Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Seminar Pencegahan TiLV di Indonesia Diperlukan Solusi Jangka Pendek dan Jangka Panjang

Posted on

Pemerintah dan pelaku usaha perlu menjalankan lima langkah pengendalian penyakit TiLV jangka pendak dan dua langkah pengendalian jangka panjang

 

 

Demikian dikemukakan oleh Angela Mariana Lusiastuti, Peneliti dari Badan Riset dan Sumber Daya Manusia KKP dalam seminar “Pencegahan Penyakit Tilapia Lake Virus (TiLV) di Indonesia” di Gedung Mina Bahari IV, Jakarta, 9 Agustus 2017.

 

saat seminar TiLV menghadirkan Angela Mariana Lusiastuti (kanan), Maskur (tengah), Wiwin Wiyani (kiri). (dok. Resti)
saat seminar TiLV menghadirkan Angela Mariana Lusiastuti (kanan), Maskur (tengah), Wiwin Wiyani (kiri). (dok. Resti)

Seminar ini diselenggarakan oleh Majalah Info Akuakultur bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya  KKP dan INFHEM (Indonesian Network on Fish Health Management). Seminar disambut antusias oleh lebih dari  100 peserta yang hadir dari berbagai kalangan di pusat dan daerah di Indonesia antara lain pelaku budidaya, industri pakan ikan, obat ikan, peralatan budidaya, peneliti, karantina ikan, dan utusan dari Dinas Kelautan dan Perikanan dari Jambi, Lampung, Serang, Surabaya, Jawa Timur, Jogjakarta, Banjarmasin dan  sebagainya.

 

Hadir juga pejabat dari KKP serta eksekutif perusahaan, antara lain Asep Dadang Koswara (Kepala Balai Uji Standar Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan), Mukti Sri Hastuti (Kasubdit Hama dan Penyakit Ikan), Tri Aristiyani (Kasubdit Residu), Imam Barizi (Kasubdit Penataan Kawasan), Anang Hermanta (Sinta Prima Feedmill), Edi Prijono (Cargil), Andrew Darmawan (PT Biochem Zusatzstoffe), Rudi Antoni (PT Dian Natura Agrifarma), Yuri Sutanto ( CP Prima), Uus Surya (GPMT), Adnan Kharisma (PT Alltech Biotechnology), Luqman Raya (PT ISSU Medika Veterindo), Emmi Roosmasari (PT Marindolab Pratama), Dewi Nawang Palupi (PT Sanbe Farma), Muhibbuddin (Ocialis/ PT Wirifa Sakti), Ken Tami Palupi (PT Zoetis Animal Health Indonesia), Suhardi (PT Kalbe Farma), Hendi (PT CJFS), dll.

 

Peserta
Peserta

Seminar dipandu oleh Ketua INFHEM Maskur, menghadirkan pembicara Angela Mariana Lusiastuti dan Wiwin Wiyani (Pengendali Hama dan Penyakit Ikan/PHPI di Loka Pemeriksaan Penyakit Ikan dan Lingkungan/LP2IL Serang). Angela memaparkan tentang ciri-ciri penyakit TiLV dan strategi pengendaliannya, sedangkan Wiwin Wiyani menjelaskan metode uji laboratorium untuk menetapkan keberadaan penyakit TiLV.

 

Dalam paparannya Angela menyampaikan, Tilapia adalah komoditas perikanan yang sangat penting di Indonesia karena Indonesia adalah produsen Tilapia nomor 2 terbesar di dunia. Tiga negara produsen ikan Tilapia terbesar di dunia, adalah  China sebesar 1,78 juta ton, Indonesia 1,12 juta ton dan Mesir 0,88 juta ton.

 

“Oleh sebab itu, pengendalian penyakit pada Tilapia sangat diperlukan,” ujarnya. Khusus untuk mengendalikan penyakit TiLV, Angela menganjurkan pengendalian jangka pendek dan jangka panjang.  Tindakan jangka pendek untuk mengendalikan TiLV ada 5 langkah utama yakni biosekuriti, memusnahkan ikan yang terinfeksi, melakukan karantina ikan, pembatasan lalu lintas/perdagangaan ikan dan pengendalian vektor.

 

“Sedangkan untuk jangka panjang, pengendalian TiLV perlu dilakukan dengan vaksinasi dan seleksi tilapia tahan TiLV” ujar Angela.

 

“Di forum ini hadir juga perwakilan produsen obat ikan, diharapkan ke depan kita mampu memproduksi vaksin untuk TiLV,”tambahnya.

 

 

Langkah Pemerintah

 

Arik Hari Wibowo
Arik Hari Wibowo

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya yang diwakili oleh Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan, Arik Hari Wibowo, dalam sambutan pembukaannya mengatakan, sebagai salah satu negara penghasil Nila terbesar dunia, Indonesia perlu mewaspadai masuk dan tersebarnya penyakit Tilapia Lake Virus (TiLV) ke dalam wilayah Negara RI.

 

“Dapat dibayangkan jika penyakit TiLV ini masuk dan menyebar ke wilayah Republik Indonesia, maka budidaya ikan Nila akan mengalami nasib yang sama seperti hancurnya budidaya ikan mas akibat serangan penyakit Koi Herpes Virus (KHV) pada Tahun 2002 silam”, ujar Arik.

 

Ia menjelaskan, sejumlah langkah telah diambil pemerintah untuk mencegah masuknya TiLV diantaranya, pertama; Mengeluarkan surat edaran DJPB No. 3975/DJPB/VII/2017 tanggal 14 Juli 2017 tentang pencegahan dan pemantauan terhadap penyakit TiLV pada ikan nila. Kedua; melakukan pengetatan terhadap impor induk, calon induk dan benih ikan Tilapia dari luar negeri khususnya dari negara – negara yang sudah terjangkit penyakit TiLV.

 

Ketiga; Membatasi impor induk, calon induk dan benih ikan nila dari negara yang tidak terjangkit TiLV dengan ketentuan melampirkan hasil uji ikan hidup  serta melakukan uji mutu di pintu pemasukan ikan. Serta keempat; Menggunakan benih-benih ikan yang tersertifikasi TiLV, mendorong penerapan CBIB (Cara Budidaya Ikan yang Baik) dan CPIB (Cara Pembenihan Ikan yang Baik).

 

Kerjasama Berlanjut

 

saat seminar
saat seminar

Seminar ini menjadi demikian penting, karena Arik mengikuti acara ini sejak awal hingga akhir acara. Ia ikut aktif menanggapi pertanyaan peserta mengenai bagaimana langkah yang dilakukan pemerintah dalam mengatasi penyakit TiLV serta berbagai pertanyaan lainnya. Secara khusus Arik menyatakan “surprise” dengan hadirnya banyak peserta dari berbagai lembaga pemerintah dan swasta, serta para pembudidaya dari berbagai daerah.

 

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada majalah Info Akuakultur dan INFHEM yang telah bekerja keras bersama Tim dari Ditjen Perikanan Budidaya  sehingga acara ini dapat berjalan dengan lancar.

 

“Kami siap bekerjasama di waktu yang akan datang untuk mensosialisasikan berbagai topik tentang kesehatan ikan yang dibutuhkan masyarakat,” tambahnya. (Resti/Bams)

 

 

Komentar Peserta

 

  1. Lilia Widajatiningrum, Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Jawa Timur
Lilia Widajatiningrum
Lilia Widajatiningrum

Seminar kali ini sangat up to date, karena jenis penyakit ikan yang dibahas terbilang baru jadi sudah tentu akan bermanfaat bagi para pelaku budidaya ikan air tawar di Indonesia.

 

 

 

 

  1. Hartadi, Sales Manager Pakan Ikan PT Sinta Prima Feedmill
Hartadi
Hartadi

Pesan yang disampaikan pada seminar kali ini dinilai sampai dan tepat sasaran untuk mengatasi permasalahan kasus kematian ikan yang belum jelas penyebabnya, semoga akan memberikan manfaat untuk para pembudidaya.

 

 

 

  1. Astuti, PHPI Madya, Koordinator Laboratorium Dinas Kelautan dan Perikanan DIY
Astuti
Astuti

Menambah wawasan dalam hal penyakit ikan dan memberikan pengetahuan bagaimana cara mendiagnosa akibat kematian ikan yang tidak jelas penyebabnya. Informasi bermanfaat ini juga akan di share sehingga kepada para pembudidaya yang ada di DIY.

 

 

 

  1. Muhibbuddin, Marketing Pakan Ikan Ocialis
Muhibbuddin
Muhibbuddin

Manfaatnya seminar ini sangat besar, TiLV merupakan hal yang baru pada era sekarang ini. Budidaya ikan di waduk beberapa musim suka mengalami kematian masal saat menjelang konsumsi. Makanya dengan acara seperti ini sangat berguna.

 

 

 

  1. Daniel Mastri Nugraha, Shrimp Technical Service Aquatic Health Center Dept. P.T. Central Proteinaprima Tbk

 

Daniel Mastri Nugraha
Daniel Mastri Nugraha

Seminar ini membuka mata bagi para pelaku usaha budidaya ikan air tawar mengenai penyakit TiLV, diharapkan ke depan juga diadakan seminar serupa dengan membahas ke arah penanganan penyakitnya.

 

Post Terkait:

  • Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2018 “Menjaga Stabilitas Produksi dan Memenangkan Kompetisi di Pasar Global” Keberhasilan Indonesia dalam mencegah masuk dan tersebarnya penyakit Early Mortality Syndrome (EMS)/Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease patut…
  • SEMINAR PENCEGAHAN PENYAKIT TILAPIA LAKE VIRUS… Sebagai salah satu negara penghasil Nila terbesar dunia, Indonesia perlu mewaspadai masuk dan tersebarnya penyakit Tilapia Lake Virus (TiLV) ke dalam Wilayah Negara RI. Dapat…
  • Vaksinasi Ikan, Penting! Hari pertama Pelatihan Vaksinator Ikan Bersertifikat di gelar di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan KKP, Pancoran Mas, Depok. Kegiatan ini lahir…
  • Pelatihan Budidaya Lele Sistem Bioflok   Pakar budi daya Lele Sangkuriang, Nasrudin menyebutkan, kebutuhan ikan Lele untuk pasar di wilayah Jabodetabek sebanyak 240 ton per harinya belum terpenuhi. "Tapi sampai…
  • 50 Pembudidaya Ikan Hias Kota Bandung Mengikuti… Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias (BPPPUIH) Cianjur bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung menggelar pelatihan budidaya ikan hias…
  • PELATIHAN PJTOH ANGKATAN XXIII SUKSES DIGELAR VIRTUAL Melalui fasilitas zoom meeting, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) kembali melaksanakan Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH) angkatan XXIII mengingat situasi pandemi COVID-19 yang…
  • TEKAN PENYEBARAN PENYAKIT DENGAN BIOSEKURITI DAN DISINFEKSI Kemunculan penyakit viral pada ternak unggas berkaitan erat dengan keberhasilan/kegagalan program biosekuriti. Biosekuriti merupakan program yang dirancang untuk melindungi ayam terhindar dari bibit penyakit dari…
  • ILC SERI VI: KAMPUS MERDEKA, IMPLEMENTASINYA DI… Keterkatian antara dunia usaha dan dunia industri saat ini makin dibutuhkan. Untuk menyiapkan mahasiswa dalam dunia kerja, perguruan tinggi dituntut dapat merancang dan melaksanakan proses…
  • TERAPI MEDIS PADA HEWAN MEMANFAATKAN HERBAL Di masa kini tren gaya hidup manusia semakin berubah, termasuk dalam hal kesehatan. Manusia di masa kini banyak mengonsumsi obat - obatan herbal dan jejamuan…
  • Pelatihan Akuaponik - Bioflok Peningkatan sistem efesiensi produksi akuaponik dengan aplikasi teknologi bioflok Topik Pelatihan: 1. Overview perkembangan akuaponik dan bioflok di Indonesia 2. Dasar - dasar teknologi bioflok…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2018 by Agribisnis “Menjaga Stabilitas Produksi dan Memenangkan Kompetisi di Pasar Global” Keberhasilan Indonesia dalam mencegah masuk dan tersebarnya penyakit Early Mortality Syndrome (EMS)/Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease patut…
  • SEMINAR PENCEGAHAN PENYAKIT TILAPIA LAKE VIRUS… by Agribisnis Sebagai salah satu negara penghasil Nila terbesar dunia, Indonesia perlu mewaspadai masuk dan tersebarnya penyakit Tilapia Lake Virus (TiLV) ke dalam Wilayah Negara RI. Dapat…
  • Vaksinasi Ikan, Penting! by Agribisnis Hari pertama Pelatihan Vaksinator Ikan Bersertifikat di gelar di Balai Riset Perikanan Budidaya Air Tawar dan Penyuluhan Perikanan KKP, Pancoran Mas, Depok. Kegiatan ini lahir…
  • Pelatihan Budidaya Lele Sistem Bioflok by Agribisnis   Pakar budi daya Lele Sangkuriang, Nasrudin menyebutkan, kebutuhan ikan Lele untuk pasar di wilayah Jabodetabek sebanyak 240 ton per harinya belum terpenuhi. "Tapi sampai…
  • 50 Pembudidaya Ikan Hias Kota Bandung Mengikuti… by Agribisnis Balai Pelestarian Perikanan Perairan Umum dan Ikan Hias (BPPPUIH) Cianjur bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung menggelar pelatihan budidaya ikan hias…

  • 1,202,766
  • 606,610
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI