Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Pupuk Indonesia Siapkan Stok 1,47 Juta Ton Pupuk Bersubsidi

Posted on

PT Pupuk Indonesia (Persero) menyiapkan stok nasional pupuk bersubsidi sebanyak 1,47 juta ton. Jumlah tersebut mencapai tiga kali lipat dari ketentuan dan dinilai mampu memenuhi kebutuhan selama dua bulan ke depan atau hingga Februari 2020.

Sepanjang 2019 Pupuk Indonesia tercatat telah menyalurkan sebanyak 8,13 juta ton pupuk bersubsidi. Penyaluran tersebut setara dengan 92% dari total alokasi pupuk bersubsidi pada 2019 yakni sebesar 8,8 juta ton.

Adapun rincian pupuk yang disalurkan di antaranya dari 3,56 juta ton Urea, 2.28 juta ton NPK, 738 ribu ton SP-36, 909 ribu ton ZA dan 693 ribu ton Organik.

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Aas Asikin Idat menerangkan hingga per 16 Desember 2019, stok nasional pupuk subsidi sampai dengan lini IV atau tingkat pengecer mencapai 1,47 juta ton yang terdiri dari 696.393 ton Urea, 405.265 ton NPK, 178.112 ton SP-36, 122.448 ton ZA dan 68.916 ton Organik.

Selain pupuk bersubsidi, untuk mengantisipasi tingginya kebutuhan kami juga menyediakan stok pupuk non subsidi sebanyak 226.345 ton yang tersebar hingga ke lini IV.

“Sehingga jelang musim tanam, ketersediaan pupuk bagi pertanian dapat terjaga,” kata Aas saat melakukan kunjungan kerja bersama Komisi IV dan Komisi VI DPR RI di Makassar, Kamis (19/12/2019).

Di Sulsel sendiri Pupuk Indonesia menyiapkan stok pupuk bersubsidi sebanyak 102.613 ton, serta pupuk non subsidi sebanyak 2.061 ton untuk memenuhi kebutuhan petani yang diprediksi akan memuncak jelang masa tanam.

Aas menyebut, sejauh ini penyaluran pupuk bersubsidi di Sulsel diklaim cukup lancar.

Hingga 15 Desember 2019, penyaluran telah mencapai 554.600 ton atau setara 97% dari alokasi untuk Sulsel sebanyak 571.362 ton.

“Ini sudah menjadi komitmen kami untuk menjaga ketersediaan pupuk di setiap daerah guna mengantisipasi tingginya kebutuhan petani,” katanya.

Bagi petani yang telah kehabisan alokasi pupuk bersubsidi lanjut Aas, diminta tidak perlu khawatir, sebab perseroan akan selalu menyediakan pupuk komersil di kios-kios resmi.

Untuk itu, pihaknya juga mengimbau kepada para distributor pupuk bersubsidi selalu siap melaksanakan penyaluran dengan optimal sesuai prinsip enam tepat atau 6T

Adapun prinsip 6T yakni tepat jenis, tepat jumlah, tepat harga, tepat tempat, tepat waktu, dan tepat mutu. Hal itu penting dilakukan guna memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan pemerintah.

Apalagi distributor dan kios-kios pengecer resmi memiliki peran yang penting dalam keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi.

“Pupuk Indonesia pun secara berkala terus melakukan monitoring distribusi guna memastikan pupuk bersubsidi diterima petani yang memang berhak dan terdaftar dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Petani,” papar Aas.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Komisi IV DPR RI dengan ruang lingkup tugas di bidang pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, dan kelautan. Ketua Komisi IV DPR RI Sudin menyatakan Pupuk Indonesia harus konsisten untuk menjamin ketersediaan pupuk bersubsidi bagi petani.

“Kami dukung langkah-langkah yang sudah dilakukan. Ketersediaan pupuk bersubsidi memang harus dijaga bagaimana pun caranya,” kata Sadin.

Ia juga mengatakan, jika dalam pengawasan terjadi penyimpangan di lapangan maka pihak terkait diminta untuk segera melaporkan  pada Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida KP3. Seluruh pihak diminta mampu bersinergi demi mendukung stabilitas di sektor pertanian.

Dalam kunjungan kerja tersebut turut hadir mendampingi Direktur Komersil PT Pupuk Kaltim, Gatoet Gembiro Noegroho, Direktur Keuangan, SDM & Umum Petrokimia Gresik, Dwi Ary Purnomo dan Direktur Komersil PT Pupuk Kujang.

Narasumber : https://ekonomi.bisnis.com

Post Terkait:

  • KLARIFIKASI DIRJEN PKH TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN… Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita memberi penjelasan terkait pemberitaan media online Tempo.co, Selasa (28/4/2020). Menurut dia…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…
  • Stok Pupuk Indonesia Aman Hingga Akhir Tahun Pada tahun ini, para produsen pupuk dilaporkan tidak mengalami kendala yang berarti dalam proses produksinya. Pasalnya,  tidak terdapat lagi gangguan berpa suplai gas untuk industri,…
  • Analisa Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun di 4Q19 (+7,1 QoQ; +10,3% YoY) dan membawa pendapatan di 2019 tecatat sebesar Rp36,7…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • EKSPOR TAK MAKSIMAL, STRATEGI FTA JADI PERTANYAAN Strategi FTA. Sejak 2014, Indonesia terbilang belum sukses mengubah peruntungan perdagangan dengan negara mitra utama. Ada beberapa mitra utama perdagangan internasional bagi Indonesia yang menyumbang…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • Upaya Kementan Jaga Keseimbangan Pasokan Ayam Ras Menghadapi wabah COVID-19, Kementerian Pertanian mengajak semua pemangku kepentingan perunggasan terus menjaga keseimbangan supply-demand ayam ras. Salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mendorong integrator mengalokasikan CSR dalam bentuk…
  • Upaya Kementan Jaga Keseimbangan Supply Demand Ayam… wabah COVID-19, Kementerian Pertanian mengajak semua pemangku kepentingan perunggasan untuk terus menjaga keseimbangan supply-demand ayam ras. Salah satu inisiatif yang akan dilakukan adalah mendorong integrator…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • KLARIFIKASI DIRJEN PKH TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN… by Agribisnis Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita memberi penjelasan terkait pemberitaan media online Tempo.co, Selasa (28/4/2020). Menurut dia…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… by Agribisnis CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…
  • Stok Pupuk Indonesia Aman Hingga Akhir Tahun by Agribisnis Pada tahun ini, para produsen pupuk dilaporkan tidak mengalami kendala yang berarti dalam proses produksinya. Pasalnya,  tidak terdapat lagi gangguan berpa suplai gas untuk industri,…
  • Analisa Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk by Agribisnis   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun di 4Q19 (+7,1 QoQ; +10,3% YoY) dan membawa pendapatan di 2019 tecatat sebesar Rp36,7…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… by Agribisnis Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…

  • 1,261,022
  • 656,647
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI