Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu
PENGGUNAAN DRONE UNTUK PETERNAKAN SAPI

PENGGUNAAN DRONE UNTUK PETERNAKAN SAPI

Posted on

PENGGUNAAN DRONE UNTUK PETERNAKAN SAPI

Mengelola area ternak yang luas dan memantau ternak adalah pekerjaan yang memakan waktu. Namun, dengan adanya drone atau Unmanned Aerial Vehicles (UAV) hal itu bisa diatasi.

Penggunaan drone untuk memantau ternak sapi perlahan mulai digunakan di beberapa negara. Israel dan Australia saat ini kabarnya sudah menggunakan banyak cattle monitoring drone.

Drone dapat digunakan untuk menghitung jumlah hewan, memantau hewan yang sakit, memantau perilaku hewan yang tidak biasa, kelahiran anak sapi, dan sebagainya. Menggunakan drone untuk memantau ternak dapat memberikan hasil yang lebih cepat, fleksibel, dan lebih banyak waktu untuk fokus pada aktivitas penting lainnya.

Para peneliti telah mengembangkan cara penggunaan drone di peternakan selama beberapa tahun terakhir. Sebuah studi oleh Jung dan Ariyur (2017) berhasil menggunakan empat drone quadcopter untuk menggiring ternak ke kandang dengan menggunakan perangkat pembuat kebisingan yang dipasang pada drone.

Menghitung ternak menggunakan drone adalah aplikasi populer lainnya untuk menghemat waktu dan memberikan manajemen peternakan yang lebih baik. Namun, kesalahan penghitungan dengan drone dapat terjadi karena pergerakan sapi dan tipe lanskap (padang rumput yang lebat, rumput kering, lahan kosong, dsb).

Drone komersial untuk peternakan sapi sudah tersedia di pasaran, misalnya DJI dan Barger Drone. Dilengkapi dengan sensor, software, dan beberapa opsi untuk memantau ternak.

Barger Drone menyediakan fitur seperti penerbangan otomatis ke tangki air untuk memeriksa ketinggian air, menggembalakan ternak, memeriksa pagar, dan aplikasi seluler yang memungkinkan ponsel menganalisis foto yang diambil oleh drone.

DJI juga menyediakan fitur serupa dan selain itu memiliki opsi untuk menambahkan kamera termal yang dapat melihat sapi di bawah kanopi pepohonan, membedakan hewan dari sumber panas lainnya, dan juga dapat berguna dalam mendeteksi predator di dekatnya.

Sumber: dairyglobal.net

Post Terkait:

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERN GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERNPotensi genetik ayam broiler terus ditingkatkan untuk menghasilkan ayam-ayam yang efektif dalam pemanfaatan pakan sehingga tujuan untuk memproduksi daging semakin efisien.…
  • Berbagai Metode Pengobatan Penyakit Parasitik (( Berbeda-beda tetapi tetap satu juga? Kiranya begitu. Banyak jalan menuju Roma, banyak obat melawan penyakit parasit, demi kesehatan ternak kita. ))Narasumber pada Pasca Sarjana…
  • Cacingan dan Pengobatannya | Majalah Infovet I… Edisi 167 Juni 2008Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND…
  • Ketika Ternak (Jangan) Diserang Cacing Marilah berorientasi pada pengendalian penyakit, tindakan konprehensif yang tidak semata-mata menekankan pada pengobatan untuk mengobati setelah kasus penyakit terjadi.Itulah yang ingin dikatakan Hanafiah dan Dwi…
  • Kementan Genjot Populasi Sapi Belgian Blue untuk… Kementerian Pertanian (Kementan) terus berupaya memenuhi kebutuhan protein hewani bagi masyarakat terutama yang berasal dari daging sapi. Salah satunya adalah pengembangan sapi BB (Belgian Blue)…
  • LARA PETERNAK KARENA KHOLERA | Majalah Infovet I… Edisi 165 April 2008Di kalangan peternak kholera ayam lebih sering disebut ”berak hijau”. Nama itu berkaitan dengan feses atau kotoran yang dikeluarkan yang sakit berwarna…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur by Agribisnis Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH by Agribisnis (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS by Agribisnis Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERN by Agribisnis GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERNPotensi genetik ayam broiler terus ditingkatkan untuk menghasilkan ayam-ayam yang efektif dalam pemanfaatan pakan sehingga tujuan untuk memproduksi daging semakin efisien.…

  • 1,261,488
  • 657,007
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI