Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

KIAT PETERNAK MENGAIS UNTUNG DI KANDANG

Posted on

KIAT PETERNAK MENGAIS UNTUNG DI KANDANG

Sepuluh-dua puluh tahun yang lalu para peternak ayam potong dan petelur banyak menggantungkan kelanjutan usahanya dari fluktuasi harga jual hasil panen. Sangat sedikit yang profesional melakukan pemeliharaan yang sebaik mungkin. Hal itu wajar, karena meski mereka sudah memelihara dengan sangat baik, akan tetapi jika kemudian saat tiba memetik hasil produksi (panen) ternyata harga pasar jeblok. Mereka tetap saja akan merugi.
Jika merugi sekali dua kali, mungkin ketahanan modal masih bisa menutupi dan meneruskan usahanya. Akan tetapi jika, harga pasar yang rendah sampai dalam kurun waktu lama, maka sudah pasti ambruk dan sulit untuk bangkit kembali meneruskan usahanya.
Kini, trend baru muncul. Menurut Ir Yani Rustana dan Drh Joko Surono, praktisi perunggasan, bahwa keuntungan harus dimulai dari dalam kandang. Memungut keuntungan dalam usaha budidaya ayam potong dan petelur pada masa kini dan mendatang tidak dapat lagi hanya menggantungkan dari harga pasar.
Menurut Drh Joko, seorang peternak ayam petelur di Solo ini, bahwa dimasa yang lalu, harga pasar begitu dominan menentukan hidup matinya seorang peternak. Meski kini harus diakui bahwa harga pasar panen masih sedikit mempengaruhi, namun justru perolehan keuntungan yang signifikan dituntut dari mengais-ais di dalam kandang.
Lebih lanjut Joko menjelaskan, bahwa setelah perisitiwa besar menghempaskan perunggasan Indonesia yaitu wabah AI, peternak kembali merangkak bangkit. Namun ternyata kembali dihajar oleh harga jual panen yang rendah. Dan kini ketika harga pasar mulai sedikit membaik, ternyata masih dihantam harga pakan dan DOC yang terus meroket.
Maka bagi para peternak yang ulet dan mampu bertahan, tiada lain kecuali harus melakukan budidaya yang ekstra cermat. Efisiensi dan konversi pakan menjadi sesuatu yang terus dituju. Disamping terus mengejar daya hidup dan produktifitas. Artinya pada pemeliharaan ayam potong, faktor mortalitas harus terus ditekan dan produktiitas digenjot. Sedang pada ayam petelur disamping terus memperbaiki konversi pakan juga meningkatkan produktiftasnya.
Menurut Joko hal itu tidak lain oleh karena, kini faktor internal lebih memberikan jaminan kelangsungan usaha, sedangkan faktor eksternal (harga pasar) tidak begitu lagi dapat diharapkan. Maka lanjut Joko, untuk menggenjot produktifitas para peternak harus cermat memilih bibit, pakan dan secara periodis memantau rekording atau catatan harian produksi. Jika dari catatan itu ada kejanggalan dan kemerosotan produksi, harus secepat mungkin diupayakan solusinya.
Sedangkan Ir Yani Rustana, yang banyak terjun di pelosok farm petelur dan ayam potong mengamati, bahwa ada indikasi positif dunia perunggasan di Indonesia. Menurutnya dahulu, waktu menjadi seorang Manajer Farm Komersial, para pemilik sangat jarang sekali memperhatikan ayam apalagi kandangnya. Umumnya hanya tahu berapa total produksinya dan bagaimana harga pasar. Kini para pemilik, sangat sering terjun ke kandang-kandang untuk memantau dari satu flok ke flok yang lain. Tidak hanya itu, mereka sang pemilik sangat cermat dan teliti melempar pertanyaan ke Manajer farm dan pekerja kandang.
”Hal ini merupakan bukti ada indikator yang sangat baik akan semakin majunya industri perunggasan domestik”. Tuntutan efisiensi dan produktiftas yang dipatok sang pemilik menjadi pemacu semakin profesionalnya para manajer farm dan pekerja kandang. Yani juga sepakat dengan Joko bahwa keuntungan kini harus dikais dari dalam kandang. Kiat dan caranya adalah dengan terus memperbaiki bangunan fisik kandang dan peralatan serta kesejahteraan para pekerja kandang.
Pekerja kandang sudah mendapatkan perhatian yang lebih dari cukup dari pemilik, karena mereka menyadari harus bekerja lebih baik dan tidak bisa serampangan lagi. Pemilik juga menyadari bahwa investasinya akan semakin menguntungkan jika efisiensi dan produktiftas pekerja kandang meningkat.
Memang benar lanjut Yani bahwa masalah harga panen yang pada masa lalu dapat dijadikan dasar meraup untung, kini justru harus ditinggalkan dan keuntungan harus semakin sering dikais dari dalam kandang. Antara lain adalah menekan angka kesakitan dan kematian dan meningkatkan produktiftasnya.
Perunggasan Indonesia memang mengalami metamorfose ke arah yang benar (iyo)

Post Terkait:

  • PAKAN MAHAL JANGAN SAMPAI GAGAL Fokus Infovet edisi 164 Maret 2008(( Harga pakan terus merangkak naik. Harga jual hasil produksi daging dan telur tidak kunjung baik. Gairah para peternak sedang…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • ”SERGAPAN KEPALA BENGKAK” | Majalah Infovet I… Edisi 163 FebruariBANYAK peternak menamai penyakit yang satu ini dengan ”kepala bengkak”. Oleh karena memang manifestasi yang paling spesifik adalah bagian depan kepala ayam yang…
  • PETELUR MODERN HEBAT, PETERNAK TIDAK SIAP Fokus Infovet Mei 2008(( Sampai saat ini masih terlalu banyak para peternak skala rakyat tidak siap. Mereka umumnya masih mempunyai anggapan bahwa ayam yang dikelolanya…
  • Kenali Penyebab Turunnya Produksi Telur Kenali Penyebab Turunnya Produksi Telur (( Dengan mengetahui faktor-faktor penyebab turunnya produksi telur, diharapkan peternak dapat mengambil tindakan antisipasi agar ayam telur yang dipeliharanya menghasilkan…
  • LARA PETERNAK KARENA KHOLERA | Majalah Infovet I… Edisi 165 April 2008Di kalangan peternak kholera ayam lebih sering disebut ”berak hijau”. Nama itu berkaitan dengan feses atau kotoran yang dikeluarkan yang sakit berwarna…
  • PADA BROILER MODERN “FUNGSI PEMANAS = PRODUKTIVITAS” PADA BROILER MODERN“FUNGSI PEMANAS = PRODUKTIVITAS”(( Fungsi pemanas pada ayam potong adalah sangat penting sekali. Karena ayam potong adalah jenis ternak hasil bioteknologi yang sangat…
  • PETERNAK GUSAR DENGAN PILEK MENULAR Dibandingkan dengan ND,CRD dan ILT memang Penyakit Pilek Menular (PPM) pada ayam ( Infectious Coryza) lebih menghantui para peternak. Dasar alasan mereka,oleh karena, selama ini…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • PAKAN MAHAL JANGAN SAMPAI GAGAL by Agribisnis Fokus Infovet edisi 164 Maret 2008(( Harga pakan terus merangkak naik. Harga jual hasil produksi daging dan telur tidak kunjung baik. Gairah para peternak sedang…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS by Agribisnis Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • ”SERGAPAN KEPALA BENGKAK” | Majalah Infovet I… by Agribisnis Edisi 163 FebruariBANYAK peternak menamai penyakit yang satu ini dengan ”kepala bengkak”. Oleh karena memang manifestasi yang paling spesifik adalah bagian depan kepala ayam yang…
  • PETELUR MODERN HEBAT, PETERNAK TIDAK SIAP by Agribisnis Fokus Infovet Mei 2008(( Sampai saat ini masih terlalu banyak para peternak skala rakyat tidak siap. Mereka umumnya masih mempunyai anggapan bahwa ayam yang dikelolanya…

  • 1,260,473
  • 656,199
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI