FKH IPB MEMBIDIK AKREDITASI EROPA

Dalam rangka meningkatkan mutu dan kualitasnya agar setara di tingkat internasional, Faklutas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor kini menjajaki akreditasi pendidikan kedokteran hewan dari badan akreditasi kedokteran hewan Eropa. Sebelumnya FKH IPB juga telah terakreditasi oleh ASEAN University Network Quality Asurance (AUN-QA).

Pada tanggal 11-13 Februari lalu, Prof. Stéphane Martinot, selaku Presiden of the European Association of Establishments for Veterinary Education (EAEVE) berkunjung ke FKH IPB dalam rangka kunjungan informatif terkait EAEVE dan sistem akreditasi European System of Evaluation of Veterinary Training (ESEVT). 

Dalam kesempatan tersebut Prof. Martinot mendapatkan penjelasan mengenai FKH IPB serta proses pembelajaran yang disampaikan oleh Dekan FKH IPB, Prof Srihadi Agungpriyono, Wakil Dekan bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof. Agus Setiyono, serta Direktur Eksekutif Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH IPB Prof. Deni Noviana. 

Prof Martinot juga meninjau beberapa aktivitas belajar mengajar, baik perkuliahan maupun praktikum yang sedang berlangsung, sekaligus meninjau aktivitas dan fasilitas penunjang di RSHP FKH IPB dan di Unit Rehabilitasi Reproduksi (URR) FKH IPB.

Prof. Martinot bersama staff pengajar dan Dekan FKH IPB (Sumber : fkh.ipb.ac.id)

Baca Juga:   Ragam Alat Pemanas untuk Anak Ayam

Tidak berhenti sampai disitu,  Prof. Martinot juga melakukan kunjungan ke salah satu mitra akademik kegiatan ekstramural dalam Pendidikan Profesi Dokter Hewan (PPDH), yakni Direktorat Polisi Satwa Baharkam Polri di Kelapa Dua, Depok. Prof. Martinot juga berkunjung ke Jakarta Aquarium, salah satu lembaga konservasi eksitu yang menjadi tempat berkiprah para alumni dalam bidang medik konservasi satwa aquatik.

Secara umum, Prof. Martinot terkesan dengan aktivitas dan fasilitas di FKH IPB yang dianggap sudah memadai. Sambil memberikan masukan dan beberapa catatan untuk perbaikan dan peningkatan aktivitas, sarana dan proses pembelajaran, beliau menyarankan FKH IPB melanjutkan proses ini ke tahap penyusunan Self Evaluation Report (SER) agar segera dapat mengajukan usulan kunjungan konsultatif pada tahun 2020.

Langkah yang ditempuh oleh FKH IPB ini juga mendapat suara positif dan dukungan dari stakeholder. Dalam salah satu agenda kunjungan, Prof. Martinot bertemu dan berdiskusi dengan Ketua Ikatan Alumni FKH IPB, Drh. Fitri Nursanti Poernomo Ketua PDHI Cabang Jawa Barat II, Drh. Soenarti Daroendio, dan Kepala Subdirektorat Pengamatan Penyakit Hewan, Direktorat Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Drh. Boedhy Angkasa.

Prof. Srihadi Agungpriyono, Dekan FKH IPB, berharap FKH IPB dapat segera menyiapkan dan menyempurnakan serta melakukan berbagai upaya yang diperlukan untuk persiapan proses akreditasi sesuai dengan saran yang diberikan oleh Prof. Martinot. Tekad dan dukungan semua sivitas akademika dan tenaga kependidikan maupun para stakeholder sangat diharapkan untuk mewujudkan harapan ini.

Tidak lupa juga Prof. Martinot mengundang Dekan dan perwakilan IPB untuk menghadiri General Assembly meeting EAEVE di Zagreb, Kroasia pada 30-31 Mei yang akan datang sebagai langkah berikutnya untuk menjadi associate member di EAEVE. (Sumber : fkh.ipb.ac.id)

Agribiz Network

Baca Juga:   Manajemen Stok Air Peternakan Broiler

Similar Posts:

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.