Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Kemasan Diri | Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan

Posted on

Kemasan Diri

Bambang Suharno

Bagi anda yang bergerak di bidang pemasaran, kisah di bawah ini mungkin bukan hal baru. Saya ingin melihatnya dari sudut pandang yang sedikit berbeda.

Alkisah, ada 3 karton yang berisi kaleng minuman ringan (softdrink) yang diproduksi di sebuah pabrik. Suatu hari, sebuah truk datang ke pabrik, mengangkut kaleng-kaleng minuman tersebut dan menuju ke tempat yang berbeda untuk pendistribusian.

Pemberhentian pertama adalah supermaket lokal. Karton pertama di turunkan di sini. Kaleng itu dipajang di rak bersama dengan kaleng minuman lainnya dan diberi harga Rp. 4.000/kaleng.

Pemberhentian kedua adalah restoran. Di sana , karton diturunkan. Kaleng-kaleng tersebut ditempatkan di dalam kulkas supaya dingin dan dijual dengan harga Rp. 7.500.

Pemberhentian terakhir adalah hotel bintang 5 yang sangat mewah. Kaleng
minuman diturunkan di sana . Kaleng-kaleng ini tidak ditempatkan di rak atau di dalam kulkas, melainkan di suatu tempat yang pelanggan tidak melihatnya. Kaleng ini hanya akan dikeluarkan jika ada pesanan dari pelanggan. Dan ketika ada yang pesan, kaleng ini dikeluarkan bersama dengan gelas kristal berisi batu es. Semua disajikan di atas baki yang mewah. Pelayan hotel akan membuka kaleng itu, menuangkannya ke dalam gelas dengan sopan dan tersenyum manis untuk disajikan ke pelanggan. Di tempat ini harganya melambung menjadi Rp. 50.000.

Kaleng tersebut memiliki harga yang berbeda padahal diproduksi dari pabrik yang sama, diantar dengan truk yang sama dan bahkan mereka memiliki rasa yang sama. Anehnya, tidak ada konsumen yang protes terhadap perbedaan harga yang mencolok ini. Padahal jelas, kemasan kalengnya sama persis, pabriknya sama. Ada apa di balik semua ini?

Dalam marketing modern, kemasan sebenarnya sudah mampu melampaui fungsi basic-nya sebagai pembungkus dan pelindung. Ia sudah menjadi tools yang berfungsi sebagai “silent salesman” di rak-rak toko dan rumah konsumen, bahkan juga untuk membangun loyalitas konsumen terhadap produk. Demikian pendapat Roslyn N Wiria, Design Director PT Synzygon Brand Komunikasi.

Packaging sebenarnya gabungan antara sains (dalam hal melindungi produk) dan seni (dalam hal merepresentasikan produk). Sains lebih mengarah kepada desain struktural yang ergonomis dan berfungsi untuk memudahkan pemakai dalam proses pengidentifikasian, penggunaan, penempatan, pengepakan, penyimpanan, dan distribusi sebuah produk. Jadi, bagaimana desainnya bisa stabil jika diletakkan; kalau dipegang tidak masalah; display, penggunaan, dan pengirimannya bagus. Sedangkan seni menyangkut bagaimana teks, warna
dan gambarnya bisa menarik perhatian dan mengikat emosi orang yang melihatnya.

Dalam marketing, packaging merupakan sarana komunikasi sebuah produk. Kemasan menjadi sarana terbaik untuk mendorong konsumen untuk membeli sebuah produk dan untuk membangun loyalitas konsumen terhadap produk. Sebab, packaging bisa menjadi “personal statement” bagi konsumen untuk menunjukkan jati diri mereka.

Namun dalam perkembangan marketing yang modern, belakangan ini bukan hanya kemasan fisik yang membuat sebuah produk menjadi lebih berharga. Kemasan lingkungan akan menambah nilai dari sebuah kemasan fisik. Contohnya, kasus minuman ringan tadi.

Kemasan lingkungan, mulai dari lokasi usaha, kemewahan gedung dan kemasan pelayanan dapat merubah harga menjadi sedemikian fantastis. Sate ayam di warung tenda pinggir jalan dengan di hotel berbintang harganya jauh berbeda, dan masing-masing tetap ada pembelinya. Sayuran dari pucuk gunung yang ditanam tanpa pupuk kimia, dapat dikemas di restoran mewah dengan label sayuran organik, dengan harga jauh di atas harga sayuran pada umumnya.

Kini, kita bisa bercermin kepada kasus kaleng minuman ringan . Benarkah kemasan ”lingkungan” kita mencerminkan ”harga’” kita?

Para pakar genetika ternak mengatakan performa produksi ternak akan optimal apabila mutu genetik bagus didukung lingkungan yang sesuai. Ternak ayam ras yang potensi produksi telurnya 300 butir per tahun, membutuhkan perlakuan lingkungan yang berbeda dengan ayam kampung yang hanya 100 butir per tahun.

Lingkungan kita pun membentuk kita dengan cara yang unik. Ia mempengaruhi melalui televisi, radio, bacaan media cetak, media internet, obrolan di warung kopi, obrolan dengan teman sekantor atau seprofesi, obrolan teman sekolah, rapat RT, bahkan obrolan dengan seseorang yang baru kenal. Semuanya dapat mempengaruhi pola pikir anda dan selanjutnya membuat citra anda yang sekarang anda miliki.

Lingkungan kita telah mengemas kita menjadi sesuatu yang seperti sekarang ini. Kita tidak perlu heran, bila kita rela membayar seorang tokoh dalam suatu seminar dengan harga yang mahal meskipun kita sudah tahu apa yang akan dia bicarakan. Ya, karena tokoh itu pemimpin organisasi tertentu, menerima penghargaan dari lembaga internasional, dan segudang pengalaman lainnya.

Lingkungan Anda mencerminkan harga Anda karena Lingkungan berbicara tentang relationship. Orang yang sama, bakat yang sama, kemampuan yang sama akan bernilai berbeda jika ia berasal dari lingkungan
yang berbeda.***

Email bambangsuharno@telkom.net
Informasi training SDM perusahaan hubungi Gita Organizer 021.78841279 (Nur Aidah), 08129354768 (Fajar Adi Purnama)

Post Terkait:

  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Di Akhir Tahun,Telur Ayam Dirundung Kelam Ketika tulisan ini dibuat (mendekati akhir Nopember 2009), harga ketiga komoditi pangan itu telah menyentuh level psikologis di bawah titik impas (BEP) masing-masing selama hampir…
  • Musim Penghujan, Pakan dan Ayam Kerdil Fokus Majalah Infovet Edisi 162 Januari 2008Narasumber Infovet menyampaikan sekitar Oktober 2007 serangan ayam kerdil juga bisa terjadi di ayam pullet, dengan besar kasus 5…
  • Pahlawan Devisa Itupun Tergantikan oleh Peternakan Oleh : Danang Herry MantoroSatu nusa satu bangsa satu bahasa kitaTanah air pasti jayaUntuk selama lamanyaIndonesia merdekaIndonesia pusakaNusa bangsa dan bahasaKita bela bersama….Sepenggal lagu kebangsaan…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • LARA PETERNAK KARENA KHOLERA | Majalah Infovet I… Edisi 165 April 2008Di kalangan peternak kholera ayam lebih sering disebut ”berak hijau”. Nama itu berkaitan dengan feses atau kotoran yang dikeluarkan yang sakit berwarna…
  • OBYEK YANG BERCERITA | Majalah Infovet I Majalah… Ruang Redaksi Infovet Edisi 165 April 2008Yang Infovet kunjungi kali ini --bersama seorang area supervisor obat hewan ternama di Indonesia--, adalah peternakan yang berdiri di…
  • Cacingan Si Pencuri Nutrisi Ternak Edisi 167 Juni 2008Peternakan tanpa serangan penyakit merupakan suatu dambaan setiap peternak. Namun dengan program pengobatan yang ketat dari awal ayam masuk kandang sampai ayam…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS by Agribisnis Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Di Akhir Tahun,Telur Ayam Dirundung Kelam by Agribisnis Ketika tulisan ini dibuat (mendekati akhir Nopember 2009), harga ketiga komoditi pangan itu telah menyentuh level psikologis di bawah titik impas (BEP) masing-masing selama hampir…
  • Musim Penghujan, Pakan dan Ayam Kerdil by Agribisnis Fokus Majalah Infovet Edisi 162 Januari 2008Narasumber Infovet menyampaikan sekitar Oktober 2007 serangan ayam kerdil juga bisa terjadi di ayam pullet, dengan besar kasus 5…
  • Pahlawan Devisa Itupun Tergantikan oleh Peternakan by Agribisnis Oleh : Danang Herry MantoroSatu nusa satu bangsa satu bahasa kitaTanah air pasti jayaUntuk selama lamanyaIndonesia merdekaIndonesia pusakaNusa bangsa dan bahasaKita bela bersama….Sepenggal lagu kebangsaan…

  • 1,260,484
  • 656,208
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI