Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Target Ekspor Produk Peternakan Dinilai Sulit Tercapai

Posted on

Ketua Umum Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) Achmad Dawami mengatakan daya saing harga produk peternakan merupakan salah satu permasalahan utama. Dalam hal ini, peternak unggas  masih harus berjibaku dengan besarnya biaya produksi lantaran harga pakan yang cenderung tinggi.

“Harga jagung yang merupakan komponen utama produksi saja sudah mencapai Rp5.200 per kilogram. Hal ini mengakibatkan produk kita kalah saing,” kata Ketua Umum Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) Achmad Dawami kepada Bisnis Minggu (9/2/2020).

Hal inilah yang mengakibatkan negara utama tujuan ekspor produk unggas masih terkonsentrasi di negara-negara tetangga. Menurut Dawami, jarak yang relatif dekat membuat pelaku usaha bisa menekan biaya distribusi sehingga produk yang dijual dapat bersaing.

Aspek kesehatan hewan pun menjadi tantangan lain. Walaupun, peternakan terintegrasi di Tanah Air disebut telah menerapkan standar kesehatan yang ditetapkan, Dawami menjelaskan bahwa negara-negara maju cenderung menerapkan perizinan yang lebih ketat.

Menanggapi hal ini, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementan Fini Murfiani menegaskan bahwa pihaknya selalu menjamin bahwa produk peternakan, baik hidup maupun olahan, yang akan diekspor selalu memenuhi syarat kesehatan internasional maupun negara tujuan.

Untuk ekspor produk unggas misalnya, dia mengemukakan Indonesia telah mengikuti aturan Kesehatan Hewan Dunia untuk mengendalikan status penyakit flu burung.

“Salah satu jaminan kesehatan untuk produk unggas adalah dengan penerapan kompartementalisasi bebas avian influenza [flu burung] pada farm komersial yang akan melakukan ekspor sesuai Permentan Nomor 28 Tahun 2008. Selain itu kami juga memfasilitasi perolehan sertifikan kompartemen bebas AI,” papar Fini.

Volume ekspor produk peternakan sendiri menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan dengan kenaikan sebesar 12,6 persen dari 229.180 ton pada periode Januari—November 2018 menjadi 258.060 ton pada periode yang sama pada 2019. Adapun secara nilai, ekspor tercatat naik sekitar 14% dari Rp8,1 triliun (kurs Rp14.000) menjadi Rp9,3 triliun.

Dari total ekspor tersebut, komoditas sarang burung walet tercatat memberi kontribusi yang cukup besar. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekspor sarang burung walet pada 2018 tercatat mencapai 1.291 ton dengan nilai US$291,23 juta atau setara dengan Rp4,07 triliun.

Sementara itu, selama periode Januari hingga November 2019, Indonesia telah mengekspor 1.128 ton sarang burung walet dengan nilai Rp4,47 triliun atau 48 persen dari total ekspor produk peternakan.

Terlepas dari nilainya yang besar, Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pengusaha Sarang Burung Walet Indonesia (PPSBWI) Bambang Irianto mengemukakan ekspor sarang burung walet berpotensi terganggu pada tahun ini lantaran wabah virus corona yang melanda China, pasar terbesar komoditas tersebut.

“Pada Januari lalu pengiriman masih berjalan normal. Namun sejak pemerintah membatasi penerbangan dari dan menuju China, ekspor menjadi terganggu,” kata Bambang kepada Bisnis, Minggu (9/2/2020).

Mengandalkan pasar alternatif pun disebut Bambang tak memberi dampak yang signifikan. Dia menjelaskan bahwa pasar produk sarang burung walet cenderung tersegmentasi hanya kepada konsumen dari etnis tertentu. Di dalam negeri, konsumsi sarang burung walet sendiri disebutnya hanya mencakup 5 persen dari total produksi.

“Kita juga ada ekspor ke Australia, tapi yang mengonsumsi juga dari etnis tertentu. Konsumsi produk ini kan sifatnya keyakinan turun-temurun terhadap khasiatnya bagi kesehatan,” papar Bambang.

Narasumber : https://ekonomi.bisnis.com

Post Terkait:

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • Kenali Fase Kritis Pemeliharaan Ayam Layer Fokus Infovet Mei 2008Fase kritis pemeliharaan ayam layer adalah saat di awal pemeliharaan. Keberhasilan menciptakan kondisi yang optimal bagi tumbuh kembang anak ayam hingga pullet…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Ketika Ayam Petelur Kegemukan | Majalah Infovet I… Fokus Infovet Mei 2008Oleh: Tony Unandar (SAS Group)(( Jargon “more eggs less feed” tampaknya sudah lengket dengan karakteristik umum ayam petelur modern (APM). Kecerobohan dalam…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal by Agribisnis Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… by Agribisnis Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton by Agribisnis (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • Kenali Fase Kritis Pemeliharaan Ayam Layer by Agribisnis Fokus Infovet Mei 2008Fase kritis pemeliharaan ayam layer adalah saat di awal pemeliharaan. Keberhasilan menciptakan kondisi yang optimal bagi tumbuh kembang anak ayam hingga pullet…

  • 1,261,578
  • 657,047
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI