Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

3 SISTEM APLIKASI DITJEN PKH MASUK NOMINASI LOMBA INOVASI TIK 2019

Posted on

Sistem aplikasi SIMREK, dan Sisco BETI Ditjen Peternakan dan Keswan Kementerian Pertanian masuk dalam nominasi 5 besar kategori aplikasi layanan publik  sedangkan SIBETI masuk dalam nominasi aplikasi layanan internal, Lomba Inovasi Teknologi informasi Komunikasi (TIK) 2019.  Simrek adalah aplikasi layanan rekomendasi dan perizinan bidang peternakan dan kesehatan hewan sedangkan  Sisco BETI dan SIBETI merupakan aplikasi  layanan yang dibangun oleh Balai Embrio Ternak  (BET) Cipelang, salah satu unit pelaksana teknis dibawah Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Menurut Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Nasrullah, menyebutkan bahwa digitalisasi  pengembangan aplikasi dalam penyelenggaraan pelayanan merupakan upaya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akurat serta mampu menjembatani dalam melayani masyarakat lebih dekat lagi. “Kementan berkomitmen untuk mampu menjadi sebagai penyelenggaraan  pemerintahan efektif, efisien, dengan transparansi dan akuntabilitas menjadi tolok ukur penyelenggaraan pemerintah,” ungkap Nasrullah terkait Wawancara Lomba Inovasi TIK Kementan.

Lanjut Nasrullah, SIMREK berbasis online untuk pelaku usaha peternakan yang membutuhkan berbagai surat rekomendasi, dalam bentuk dokumen perizinan seperti surat rekomendasi, surat persetujuan, surat keterangan terkait ekspor dan impor.

“Kami melayani 25 jenis izin rekomendasi yang bisa diajukan secara online, sehingga pemohon hanya perlu satu kali datang ke Kementan untuk validasi dokumen”ungkap Nasrullah.

Nasrullah menambahkan era industri 4.0 menuntut pemerintah memanfaatkan kemajuan teknologi informasi menjadi daya ungkit utama sehingga masyarakat juga dapat berperan aktif dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan.

“Masyarakat mampu menjadi kontrol sosial,” imbuhnya.

Nasrullah juga menambahkan, sistem ini  terintegrasi dengan  Indonesia National Single Window (INSW) di bawah naungan Kementerian Keuangan.

Lomba Inovasi TIK

Lomba inovasi TIK dengan penambahan kategori Aplikasi untuk pertama kali  diselenggarakan oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementan pada tahun 2019, untuk meningkatkan inovasi layanan TIK di bidang Pertanian yang diikuti oleh Instansi Pemerintah seluruh Indonesia yang bergerak di bidang Pertanian.

Dalam gelaran lomba nominasi  ini, masing-masing nominator harus memaparkan aplikasi mereka dan melakukan wawancara dihadapan juri yang berasal dari Kemenkominfo, UI, Dewan TIK Nasional, Ikatan Ahli Informatika Indonesia dan Himpunan Informatika Pertanian Indonesia.

Nasrullah menyebutkan wawancara merupakan salah satu tahapan lomba sebagai upaya untuk memperoleh informasi yang lebih mendalam mengenai pengembangan e-Government dan inovasi teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan bidang pertanian.

“Kriteria Aplikasi Layanan Publik yang dilombakan adalah aplikasi yang dapat memudahkan proses layanan kepada publik/masyarakat sesuai dengan tugas pokok dan fungsi satuan kerja” ujar Nasrullah.

Pada kesempatan yang sama, salah satu Tim juri, Gerry Firmansyah memberikan apresiasi terhadap SIMREK karena jangkauan penggunanya mencakup dalam dan luar negeri.

“Karena cakupan pengguna/user yang  lebih luas maka sebaiknya Ditjen PKH menyiapkan server tambahan untuk mengantisipasi sistem down” ungkap Gerry.

Sementara itu, Kepala BET Cipelang, Oloan  Parlindungan menjelaskan aplikasi Sisco BETI dibangun untuk memudahkan seluruh stakeholder memanfaatkan layanan yang ada di BET Cipelang secara online sehingga dapat diakses dimanapun dan kapanpun sedangkan SIBETI merupakan aplikasi layanan internal adalah aplikasi yang dapat membantu para pimpinan mengetahui informasi tentang perkembangan kinerja internal terkini.

“Setelah dilakukan penilaian prakualifikasi  akhirnya didapatlah 5 nominator dari masing-masing kategori dan Alhamdulillah BET Cipelang termasuk diantaranya” ujar Oloan.

Narasumber : http://ditjenpkh.pertanian.go.id

Post Terkait:

  • Dukung Prinsip GCG, BET Cipelang Laksanakan Audit Eksternal Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang sebagai salah satu Unit Pelaksana Tugas (UPT) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen…
  • PEMANFAATAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK WUJUDKAN PELAYANAN… Dengan penerapan tanda tangan elektronik dapat mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal itu di sampaikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan saat melakukan…
  • LAHIRNYA “GATOT KACA” SAPI BELGIAN BLUE DI INDONESIA Jakarta, Rabu 15 Februari 2017. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawahnya, yaitu…
  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • SINERGI PEMERINTAH DALAM OPTIMALISASI… Dalam rangka mengoptimalkan sumber daya lokal (sapi-sapi lokal), terutama untuk mewujudkan pencapaian swasembada daging sapi di dalam negeri, Dewan Ketahanan Nasional bersama dengan Kementerian Pertanian…
  • PERUMUSAN SKEMA PEMBIAYAAN USAHA PEMBIAKAN DAN… Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), Kementan bersama Himpunan Peternak Domba Kambing Indonesia (HPDKI) menyelenggarakan kegiatan Perumusan Skema Pembiayaan Usaha Untuk Kegiatan Pembiakan…
  • KLARIFIKASI DIRJEN PKH TERKAIT PEMBERITAAN PENGADAAN… Direktur Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian (Kementan), I Ketut Diarmita memberi penjelasan terkait pemberitaan media online Tempo.co, Selasa (28/4/2020). Menurut dia…
  • REFLEKSI HARI LAHIR PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN… Tanggal 26 Agustus merupakan hari lahir Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia. Tanggal ditetapkan karena berdasarkan penelusuran sejarah pada tanggal tersebut tepatnya ditahun 1836 pemerintah Hindia-Belanda…
  • POTRET BISNIS PETERNAKAN 2017 DAN PREDIKSI 2018… Selama 2017 dan mungkin masih dilanjutkan pada 2018, ada dua program nasional di bidang peternakan dan kesehatan hewan yang terkait langsung dengan pembangunan binis dan…
  • CEGAH PENYEBARAN ANTHRAX, DITJEN PKH KEMENTAN GERAK… JAKARTA, Dalam rangka membantu upaya pencegahan dan pengendalian kasus penyakit Anthrax di Kabupaten Kulon Progo Daerah Istemewa Yogyakarta, terutama terkait adanya kematian ternak akibat Anthrax…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Dukung Prinsip GCG, BET Cipelang Laksanakan Audit Eksternal by Agribisnis Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang sebagai salah satu Unit Pelaksana Tugas (UPT) yang berada di bawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen…
  • PEMANFAATAN SERTIFIKAT ELEKTRONIK WUJUDKAN PELAYANAN… by Agribisnis Dengan penerapan tanda tangan elektronik dapat mewujudkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Hal itu di sampaikan oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan saat melakukan…
  • LAHIRNYA “GATOT KACA” SAPI BELGIAN BLUE DI INDONESIA by Agribisnis Jakarta, Rabu 15 Februari 2017. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) Kementerian Pertanian (Kementan) melalui salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawahnya, yaitu…
  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… by Agribisnis JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • SINERGI PEMERINTAH DALAM OPTIMALISASI… by Agribisnis Dalam rangka mengoptimalkan sumber daya lokal (sapi-sapi lokal), terutama untuk mewujudkan pencapaian swasembada daging sapi di dalam negeri, Dewan Ketahanan Nasional bersama dengan Kementerian Pertanian…

  • 1,203,039
  • 606,883
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI