Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

China Cabut Larangan Pengiriman Unggas AS

Posted on

China mencabut larangan terhadap pengiriman unggas Amerika Serikat (AS) yang telah diberlakukan selama empat tahun. Langkah ini menjadi tanda progres kesepakatan perdagangan antara kedua negara yang masih tak berujung.

Dalam sebuah pernyataan, Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer dan Menteri Pertanian AS Sonny Perdue mengatakan ekspor Amerika ke China diproyeksikan mencapai US$1 miliar per tahun.

Menyusul pemberitaan ini, saham produsen ayam Pilgrim’s Pride Corp. naik tajam 4,7 persen dan Sanderson Farms Inc. melonjak 6,6 persen.

“Mencabut larangan itu telah menjadi prioritas utama industri unggas AS selama empat tahun terakhir,” terang National Chicken Council, National Turkey Federation, dan USA Poultry and Egg Export Council.

“Tindakan ini merupakan peluang signifikan bagi para produsen ayam dan kalkun AS,” sambung mereka dalam sebuah pernyataan pada Kamis (14/11/2019), seperti dilansir melalui Bloomberg.

Pada puncaknya, nilai tahunan ekspor unggas dari AS ke China sebesar US$71 juta untuk kalkun dan US$722 juta untuk ayam, menurut kelompok itu.

Kesepakatan tentang unggas telah menjadi pembahasan lanjutan di antara kedua belah pihak saat melakukan negosiasi untuk kesepakatan perdagangan parsial. Awal bulan ini, Departemen Pertanian AS mengatakan akan menghapus pembatasan atas pengiriman unggas China.

Menurut Penasihat Ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, kedua negara hampir mencapai kesepakatan dagang ‘fase satu’.

Namun, sumber terkait menuturkan bahwa para negosiator China menolak usulan dari pejabat pemerintah AS agar memberikan target bulanan, kuartalan, dan tahunan untuk pembelian pertanian secara keseluruhan.

Sementara itu, pencabutan larangan tersebut kemungkinan akan menjadi kemenangan besar bagi peternak dan pengolah daging AS. Langkah itu dilakukan ketika demam babi Afrika menghancurkan kawanan babi di China, konsumen daging babi terbesar di dunia.

Negara berekonomi terbesar kedua di dunia ini dengan cepat meningkatkan impor dagingnya demi membantu memenuhi kesenjangan pasokan protein.

Larangan terhadap unggas AS sebelumnya diberlakukan pada 2015 karena wabah flu burung yang sangat patogen. Sebelum tahun tersebut, pengiriman AS tunduk pada tarif anti-dumping dan anti-subsidi.

“Keputusan untuk mencabut larangan itu sangat positif…karena akan menambah nilai bagi seluruh penjualan daging unggas,” ujar CEO JBS USA Andre Nogueira.

Narasumber : ekonomi.bisnis.com

Post Terkait:

  • EKSPOR TAK MAKSIMAL, STRATEGI FTA JADI PERTANYAAN Strategi FTA. Sejak 2014, Indonesia terbilang belum sukses mengubah peruntungan perdagangan dengan negara mitra utama. Ada beberapa mitra utama perdagangan internasional bagi Indonesia yang menyumbang…
  • ZOETIS INC (ZTS) SHAREHOLDER DIXON HUBARD FEINOUR &… Zoetis Inc (Zts) Shareholder Dixon Hubard Feinour & Brown Inc Increased Stake By $5.21 Million As Shares Rose. Big Money Sentiment increased to 1.03 in…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
  • Saham Emiten Unggas Kembali Kepakan Sayap, Mana yang… Langkah pemerintah untuk menyerap ayam dari peternak membawa angin segar bagi laju saham emiten perunggasan yang telah menguat dua digit dalam sebulan terakhir. Ketangguhan kepakan…
  • Industri Obat Unggas 2008 Tumbuh 7,1% (( Berdasar data-data ekonomi, keuangan dan prediksi industri yang dikumpulkan, serta angka-angka asumsi dibuat, dapat disimpulkan bahwa pada tahun 2008 industri obat unggas tumbuh 7,1…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • EKSPOR TAK MAKSIMAL, STRATEGI FTA JADI PERTANYAAN by Agribisnis Strategi FTA. Sejak 2014, Indonesia terbilang belum sukses mengubah peruntungan perdagangan dengan negara mitra utama. Ada beberapa mitra utama perdagangan internasional bagi Indonesia yang menyumbang…
  • ZOETIS INC (ZTS) SHAREHOLDER DIXON HUBARD FEINOUR &… by Agribisnis Zoetis Inc (Zts) Shareholder Dixon Hubard Feinour & Brown Inc Increased Stake By $5.21 Million As Shares Rose. Big Money Sentiment increased to 1.03 in…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… by Agribisnis PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… by Agribisnis Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton by Agribisnis (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…

  • 1,261,841
  • 657,217
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI