Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

MUSIM PERALIHAN, ANGIN KENCANG dan VITAMIN

Posted on

Edisi 168 Juli

(( Langkah yang lain adalah secara sistematis memperhatikan program yang sudah jalan dan mempersiapkan secara lebih dini stock multivitamin untuk menghadapi udara panas. Tersedianya stock multivitamin menjadi penting, agar gangguan performans ayam tidak terganggu. ))

Sedikitnya sebanyak 7 kandang ayam potong dan petelur di berbagai daerah di Pulau Jawa roboh dan rusak. Menurut informasi dan laporan Tim Pemantau Lapangan Infovet di Sukabumi,Banyumas, Semarang, Yogyakarta, Solo dan Blitar sejumlah kandang rusak ringan sampai berat, bahkan di Banyumas dan Semarang 2 buah kandang roboh.
Meninggalkan bulan April khususnya pada bulan Mei dan memasuki Juni-Juli 2008 ini, ada fenomena alam yang patut mendapatkan perhatian masyarakat dan khususnya para peternak unggas.
Perhatian itu menjadi penting oleh karena mengingat sebagai suatu kesatuan dari siklus musim di negara tropis, maka sebagian besar wilayah Indonesia akan memasuki musim kering atau kemarau pada kisaran Mei tahun ini.
Namun pada kenyataanya pada Juni tahun ini masih saja ada sebagian wilayah di Indonesia, seperti Kalimantan dan sebagian Sulawesi masih saja didera banjir karena hujan dengan intensitas tinggi. Diperburuk dengan gundulnya hutan, maka banjir besar melanda sebagian dari dua pulau itu.
Hujan tahun ini, yang termasuk dalam kategori intensitas tinggi dan panjang waktunya (6-7 bulan), ternyata telah menimbulkan aneka bencana aIam di negeri ini. Menurut informasi dari berbagai lembaga pemantau iklim di dunia, yang dapat kita akses dari internet, maka musim kering di Indonesia kali ini diperkirakan akan berjalan lebih pendek dari pada musim hujan.
Artinya anomali musim kali ini, bukan saja akan berpengaruh terhadap aneka sektor kehidupan akan tetapi juga sudah pasti adanya kemungkinan dampak buruk. Tentunya bidang peternakan akan kena imbasnya juga
Sangat berbeda dari musim-musim kemarau sebelumnya, yang umumnya di Indonesia jauh lebih panjang waktunya di banding musim penghujan, ternyata musim kemarau tahun 2008 ini jauh lebih pendek. Sehinga ada fenomena alam yang pasti berbeda dari pada tahun-tahun sebelumnya. Atas dasar kondisi demikian para peternak unggas dituntut untuk lebih waspada dan mutlak perlu mengantisipas segala sesuatu kemungkinan yang bisa muncul dan sanggat merugikan.
Secara kebetulan ada artikel wawancara pada sebuah koran nasional yang mengupas tentang musim peralihan. Dan jika dikaitkan dengan aktifitas dunia perunggasan berita itu menjadi menarik dan sangat relevan. Mengapa menarik dan relevan? Oleh karena ada peringatan akan datangnya angin kencang yang berputar dan suhu udara yang lebih panas tetapi justru lamanya musim kemarau jauh lebih pendek dari tahun sebelumnya.
Pada 22 April 2008 dipaparkan hasil wawancara dengan pakar iklim dari Universitas Gadjah Mada Yogyakakarta Dr Ir Sunarto. Sang Pakar berujar, bahwa kemungkinan terbesar adanya potensi ”angin kencang berputar” atau ’puting beliung’ pada musim peralihan ini di kawasan sebagian besar Indonesia.
Beberapa kawasan yang lokasinya berada pada lembah diantara pegunungan yang mengapit, akan sangat besar potensi munculnya angin kencang berputar yang dapat mengancam pemukiman penduduk yang berada di kawasan itu. Sunarto yang juga Kepala Pusat Studi Bencana Alam UGM Yogyakarta itu, wanti-wanti atau mengingatkan dengan penuh sangat, agar warga mengantisipasi dampak dari fenomena alami itu.
Atas dasar peringatan itu, maka beberapa kawasan yang kemungkinan muncul fenomena alam itu dan terkait dengan lokasi kawasan perunggasan dapat disebut mulai dari Aceh sisi timur, Sumut sisi timur dan selatan, kemudian Sumbar sisi selatan termasuk Riau daratan.
Selain itu Lampung selatan, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, Ciamis, Banyumas, Bantul, Kulon Progo, Sleman Magetan, Madiun Blitar dan Malang, Jember, Jombang. Daerah yang disebut diatas memang kantung-kantung perunggasan. Atau sebut saja sebagai sentra kandang ayam potong maupun petelur.
Peringatan itu menjadi penting, oleh karena harus kita akui akurasi prediksi dari Badan Meteorologidan Geofisika (BMG) Indonesia saat ini sudah semakin baik oleh karena dukungan peralatan dan SDM serta koneksi dengan negara-negara maju.
Mengingat usaha perunggasan yang padat modal dan teknologi itu, maka sudah selayaknya kini para peternak juga mempertimbangkan dengan seksama informasi tentang musim.
Kembali pada paparan Sunarto, bahwa cuaca pada musim peralihan akan bersifat labil. Artinya sangat mudah sekali berubah-ubah secara drastis. Cuaca yang semula mendung hitam seperti hendak turun hujan, dengan cepat akan menjadi cerah, terang benderang, dan bahkan suhu udara akan menjadi panas menyengat.
Hal ini, berakibat air yang berada di dalam tanah akan panas. Sehingga penguapan air di dalam tanah itu tinggi, sehingga kemudian akan kita rasakan udara panas atau gerah yang sangat. ”Dari atas bumi kita menerima panas sinar matahari, sedangkan dari bawah tanah terjadi penguapan air. Bumi tempat kita berpijak akhirnya menjadi sangat panas udararanya.
Dari peringatan yang diungkapkan di atas, ada 3 (tiga) hal yang patut mendapat perhatian ekstra dari para peternak unggas di Indonesia. Pertama, potensi angin kencang berputar, atau umum menyebut sebagai puting beliung akan muncul dan dapat mengancam bangunan kandang.
Kedua, suhu udara yang meningkat akan berpengaruh besar terhadap performans ayam secara umum, jika tidak ada upaya antisipasif.
Ketiga, mengingat hampir sebagian besar lokasi kandang ayam komersial maupun pembibitan berada di kawasan yang termasuk katagori rawan terjangan angin kencang dan juga udara panas,maka peringatan itu tidak bisa dianggap sepele.
Langkah antisipasi antara lain dengan memeriksa kembali konstruksi bangunan kandang dan pergudangan. Teruatama tiang penyangga bangunan dan atap penutupnya. Pohon-pohonan yang rentan roboh harus dipangkas cabang dan rantingnya. Tirai penutup sisi kandang harus diamati apakah masih layak dan mampu berfungsi.
Kemudian selain itu perlu memeriksa sumber mata air agar tidak terjadi defisit air dalam memasuki kemarau ini, meski diperkirakan lebih pendek. Langkah yang lain adalah secara sistematis memperhatikan program yang sudah jalan dan mempersiapkan secara lebih dini stock multivitamin untuk menghadapi udara panas. Tersedianya stock multivitamin menjadi penting, agar gangguan performans ayam tidak terganggu.
Selain itu sudah pasti bisa ditebak, pada ayam petelur dimana produksi jagung dan katul akan mengalami masalah. Prediksi panen jagung memang masih belum mengkhawatirkan,karena kemungkinan besar terjadi panen raya. Akan tetapi panen raya padi mungkin sedikit mengalami penurunan. Akibatnya harga katul akan terdongkrak.
Dengan paparan situasi musim peralihan memasuki musim kemarau di atas seyogianya semua stake holder peternakan mengambil langkah antisipasif sesuai dengan kompetensi kegiatannya masing-masing. Dengan demikian, harapan terwujudnya usaha perunggasan yang kokoh dan mandiri akan terwujud. Semoga. (iyo/KT)

Post Terkait:

  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…
  • NGOROK PADA AYAM BROILER | Majalah Infovet I Majalah… Seorang peternak bercerita kepada Infovet bahwa ayam broiler umur 12 hari mengalami ngorok atau gangguan pernafasan. Setelah vaksinasi IBD gejala makin parah. Ia pun bertanya…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Musim Penghujan, Pakan dan Ayam Kerdil Fokus Majalah Infovet Edisi 162 Januari 2008Narasumber Infovet menyampaikan sekitar Oktober 2007 serangan ayam kerdil juga bisa terjadi di ayam pullet, dengan besar kasus 5…
  • Kenali Penyebab Turunnya Produksi Telur Kenali Penyebab Turunnya Produksi Telur (( Dengan mengetahui faktor-faktor penyebab turunnya produksi telur, diharapkan peternak dapat mengambil tindakan antisipasi agar ayam telur yang dipeliharanya menghasilkan…
  • Kenali Fase Kritis Pemeliharaan Ayam Layer Fokus Infovet Mei 2008Fase kritis pemeliharaan ayam layer adalah saat di awal pemeliharaan. Keberhasilan menciptakan kondisi yang optimal bagi tumbuh kembang anak ayam hingga pullet…
  • PETERNAK GUSAR DENGAN PILEK MENULAR Dibandingkan dengan ND,CRD dan ILT memang Penyakit Pilek Menular (PPM) pada ayam ( Infectious Coryza) lebih menghantui para peternak. Dasar alasan mereka,oleh karena, selama ini…
  • LARA PETERNAK KARENA KHOLERA | Majalah Infovet I… Edisi 165 April 2008Di kalangan peternak kholera ayam lebih sering disebut ”berak hijau”. Nama itu berkaitan dengan feses atau kotoran yang dikeluarkan yang sakit berwarna…
  • PETELUR MODERN HEBAT, PETERNAK TIDAK SIAP Fokus Infovet Mei 2008(( Sampai saat ini masih terlalu banyak para peternak skala rakyat tidak siap. Mereka umumnya masih mempunyai anggapan bahwa ayam yang dikelolanya…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH by Agribisnis (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… by Agribisnis CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…
  • NGOROK PADA AYAM BROILER | Majalah Infovet I Majalah… by Agribisnis Seorang peternak bercerita kepada Infovet bahwa ayam broiler umur 12 hari mengalami ngorok atau gangguan pernafasan. Setelah vaksinasi IBD gejala makin parah. Ia pun bertanya…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Musim Penghujan, Pakan dan Ayam Kerdil by Agribisnis Fokus Majalah Infovet Edisi 162 Januari 2008Narasumber Infovet menyampaikan sekitar Oktober 2007 serangan ayam kerdil juga bisa terjadi di ayam pullet, dengan besar kasus 5…

  • 1,202,827
  • 606,671
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI