Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

SPACE 2016: KEMERIAHAN KE-30 PAMERAN KELAS DUNIA

Posted on

Pameran SPACE 2016 yang setiap tahun diselenggarakan di RENNES Exhibition Centre Perancis dari 13-16 September tahun ini telah menginjak usia ke-30. Pameran kelas dunia ini terus berfokus pada kemajuan di masa depan.

Konferensi pers pembukaan pameran dilakukan oleh para petinggi SPACE.

Diresmikan oleh Menteri Sumber Daya Ternak Pantai Gading, beserta beberapa asosiasi profesional yang menemaninya, pejabat dari Togo dan Guinea dan Menteri Peternakan Kamerun, dan ditutup oleh Phil Hogan, Komisioner Eropa untuk Pertanian, SPACE ke-30 ini mencerminkan pameran peternakan dan pertanian dengan dimensi internasional yang sangat kuat.

Perwakilan pemimpin dari negara-
negara Afrika seperti Pantai Gading,
Kamerun, Guinea, Nigeria dan Togo
meninjau pameran SPACE 2016
di Rennes, Perancis.

Expo tahun ini menghadirkan 1.445 peserta pameran termasuk 484 peserta pameran internasional dari 42 negara, dan 101.963 pengunjung, termasuk 12.022 pengunjung internasional dari 120 negara. Partisipasi peserta pameran tetap pada tingkat yang sama seperti tahun lalu (1441 2015), yang merupakan tahun rekor dalam hal ini.
Partisipasi pengunjung dilaporkan sedikit menurun (2015: 106.226 pengunjung, termasuk 15.042 pengunjung internasional). Penurunan ini disebabkan situasi sulit di beberapa sektor dan fakta bahwa acara bertepatan dengan panen silase. Mengenai pengunjung internasional, pengunjung dari Afrika Utara yang datang tahun ini jauh lebih sedikit dikarenakan waktu penyelenggaraan pameran SPACE yang bertepatan dengan hari libur keagamaan penting, Idul Adha. Namun, delegasi besar dari Afrika Barat, Eropa dan Iran hadir.
Peserta pameran di SPACE 2016 secara umum memuji kualitas kontak mereka dengan pengunjung selama pameran empat hari. Rasa profesionalisme di dunia yang telah mengglobal ini jelas tercermin dengan nada konstruktif dan begitu cair dari expo tahun ini.

Sebelum mengikuti kontes,
semua ternak wajib di treatment
untuk memperbaiki penampilan fisiknya. 

SPACE 2016 mengembangkan dimensi politik dari diskusi dengan para pemangku kepentingan sektor peternakan. Menteri Pertanian Perancis, Stéphane Le Foll, serta berbagai kandidat utama presiden, mampu berbicara dan menyampaikan pesan mereka kepada peserta pameran dan peternak selama penyelenggaraan SPACE ke-30. Kunjungan ini memperkuat SPACE sebagai platform ekspresi dan diskusi untuk memajukan isu-isu utama mengenai masa depan sektor peternakan.
Acara tahun ini lagi-lagi ditandai oleh inovasi yang bermanfaat bagi produksi ternak. Sebanyak 50 pemenang penghargaan Innov’Space disajikan di tribun, termasuk 5 penghargaan khusus yang semakin meningkatkan kualitas presentasi di SPACE.
Tema Penelitian dan Pengembangan Desa “Memproduksi untuk Masa Depan – Iklim – Energi – Penggunaan Tanah”. Kami berhasil mendapatkan petani untuk merangkul isu emisi gas rumah kaca dan pasar karbon, dengan menunjukkan kepada mereka bahwa solusi sudah ada dan dapat dimanfaatkan segera. Hal ini juga menunjukkan kemampuan mereka untuk merencanakan ke depan.

SPACE adalah pameran peternakan dan pertanian berskala dunia
dengan dengan booth outdoor dan indoor yang sangat luas. 

SPACE kali ini kembali menjadi batu loncatan untuk para pencari kerja dan perdagangan internasional berkat 300 lowongan pekerjaan di acara job-date yang diselenggarakan oleh APECITA, dan lebih dari 300 pertemuan Business to Business diselenggarakan oleh Entreprise Europe Network antara peserta pameran dan investor internasional.

Kontes ternak melibatkan 550 ekor sapi dari berbagai breed.

Kontes ternak juga mendorong daya tarik dan kualitas acara kami. Sebanyak 550 ekor sapi dari berbagai breed (bangsa) yang berbeda memberikan tontonan yang terus-menerus di ring utama. Begitu juga sebanyak 150 ekor domba dan kambing dari 10 breed yang berbeda juga ditampilkan. Sapi dari breed Montbeliarde dan Rouge des Pres adalah dua jenis sapi yang menjadi sorotan tahun ini. Kehadiran mereka dan kualitas presentasi mereka sangat dipuji.

Tersedia lebih dari 11 Hall pameran yang berisi berbagai jenis ternak
mulai dari sapi, domba, kambing, babi, unggas, ternak perah, dan lain sebagainya. 

Selain itu, sebanyak 70 konferensi, debat dan seminar yang berlangsung selama empat hari memberikan acara tahun ini dimensi baru. Banyak peternak mengapresiasi sehingga mereka mendapat tempat untuk mengekspresikan kebutuhan dan harapan mereka, sejalan dengan ambisi pendiri SPACE.
SPACE ke-30 ini menyimpulkan dengan catatan yang sangat baik dalam hal diskusi dan jalinan kontak profesional, berdasarkan kepercayaan, dalam semangat membangun dan kemajuan.

International Club menjadi ajang bertemunya
para mitra bisnis dari berbagai negara
untuk memperluas jaringan 

Perjalanan 30 Tahun SPACE
Selama lebih dari 30 tahun SPACE telah menjadi pameran yang penting bagi semua pelaku industri pertanian dan peternakan. Didirikan oleh para pemimpin organisasi bidang pertanian di Perancis, SPACE didesain sebagai tempat pertemuan, diskusi dan saling tukar pikiran, untuk semua peternak dan profesional yang memiliki kaitan dengan dunia peternakan.
Sebagaimana disampaikan Direktur SPACE yang baru, Anne-Marie Quemener, “Kami telah mengambil banyak manfaat dari perayaan ini untuk kembali melihat ke belakang dan melihat perkembangan evolusi dari pameran ini. Apa yang kita rasakan pertama kali adalah visi kedepan dari para pendiri pameran. Komposisi yang tepat serta peran kami saat ini untuk melanjutkan visi tersebut selagi terus berinovasi untuk para pengunjung pameran telah menjadikan SPACE seperti yang para pengunjung rasakan kari ini.”

Stand Alltech di salah satu sudut
pameran SPACE 2016

Apapun kondisi ekonominya, peternak akan selalu menjadi pengunjung yang utama untuk mencari hal, metode, inovasi dan pemikiran baru yang berkaitan dengan masa depan bidang kerja mereka. SPACE menyediakan 15 Ha lahan pameran untuk menampilkan perkembangan alat dan peralatan terbaru dimana peternak dan pembudidaya dapat menghadapi masa depan mereka dengan lebih percaya diri.
SPACE awalnya memang dikenal sebagai pameran kelas Eropa, namun seiring dengan berjalannya waktu SPACE telah meraih reputasi internasional sebagai pameran kelas dunia. Hal ini terlihat dari terus meningkatnya jumlah eksibitor dari luar Perancis, yaitu sebanyak 484 ekshibitor dari 42 negara. Bersamaan dengan banyak pengunjung internasional, tahun ini SPACE juga menerima beberapa kunjungan pejabat kementerian negara-negara Afrika. Hal ini membuktikan seluruh investasi dan kerja keras yang selama ini dilakukan telah berhasil.

Stand Ceva berdiri megah di pameran
yang dihelat di kampung halamannya. 

Pameran yang Selalu Dinanti
Berbeda dengan banyak pameran yang dilakukan di Tanah Air, SPACE yang setiap tahun diselenggarakan di Rennes Aeroport Exhibition Center – Perancis kembali berhasil menunjukkan bagaimana sebuah expo peternakan internasional digelar. Karena tidak hanya menampilkan teknologi terkini dibidang alat dan mesin peternakan, tetapi juga mencakup seluruh aspek bidang pertanian secara holistik.
Sehingga puluhan hektar lahan yang disediakan untuk pameran indoor dan outdoor seakan masih terasa kurang mengingat banyaknya eksibitor yang berpartisipasi. Namun semua benar-benar dikemas secara profesional oleh pihak penyelenggara SPACE, sehingga jauh dari kesan ruwet dan semrawut. Semua ditata sesuai jenis ternaknya, ada hall khusus untuk ternak babi, unggas, sapi pedaging, sapi perah, pakan ternak, obat-obatan dan vaksin hingga ruang bagi media bidang pertanian/peternakan. Untuk ruang outdoor dikhusukan untuk mesin-mesin pertanian mulai dari skala kecil hingga besar.

Pameran SPACE merupakan agenda tahunan
kebanggaan petani dan peternak Perancis. 

Jumlah eksibitor, pengunjung internasional, dan lahan pameran yang terus bertambah dari tahun ke tahun cukup membuktikan keberhasilan penyelenggaraan SPACE yang untuk tahun 2016 ini merupakan kali penyelenggaraan yang ke-30.
SPACE dikemas dengan profesional namun tetap nyaman dan menyenangkan, sehingga walaupun diselenggarakan di luar kota Paris dengan menempuh perjalanan kereta cepat selama 3 jam, pameran ini sama sekali tak surut pengunjung. Bahkan dari pengamatan Infovet selama kunjungan, cukup takjub dengan animo warga Perancis dan pengunjung internasional yang datang ke pameran peternakan berskala dunia ini.

Salah satu kandang pamer
domba Suffolk yang ikut diperlombakan

Tak sedikit dari kaum muda, tua, peternak, profesional bahkan masyarakat umum yang membawa serta balita mereka untuk berkunjung ke pameran ini. Sehingga selain sebagai ajang bisnis, pameran ini juga menjadi sarana edukasi dan rekreasi keluarga sekaligus. Padahal untuk masuk ke pameran ini tidak gratis, alias harus bayar per kepalanya. Hal yang patut dicontoh untuk penyelenggara pameran sejenis di Indonesia.
Keamanan memang sedikit lebih diperketat dibanding penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dengan digunakannya tenaga pengamanan swasta di setiap sudut pameran. Hal ini wajar mengingat Perancis dan beberapa negara Eropa lainnya tengah didera isu.
Luasnya lahan parkir, dan kemudahan akses ke lokasi pameran tentu juga menjadi nilai plus bagi pengunjung. Oleh karenanya panitia menyediakan bus gratis untuk menuju ke tempat pameran dengan 3 rute yaitu dari bandara Rennes, Stasiun Rennes, dan St. Malo. Bus tersedia setiap 30 menit yang jadwalnya bisa kita ketahui jauh hari sebelum berangkat ke pameran dengan mengakses website www.space.fr. Lokasi pameran berjarak 10 km dari pusat kota Rennes.

Wartawan Infovet Wawan Kurniawan (paling kiri) berfoto bersama
perwakilan panitia SPACE (Ms. Cecile Berthier dan Ms. Amandine Leroux)
beserta wartawan Poultry Indonesia (Jessy) dan Trobos Livestock (Yopi)

Panitia Penyelenggara berharap dapat berjumpa dengan para pembaca dari Indonesia di SPACE 2017, yang akan digelar 12-15 September di Rennes Exhibition Centre. Jadi persiapkan paspor dan visa anda dari sekarang. Karena pameran satu ini sangat sayang untuk dilewatkan. (wan)

Post Terkait:

  • SIMA ASEAN Bangkok, Tampilkan Teknologi Pertanian… Wilayah ASEAN kini menjadi magnet bagi industri sarana pertanian modern dunia. Hal ini terjadi karena tumbuhnya mekanisasi pertanian, perikanan dan peternakan di kawasan ini, sebagaimana…
  • Kesuksesan Pameran Peternakan Terakbar Indo… Presiden Jokowi saat menghadiri pameran Indo Livestock Expo and Forum 2018, didampingi Vice President PT Napindo Arya Seta (kiri), Mentan Amran (kanan) dan Dirjen PKH…
  • Endang S Thohari: Doktor Pertanian Lulusan Perancis… https://youtu.be/kOHmWcmkQFQ Penampilannya menunjukkan dia seorang wanita yang bekerja cekatan, pekerja keras, tegas dan cepat dalam mengambil keputusan, sekaligus berteman dengan banyak kalangan dari level atas…
  • Pameran Agribisnis Terbesar di Dunia "SIMA… Pameran agribisnis SIMA ASEAN telah berlangsung sukses September 2016 lalu di Bangkok dan sebentar lagi pameran SIMA skala internasional akan digelar di Paris  Jika Anda…
  • MULAI HARI INI, KEMENTAN DAN HPDKI GELAR JAMBORE… Jakarta (22/09/2017). Dalam rangka mendorong peningkatan peran dan kontribusi sub sektor peternakan untuk pemenuhan kebutuhan protein hewani asal ternak dan kesejahteraan peternak, Pemerintah dalam hal…
  • Tahun 2018 Peternakan Diprediksi Masih Tumbuh di… Pemerintah diharapkan memiliki cetak biru (blueprint) pembangunan peternakan yang diketahui dan disepakati oleh semua pemangku kepentingan peternakan, sehingga semua pihak memahami dan juga mendukung akan  kemana…
  • Karakteristik dan Teknis Pemeliharaan Ternak Bebek… Ternak bebek Peking yang merupakan ternak dwiguna untuk menghasilkan telur dan daging sebagai sumber penghasil protein hewani. Pertambahan penduduk Indonesia yang terus meningkat dan peningkatan…
  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • MERIAHNYA ILDEX 2019 | Majalah Infovet I Majalah…     Untuk keempat kalinya ILDEX (International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition) digelar di Indonesia. Pameran sektor peternakan level internasional ini digelar selama…
  • Mengenang Dr. Drh. Soehadji ; Butir-Butir Pasir… Buku karya Soehadji terbitan Gita Pustaka Hari Minggu, 25 September 2016, sekitar jam 15 kami menerima kabar duka cita yang mengejutkan; Innalilahi wainnailaihi Rojiun. Telah…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • SIMA ASEAN Bangkok, Tampilkan Teknologi Pertanian… by Agribisnis Wilayah ASEAN kini menjadi magnet bagi industri sarana pertanian modern dunia. Hal ini terjadi karena tumbuhnya mekanisasi pertanian, perikanan dan peternakan di kawasan ini, sebagaimana…
  • Kesuksesan Pameran Peternakan Terakbar Indo… by Agribisnis Presiden Jokowi saat menghadiri pameran Indo Livestock Expo and Forum 2018, didampingi Vice President PT Napindo Arya Seta (kiri), Mentan Amran (kanan) dan Dirjen PKH…
  • Endang S Thohari: Doktor Pertanian Lulusan Perancis… by Agribisnis https://youtu.be/kOHmWcmkQFQ Penampilannya menunjukkan dia seorang wanita yang bekerja cekatan, pekerja keras, tegas dan cepat dalam mengambil keputusan, sekaligus berteman dengan banyak kalangan dari level atas…
  • Pameran Agribisnis Terbesar di Dunia "SIMA… by Agribisnis Pameran agribisnis SIMA ASEAN telah berlangsung sukses September 2016 lalu di Bangkok dan sebentar lagi pameran SIMA skala internasional akan digelar di Paris  Jika Anda…
  • MULAI HARI INI, KEMENTAN DAN HPDKI GELAR JAMBORE… by Agribisnis Jakarta (22/09/2017). Dalam rangka mendorong peningkatan peran dan kontribusi sub sektor peternakan untuk pemenuhan kebutuhan protein hewani asal ternak dan kesejahteraan peternak, Pemerintah dalam hal…

  • 1,202,827
  • 606,671
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI