Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Pergantian Musim, Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Meningkatnya Kasus Avian Influenza

Posted on

oleh: Drh. Wayan Wiryawan
Technical Advisor Malindo Group
wayan.wiryawan@malindofeedmillco.id

Penyakit Avian Influenza (AI) atau yang lebih dikenal dengan istilah penyakit Flu Burung, sejak pertama kali mewabah di Indonesia pada penghujung tahun 2003 sampai sekarang masih menjadi ancaman tetap bagi industri peruggasan di Indonesia bahkan pada beberapa Negara dikawasan Asia. Sampai saat ini sebagian besar peternak tetap memiliki kewaspadaan yang tinggi terhadap penyakit ini, namun tidak sedikit pula peternak yang menilai dan beranggapan bahwa upaya pencegahan yang telah mereka lakukan sampai saat ini, terutama dengan cara vaksinasi dinilai sudah berhasil mencegah ayamnya dari infeksi virus penyebab Avian Influenza. Tentu saja anggapan dan penilaian sejumlah peternak masih perlu dilakukan pengkajian lebih mendalam, apakah benar hanya dengan vaksinasi saja sudah bisa mengendalikan keganasan virus penyebab Avian Influenza yang pernah mewabah dimasing-masing lokasi atau dilingkungan sekitar peternakannya.

Dari pengalamanan dan pengamatan yang penulis pernah peroleh dan lakukan dilapangan, terlebih lagi memasuki peralihan musim seperti saat ini, dari musim kemarau ke musim hujan dan atau selama musim hujan, ada kecenderungan terjadi peningkatan keganasan berbagai jenis penyakit, termasuk juga Avian Influenza. Bila peternak kurang meningkatkan kewaspadaan, melalui peningkatan biosekuriti dan tentunya dibarengi dengan vaksinasi, dikhawatirkan peternakan ayam yang dikelolanya, akan cukup besar kemungkinannya dapat terserang berbagai jenis penyakit, termasuk juga serangan dari penyakit Avian Influenza.

Kewaspadaan yang tinggi terhadap ancaman penyakit Avian Influenza, tidak saja hanya berlaku terbatas pada industri peternakan ayam, namun yang tidak kalah pentingnya adalah tetap dijalankannya secara konsisten program biosekuriti dan program vaksinasi terhadap Avian Influenza oleh Dinas Peternakan maupun perorangan pada peternakan ayam kampung, unggas air dan burung peliharaan, yang punya potensi sangat besar sebagai sumber penyebaran penyakit Avian Influenza di Indonesia.

Tingkatkan biosekuriti sebagai prioritas pencegahan terhadap penyakit
Tujuan biosekuriti adalah untuk menciptakan penghalang antara ayam yang dipelihara oleh peternak dengan berbagai sumber kontaminasi, sehingga ayam yang dipelihara oleh peternak tersebut dapat terhindar dari serangan berbagai jenis penyakit, baik penyakit yang bersifat endemis maupun sporadis.

Suatu program biosekuriti yang efektif dibuat berdasarkan 2 konsep utama: 1. Pengeluaran (menjaga agar agen dan sumber penularan penyakit jauh di luar ternak) dan 2. Penyertaan (jika telah terjadi, mencegah penyebarannya dalam lokasi peternakan atau ke ternak lain yang tidak terinfeksi). Beberapa komponen kunci, ditujukan untuk program Pengeluaran serta Penyertaan, yang harus selalu dapat disertakan dalam setiap program biosekuriti. Komponen ini meliputi: isolasi, kontrol lalu lintas dan pengawasan terhadap pengunjung serta pembersihan dan disinfeksi.

Masuknya agen penyakit, seperti Avian Influenza dan mewabah pada peternakan ayam dapat melalui berbagai jalan: dibawa oleh manusia, peralatan yang tercemar, unggas liar, tikus, litter, karkas, bulu dan mungkin dengan angin atau penyebaran aerosol. Dengan menerapkan secara sungguh-sunguh program biosekuriti, peternak ayam dapat menempatkan penghalang berlapis yang diperlukan untuk meminimalkan resiko munculnya penyakit pada ternak ayam atau penyebarannya ke ternak ayam lain.

Ancaman terhadap berbagai jenis penyakit pada peternakan ayam tidak bisa dihindari, akan tetapi langkah-langkah yang masuk akal dapat diambil untuk menurunkan resikonya. Berikut beberapa tip yang diistilahkan dengan “Jangan Pernah” mengenai hal-hal yang seharusnya kita tidak biarkan terjadi pada peternakan ayam.

  • Jangan pernah mengunjungi atau berhubungan dengan sistem pasar unggas hidup.
  • Jangan pernah memelihara unggas liar dan domestik, hewan eksotik dan domestik (seperti anjing dan kucing) pada lokasi peternakan ayam.
  • Jangan pernah mengizinkan siapa pun dekat dengan kandang anda tanpa tahu dari mana mereka sebelumnya.
  • Jangan pernah menggunakan peralatan dari kandang lain atau peternakan lain yang tidak dibersihkan dan didisenfeksi sebelumnya.
  • Jangan pernah membiarkan seekor hewan pun membawa atau mengaduk ayam yang mati dari tempat pembuangan atau pemusnahannya.
  • Jangan pernah menggunakan sarana pengambilan unggas mati untuk kandang atau lokasi peternakan ayam yang lainnya.

Untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap meningkatnya ancaman berbagai jenis penyakit termasuk juga penyakit AI, semua pihak yang terlibat dalam peternakan ayam harus tetap mempunyai komitmen berkenaan dengan beberapa hal berikut, sebagai bagian dari upaya menjalankan program biosekuriti secara optimal:

  • Hanya izinkan pengunjung yang berkepentingan masuk kedalam lokasi peternakan atau kedalam kandang.
  • Pengunjung yang berkepentingan harus mematuhi aturan berpakaian dan mengisi serta menandatangani buku catatan pengunjung.
  • Seluruh pekerja di peternakan harus memiliki sepatu, pakaian, dan penutup kepala untuk peternakan.
  • Peternak harus memiliki metode pembuangan ayam yang mati, dimana ditangani dan dikelola secara memadai. Jika mungkin, lakukan pembuangan dan pemusnahan ayam yang mati di dalam lokasi peternakan.
  • Semua peralatan yang ditujukan untuk peternakan harus dibersihkan dan didisinfeksi sebelum memasuki kandang ketika ayam ada di dalamnya.

Pembahasan lebih mendalam mengenai Vaksinasi salah satu cara mencegah wabah penyakit, Kendala vaksinasi AI killed pada ayam pedaging serta Rekomendasi program vaksinasi terhadap AI pada peternakan ayam dapat di baca di majalah Infovet edisi 185/ Desember 2009…atau informasi pemesanan maupun berlangganan selengkapnya… klik disini

Post Terkait:

  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • Sumber Multivita Gandeng FKH IPB Update Info AI Terkini Sumber Multivita Gandeng FKH IPB Update Info AI TerkiniPagi itu, Jumat 17 Oktober 2008, Infovet telah bergabung bersama Tim Sumber Multivita dari Jakarta untuk bertolak…
  • PENYAKIT 2006, KEBANGKRUTAN, PEMBERANTASAN DAN KESERIUSAN (( Penyakit-penyakit itu jelas merugikan dan membangkrutkan dunia peternakan serta bahkan juga memungkinkan manusia tertular. Ada yang dapat menyebabkan kerugian langsung yang dapat dilihat dan…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERN GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERNPotensi genetik ayam broiler terus ditingkatkan untuk menghasilkan ayam-ayam yang efektif dalam pemanfaatan pakan sehingga tujuan untuk memproduksi daging semakin efisien.…
  • SETELAH TUJUH TAHUN BERSAMA FLU BURUNG Penyakit Avian Influenza (AI) atau lebih populer dengan flu burung yang mewabah di Indonesia sejak bulan September tahun 2003 telah menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN by Agribisnis (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” by Agribisnis (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • Sumber Multivita Gandeng FKH IPB Update Info AI Terkini by Agribisnis Sumber Multivita Gandeng FKH IPB Update Info AI TerkiniPagi itu, Jumat 17 Oktober 2008, Infovet telah bergabung bersama Tim Sumber Multivita dari Jakarta untuk bertolak…
  • PENYAKIT 2006, KEBANGKRUTAN, PEMBERANTASAN DAN KESERIUSAN by Agribisnis (( Penyakit-penyakit itu jelas merugikan dan membangkrutkan dunia peternakan serta bahkan juga memungkinkan manusia tertular. Ada yang dapat menyebabkan kerugian langsung yang dapat dilihat dan…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH by Agribisnis (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…

  • 1,202,963
  • 606,807
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI