Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Antisipasi Sejak Dini, Atasi Umbalan

Posted on

Prediksi adalah hal terbaik sebagai antisipasi Up-welling atau Umbalan sejak dini untuk mengurangi kerugian akibat kematian massal pada ikan.

 

Up-welling atau Umbalan merupakan fenomena pembalikan masa air dari permukaan ke dasar dan sebaliknya karena adanya perbedaan kerapatan (berat jenis) akibat perbedaan suhu air (40C) diantaranya kedua lapisan kolom air.

 

Salah satu faktor pemicu kematian massal ikan yang disebabkan oleh fenomena umbalan adalah banyaknya limbah organik di dasar perairan yang berasal dari daratan maupun aktivitas budidaya dalam Keramba Jaring Apung (KJA) yang ada di waduk, seperti yang pernah terjadi di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat. Namun, pada tahun 2015 lalu Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menertibkan lebih dari 20.000 KJA di Waduk Jatiluhur.

 

Membeludaknya budidaya KJA di waduk tersebut sudah lama dibiarkan sehingga memperburuk kualitas perairan di waduk tersebut. Padahal, selama ini air Waduk Jatiluhur yang bersumber dari Sungai Citarum merupakan sumber air baku bagi kebutuhan air minum DKI Jakarta.

 

Tidak jauh berbeda dengan Waduk Jatiluhur, Waduk Cirata juga telah dipenuhi sekitar 67.000 KJA yang sebagian besar tidak berizin. Kondisi Waduk Cirata lebih parah karena perairan ini berada ditiga wilayah administrasi, yaitu Kabupaten Cianjur, Bandung Barat, dan Purwakarta.

 

Ketiga pemkab tersebut membiarkan KJA berkembang karena menganggap penanganan Waduk Cirata menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Sementara rentang pengawasan yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat juga lemah.

 

Peneliti Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan (P4), Erlania, S.Pi, M.Si., mengatakan, umbalan yang sering terjadi pada sentra budidaya perikanan secara intensif di waduk atau danau disebabkan oleh tumpukan bahan organik (N, P, C, dll.) pada dasar air yang hampir tidak mengandug oksigen (anoxic zones). Karena tidak ada oksigen, maka proses penguraian bahan organik berlangsung secara anaerob dan menghasilkan senyawa – senyawa toksik seperti ammonia, H2S, dan CH4.

 

Erlania melanjutkan, pada awal musim hujan dimana tidak ada sinar matahari, suhu air di permukaan menjadi lebih rendah daripada suhu di dasar yang mengakibatkan terjadinya pembalikan massa air dari dasar kepermukaan dan sebaliknya, sehingga senyawa – senyawa racun tersebut ikut terangkat kepermukaan dan menyebabkan ikan akan keracunan, sehingga terjadi kematian masal.

Selanjutnya Baca di Majalah Info Akuakultur

Post Terkait:

  • Tangkal KHV dengan Immunostimulan, Efektifkah? Tak hanya menyerang ikan koi, koi herves virus (KHV) merupakan penyakit ganas yang menyerang jenis ikan konsumsi penting lainnya, yaitu ikan mas. Dalam waktu singkat,…
  • Waspada dan Cegah Penyakit Udang Bercak Putih atau… Penyakit udang bercak putih dan myo sangat membuat petambak udang cemas. Pasalnya, akibat yang ditimbulkan tidak tanggung-tanggung, kematian massal pada udang. Meskipun akibat myo tidak…
  • Upwelling dan umbalan yang Menghantui Waduk Jatiluhur, Purwakarta menjadi salah satu sentra produksi ikan air tawar di Indonesia. Luas danau buatan yang dibangun era pemerintahan presiden Ir. Soekarno ini menggenangi…
  • Penyakit Infeksi pada Ikan Laut Cegah penyakit sedini mungkin agar hasil budidaya optimal Usaha budidaya ikan air laut lebih mahal dibandingkan modal untuk budidaya ikan air tawar. Dalam usaha budidaya…
  • Diagnosa Cepat, Tepat dan Akurat Red Seabream… Indonesia merupakan ekspotir ikan kerapu terbesar di dunia, Negara tujuan ekspor: Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina dan Hongkong. Ikan kerapu merupakan…
  • Vaksinasi Ikan, Efisien dan Penting Salah satu penghambat dalam budidaya perikanan adalah penyakit yang menyerang ikan. Cara penanganan ikan yang sakit bisa dilakukan dengan pencegahan maupun pengobatan, salah satunya dengan…
  • Prospek Cerah Industri Hatchery Udang Bisnis udang dalam negeri, terutama udang jenis vaname, semakin menggeliat. Tak mengherankan, komoditas tambak ini merupakan salah satu produk dengan pangsa pasar tidak hanya domestik,…
  • Tangkal TiLV Pada Ikan Nila Sejak Dini Beberapa tahun belakangan, merebak penyakit virus pada ikan nila atau Tilapia Lake Virus (TiLV) yang diderita oleh beberapa negara produsen ikan tersebut membuat Indonesia menyetop…
  • Antisipasi Penyakit pada Ikan Mas   Upaya pencegahan harus dilakukan baik saat kondisi ikan sehat atau sebelum ikan sakit    Pembudidayaan ikan mas di era tahun 80-an sempat mengalami kematian…
  • Cegah Myo pada Udang Vaname Anda tahu myo (mio)? Bukannya sebuah motor matic, sporty, keren, dan gaya; tapi myo yang dimaksud di sini adalah biang penyakit ganas yang bisa membuat…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Tangkal KHV dengan Immunostimulan, Efektifkah? by Agribisnis Tak hanya menyerang ikan koi, koi herves virus (KHV) merupakan penyakit ganas yang menyerang jenis ikan konsumsi penting lainnya, yaitu ikan mas. Dalam waktu singkat,…
  • Waspada dan Cegah Penyakit Udang Bercak Putih atau… by Agribisnis Penyakit udang bercak putih dan myo sangat membuat petambak udang cemas. Pasalnya, akibat yang ditimbulkan tidak tanggung-tanggung, kematian massal pada udang. Meskipun akibat myo tidak…
  • Upwelling dan umbalan yang Menghantui by Agribisnis Waduk Jatiluhur, Purwakarta menjadi salah satu sentra produksi ikan air tawar di Indonesia. Luas danau buatan yang dibangun era pemerintahan presiden Ir. Soekarno ini menggenangi…
  • Penyakit Infeksi pada Ikan Laut by Agribisnis Cegah penyakit sedini mungkin agar hasil budidaya optimal Usaha budidaya ikan air laut lebih mahal dibandingkan modal untuk budidaya ikan air tawar. Dalam usaha budidaya…
  • Diagnosa Cepat, Tepat dan Akurat Red Seabream… by Agribisnis Indonesia merupakan ekspotir ikan kerapu terbesar di dunia, Negara tujuan ekspor: Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina dan Hongkong. Ikan kerapu merupakan…

  • 1,260,960
  • 656,599
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI