Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

LABA TERKONTRAKSI, EMITEN UNGGAS ANDALKAN RAMADAN UNTUK PACU KINERJA

Posted on

Bisnis.com. Capaian laba emiten unggas pada 3 bulan pertama tahun ini terkontraksi seiring dengan penurunan harga ayam broiler. Namun, pada kuartal II/2019, pemulihan diprediksikan bakal terjadi karena ada pola musiman.

Dua pemain raksasa dalam segmen unggas yakni PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk, dan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. mencatatkan peningkatan beban pokok penjualan yang lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan.

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk membukukan penjualan senilai Rp14,45 triliun pada kuartal I/2019, naik 21,94% dari posisi Rp11,85 triliun. Penjualan itu berasal dari pakan, ayam pedaging, anak ayam usia sehari, ayam olahan dan lain-lain masing-masing senilai Rp7,05 triliun, Rp3,96 triliun, Rp1,86 triliun, Rp1,11 triliun dan Rp449,36 miliar.

Namun, beban pokok penjualan PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk per kuartal I/2019 senilai Rp12,74 triliun, naik 29,2% dari posisi Rp5,38 triliun. Kenaikan paling besar berasal dari komponen bahan baku dan pembelian barang jadi masing-masing naik 32,34% dan 30,18% atau setara Rp1,74 triliun dan Rp987 miliar, masing-masing menjadi Rp7,12 triliun dan Rp4,27 triliun.

Kondisi serupa juga terjadi pada PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Penjualan yang dibukukan per kuartal I/2019 senilai Rp8,56 triliun, naik 8,9% dari posisi Rp7,86 triliun pada kuartal I/2018.

Tiga segmen yang berkontribusi besar pada penjualan perseroan yakni pakan ternak, ayam umur sehari, serta peternakan dan produk konsumen. Namun, peningkatan penjualan hanya terjadi pada pakan ternak dan ayam umur sehari masing-masing naik 26,18% dan 25,6% year on year, masing-masing menjadi Rp3,47 triliun dan Rp806,81 miliar.

Sementara itu, segmen  peternakan dan produk konsumen turun 9,4% menjadi Rp3,18 triliun pada kuartal I/2019 dari posisi Rp3,51 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Beban pokok penjualan yang dibukukan tumbuh lebih tinggi dibandingkan dengan penjualan. Pertumbuhan beban pokok penjualan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencapai 16,47% year on year, menjadi Rp7,14 triliun pada kuartal I/2019.

Achmad Damawi, Deputy Head of Commercial Poultry Division Japfa Comfeed Indonesia mengungkapkan, volume penjualan perseroan mengalami kenaikan. Meskipun ada penaikan volume, tetapi harga cenderung menurun sehingga nilai penjualan yang dicatatan tidak terlalu tinggi.

“Secara volume penjualan naik, tetapi secara harga [jual] turun, terutama harga ayam hidup. Kenaikan volume penjualan ini otomatis menambah harga pokok penjualan atau bahan baku, jadi persentase bahan baku lebih naik,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (5/5/2019).

Dia menambahkan, harga pembelian bahan baku tidak mengalami perubahan yang signifikan. Bila pun ada penurunan, hanya sedikit dan tidak sedalam harga penjualan.

Memasuki Ramadan, Damawi optimistis akan ada perbaikan pada harga pokok penjualan ayam. Bila harga penjualan ayam broiler pulih, maka emiten unggas ini akan mencatatkan kenaikan nilai yang sejalan dengan volume.

Mengutip riset Kresna Sekuritas, penurunan laba bersih PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk disebabkan oleh laba operasi peternakan dan produk konsumen yang mencatatkan kerugian sebesar Rp264,8 miliar, 48,2% dari total laba usaha Rp549,6 miliar. Padahal, pada kuartal I/2018, segmen ini masih membukukan laba operasi senilai Rp246,69 miliar.

Kresna Sekuritas menilai  bahwa pembengkakan kerugian tersebut karena kontribusi segmen terhadap penjualan kedua terbesar yaitu 37,1% yang diikuti pelemahan harga broiler kuartal I/2019 dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan kuartal sebelumnya.

“Namun, pelemahan kinerja ini melampaui estimasi kami sehingga kami mengubah rekomendasi, dari buy menjadi hold dengan target harga Rp1.700 hingga Desember 2019 dengan sudah mempertimbangkan perbaikan kinerja di pada kuartal II menjelang bulan Ramadan,” katanya melalui riset medio April 2019.

Emiten unggas yang mengalami tekanan yakni PT Malindo Feedmill Tbk. dengan mengantongi pertumbuhan penjualan dan beban pokok penjualan masing-masing 31,9% dan 36% masing-masing menjadi Rp1,94 triliun dan Rp1,7 triliun.

Kresna Sekuritas menilai, pelemahan kinerja PT Malindo Feedmill Tbk pada kuartal I/2019 disebabkan oleh segmen broiler yang memberatkan laba operasi sebesar Rp20,7 miliar atau 13,2% dari total laba operasi. Hal ini disebabkan oleh penurunan harga broiler pada kuartal I/2019.

Analis Mirae Asset Sekuritas Indonesia Mimi Halimin menilai, akan terjadi pemulihan pada kuartal II/2019 karena Ramadan yang dimulai pada awal Mei 2019. Di sisi lain, Mirae Asset Sekuritas Indonesia merekomendasikan beli saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk dengan target Rp1.800 yang mencerminkan price per earning 12,3 kali.

“Biasanya, permintaan ayam meningkat selama bulan puasa, meningkatkan harga,” katanya melalui riset medio Mei 2019.

Namun, untuk target 2019, Mimi menilai, akan ada pertumbuhan terbatas untuk harga DOC dan harga ayam, karena masih adanya pasokan dan normalisasi sejak 2018.(Evi)

Post Terkait:

  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA TBK KEPAKKAN SAYAP Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai emiten perusahaan perunggasan, setahun terakhir ini kinerjanya berhasil mengepakkan sayap hingga 79,27% menuju level Rp6.400 per saham. Sebagai pembanding, kinerja…
  • Analisa Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun di 4Q19 (+7,1 QoQ; +10,3% YoY) dan membawa pendapatan di 2019 tecatat sebesar Rp36,7…
  • Saham Emiten Unggas Kembali Kepakan Sayap, Mana yang… Langkah pemerintah untuk menyerap ayam dari peternak membawa angin segar bagi laju saham emiten perunggasan yang telah menguat dua digit dalam sebulan terakhir. Ketangguhan kepakan…
  • Bagaimana Prospeknya PT Charoen Pokphand Tbk… Kendati harga broiler cenderung stagnan dan pembangunan pabrik pakan molor, PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk. masih optimistis dapat mencapai target pertumbuhan pendapatan pada 2019 sebesar…
  • Segmen Broiler Menekan Laba Malindo Feedmill Segmen broiler ditengarai menjadi penyebab utama penurunan laba PT Malindo Feedmil Tbk. pada semester I/2019. Dalam laporan keuangan semester I/2019 yang tidak diaudit, emiten berkode…
  • INDUK PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK JUAL SAHAM… Perusahaan agribisnis berbasis di Singapura, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk menjual 80 persen saham unit usaha susu Greenfields senilai US$236 juta atau sekitar Rp3,33 triliun (kurs…
  • Aksi Cepat Pulihkan Kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Aksi cepat untuk menstabilkan harga jual daging ayam dan harga pembelian jagung untuk pakan ternak melalui program culling diharapkan berdampak pada emiten peternakan dan pakan…
  • Kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Tertekan,… Mirae Asset Sekuritas Indonesia menurunkan rekomendasi saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk. Menjadi hold dengan target harga Rp970 per saham. Analis Mirae Asset Sekuritas Emma Fauni mengatakan rekomendasi tersebut…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… by Agribisnis Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… by Agribisnis PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA TBK KEPAKKAN SAYAP by Agribisnis Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai emiten perusahaan perunggasan, setahun terakhir ini kinerjanya berhasil mengepakkan sayap hingga 79,27% menuju level Rp6.400 per saham. Sebagai pembanding, kinerja…
  • Analisa Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk by Agribisnis   PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun di 4Q19 (+7,1 QoQ; +10,3% YoY) dan membawa pendapatan di 2019 tecatat sebesar Rp36,7…
  • Saham Emiten Unggas Kembali Kepakan Sayap, Mana yang… by Agribisnis Langkah pemerintah untuk menyerap ayam dari peternak membawa angin segar bagi laju saham emiten perunggasan yang telah menguat dua digit dalam sebulan terakhir. Ketangguhan kepakan…

  • 1,202,760
  • 606,604
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI