
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univeritas Indonesia, Rhenald Kasali mendorong pemerintah untuk berani melawan sanksi yang dijatuhkan Organisasi Perdagangan Dunia (World Trade Organization/WTO) perkara impor ayam dari Brasil. Menurut dia, perlawanan ini bukan tanpa alasan, melainkan guna melindungi para peternak dalam negeri.
“Kalau ayam kita ditekan WTO, saatnya kita harus berani melawan,” ujar Rhenald saat ditemui di Gedung Nusatara I Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu, 22 Agustus 2019. Ia mengatakan, di Indonesia masih banyak peternak kecil hingga menengah yang menggantungkan nasibnya kepada bisnis ayam.
Menurut Rhenald, walaupun Indonesia termasuk anggota G20, harus tetap berani melawan WTO. Dia juga mencontohkan banyak negara yang berani menentang keputusan WTO, seperti Presiden Amerika Donald Trump yang mengancam akan keluar dari organisasi itu karena merasa dimanfaatkan oleh anggota G20 lain seperti Cina.
Lalu ada juga Uni Eropa yang kalah dalam persidangan kasus sawit di WTO. Rhenald menjelaskan bahwa negara itu menggunakan cara-cara komunikasi untuk menyebarkan tagar #saveorangutan. Dengan tagar itu, mereka berusaha mempengaruhi publik dengan menggunakan isu penyelamatan orang utan agar mereka tidak membeli sawit dari Indonesia.
“Misalnya Uni Eropa kalah di WTO dengan minyak sawit, yang digunakan orang utan. Mereka pakai orang utan untuk orang Indonesia sendiri dan di sana (Eropa) agar mereka tidak membeli minyak sawit,” ungkap Rhenald.
Dia menyarankan kepada Indonesia untuk melawan putusan WTO dengan menggunakan cara-cara komunikasi yang terbaru, seperti menggunakan tagar di media sosial. Walaupun metode yang lama mungkin juga harus dilakukan seperti yang akan dilakukan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita yang akan memindahkan impor susu selain negara Uni Eropa. “Ya itu salah satu cara old power, tapi. New power adalah dengan tagar,” Rhenald menambahkan.
Seperti diketahui, WTO memutuskan Indonesia telah melanggar empat hal mengenai importasi ayam ras beserta turunannya. Empat pelanggaran itu mencakup pelanggaran aturan mengenai kesehatan, pelaporan realisasi mingguan importir, larangan perubahan jumlah produk, serta penundaan penerbitan sertifikat kesehatan.
Narasumber : bisnis.tempo.co
Post Terkait:
- Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
- MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
- EKSPOR TAK MAKSIMAL, STRATEGI FTA JADI PERTANYAAN Strategi FTA. Sejak 2014, Indonesia terbilang belum sukses mengubah peruntungan perdagangan dengan negara mitra utama. Ada beberapa mitra utama perdagangan internasional bagi Indonesia yang menyumbang…
- Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
- 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
- Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
- Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
- DIDUGA PERSULIT EKSPOR DAGING AYAM, BRASIL LAPORKAN… Kementerian Pertanian Brasil telah meminta Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO Secara formal untuk menginvestigasi kebijakan impor ayam Indonesia dari Brasil. Seperti dilansir dari Channel News…
- Industri Obat Unggas 2008 Tumbuh 7,1% (( Berdasar data-data ekonomi, keuangan dan prediksi industri yang dikumpulkan, serta angka-angka asumsi dibuat, dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2008 industri obat unggas tumbuh 7,1…
- RI Kalah Perang Ayam vs Brasil di WTO, Ini Jawaban Kemendag Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Tjahya Widayanti merepons ihwal kekalahan Indonesia atas gugatan yang diajukan pemerintah Brasil ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) soal impor ayam…