dengan kondisi tubuh ternak.

Jika antibiotik terlalu keras, berlebihan dosisnya, dapat menimbulkan alergi, sehingga penggunaan antibiotik harus memperhatikan aturan. Karena tidak sesuai prosedur itulah maka antibiotik untuk ternak penuh resiko yang dapat mengancam hidup ternak dan konsumen yang mengkonsumsi produk ternak tersebut.

selengkapnya baca Majalah Infovet edisi 160 November 2007
Demikian diungkapkan narasumber Infovet akademisi Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau. Menurutnya, sebagai batasan antibiotik adalah zat yang dihasilkan oleh mikroba untuk menghambat pertumbuhan dan membasmi mikroba jenis lain. Awalnya antibiotik hanya ada beberapa saja, namun dewasa ini sudah ditemukan berbagai jenis antibiotik yang mampu mengatasi penyakit infeksi pada ternak.

Lebih lanjut dijelaskan, antibiotik bekerja untuk melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri, bukan virus. Penggunaan antibiotik untuk ternak tidak boleh sembarangan karena akan mendatangkan bahaya bagi tubuh.

Kemudian, bila pengobatan dengan antibiotik, maka perlu diperhatikan dua hal yang menjadi pertimbangan dasar antara lain (1) penyebab infeksi dan (2) faktor pasien.

Untuk penyebab infeksi, dilihat pada pemberian antibiotik yang paling ideal adalah melakukan pemeriksaan mikrobiologis dan uji kepekaan kuman, sedang pada faktor pasien perlu memperhatikan fungsi ginjal, hati, riwayat alergi pasien, daya tahan tubuh terhadap infeksi, daya tahan obat, beratnya infeksi, umur ternak, serta memperhatikan kondisi ternak betina, buntingkah atau sedang menyusui.

Dengan cara ini, maka dapat mempermudah pemberian antibiotik sehingga penyakit dapat cepat disembuhkan.

Dimulai Dari Peternak

Pengenalan antibiotik dan jenis obat lainnya harus dimulai dari peternak, hal ini mengingat jumlah tenaga medis veteriner yang sangat tidak mencukupi untuk jutaan peternak di negara ini.

Demikian dikatakan drh Munasril Wahid Kepala Balai Laboratorium dan Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Provinsi Riau. Menurutnya, perimbangan jumlah peternak sebagai pengguna jasa dokter hewan tidak berimbang dengan ketersediaan tenaga dokter hewan di lapangan.

Padahal kondisi ini telah pula dibantu oleh para Technical Service produsen obat hewan dan para dokter hewan praktisi, namun ketimpangan-ketimpangan dalam penanggulangan termasuk pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit hewan di lapangan masih saja dijumpai.

Untuk itu alumni FKH IPB Bogor ini menganjurkan pembelajaran kepada peternak mutlak dilakukan, hal ini bertujuan untuk agar peternak cerdas dalam menangani kasus yang terjadi tanpa harus menanti kedatangan tenaga medis ke lokasi peternakannya.

Namun, Wahid tetap memberikan batasan bahwa pada kondisi-kondisi tertentu, yakni saat peternak tidak mampu mengatasi permasalahan yang muncul terkait kasus penyakit di lapangan, maka Wahid menganjurkan peternak tetap harus berkonsultasi dengan tenaga medis agar tidak salah dalam melakukan penggunaan obat hewan untuk pencegahan, pemberantasan dan pengobatan penyakit ternak.

Saat ini, banyak peternak yang berkonsultasi pada penjual obat ketimbang dokter hewan, hal ini mengingat biaya yang dikeluarkan bila berkonsultasi dengan dokter hewan cukup tinggi. Kondisi ini diungkapkan Inal peternak Ayam Arab di desa Koto Baru Kecamatan Kotobaru Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat pada kru Infovet saat mudik lebaran tahun ini.

Menurutnya tenaga medis dan paramedis veteriner ataupun Penyuluh Pertanian Lapangan keberadaannya antara ada dan tiada. Padahal desa-desa dalam lingkup Kecamatan Koto Baru ini sangat potensial dijadikan sebagai based pengembangan areal peternakan.

“Keberhasilan saya memelihara Ayam Arab ini hanya belajar dari pengalaman. Dalam penggunaan obat misalnya, saya tetap berpedoman pada aturan-aturan yang tertera di bungkusan obat. Kemudian saya orangnya lebih suka bereksperimen, mencoba dan mencoba, bila gagal maka saya akan memperbaiki agar kegagalan tersebut bisa dianulir dan bila berhasil maka keberhasilan tersebut yang saya jadikan langkah awal menuju keberhasilan yang lebih baik lagi,” papar Inal dengan penuh percaya diri.

Hal senada juga diungkapkan Andi peternak Sapi Simmental. Menurutnya, ketidakjelasan keberadaan petugas peternakan di wilayahnya menuntutnya harus belajar dari pengalaman yang telah berlalu.

Satu hal yang menjadi kunci sukses Andi memelihara dua puluh ekor Sapi Simmental dengan sistem ekstensif ini adalah ketekunannya dalam menerapkan semua aspek cara beternak yang baik. Termasuk: manajemen penyakit yakni mengupayakan kondisi lingkungan agar tetap bersih sehingga ternak dapat terbebas dari penyakit. (Daman Suska).

Post Terkait:

  • Cacingan dan Pengobatannya | Majalah Infovet I… Edisi 167 Juni 2008Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND…
  • Tingkatkan Produktivitas dengan Obat Hewan yang Tepat Ternak sehat adalah ternak yang produktif. Kesehatan ternak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari manajemen suatu peternakan. Kesehatan ternak mutlak harus ada.Demikian dikatakan drh Muhammad…
  • Berbagai Metode Pengobatan Penyakit Parasitik (( Berbeda-beda tetapi tetap satu juga? Kiranya begitu. Banyak jalan menuju Roma, banyak obat melawan penyakit parasit, demi kesehatan ternak kita. ))Narasumber pada Pasca Sarjana…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • Ketika Ternak (Jangan) Diserang Cacing Marilah berorientasi pada pengendalian penyakit, tindakan konprehensif yang tidak semata-mata menekankan pada pengobatan untuk mengobati setelah kasus penyakit terjadi.Itulah yang ingin dikatakan Hanafiah dan Dwi…
  • Problem Imunosupresi Melawan Mikotoksin | Majalah… Fokus Infovet edisi 164 Maret 2008Oleh: Tony Unandar (SAS Group)(( Selain berbekal kemampuan teknis yang memadai, seorang praktisi lapangan kadang kala membutuhkan suatu instuisi yang…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Cacingan Si Pencuri Nutrisi Ternak Edisi 167 Juni 2008Peternakan tanpa serangan penyakit merupakan suatu dambaan setiap peternak. Namun dengan program pengobatan yang ketat dari awal ayam masuk kandang sampai ayam…
  • Penyakit Protozoa Bukan Dusta | Majalah Infovet I… Undang-Undang tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Peternakan dan Kesehatan Hewan. Nomor 6 Tahun 1967 (6/1967) Bab I Ketentuan Umum Pasal 1 j menyatakan: penyakit hewan menular ialah…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Cacingan dan Pengobatannya | Majalah Infovet I… by Agribisnis Edisi 167 Juni 2008Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND…
  • Tingkatkan Produktivitas dengan Obat Hewan yang Tepat by Agribisnis Ternak sehat adalah ternak yang produktif. Kesehatan ternak merupakan bagian yang tak terpisahkan dari manajemen suatu peternakan. Kesehatan ternak mutlak harus ada.Demikian dikatakan drh Muhammad…
  • Berbagai Metode Pengobatan Penyakit Parasitik by Agribisnis (( Berbeda-beda tetapi tetap satu juga? Kiranya begitu. Banyak jalan menuju Roma, banyak obat melawan penyakit parasit, demi kesehatan ternak kita. ))Narasumber pada Pasca Sarjana…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH by Agribisnis (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • Ketika Ternak (Jangan) Diserang Cacing by Agribisnis Marilah berorientasi pada pengendalian penyakit, tindakan konprehensif yang tidak semata-mata menekankan pada pengobatan untuk mengobati setelah kasus penyakit terjadi.Itulah yang ingin dikatakan Hanafiah dan Dwi…

  • 1,202,816
  • 606,660
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI