Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Rakernas GOPAN, Evaluasi Kebijakan Non AGP

Posted on

Bertajuk “Kiprah GOPAN Dalam Pembangunan Perunggasan Nasional”, Rapat Kordinasi Nasional dihelat Gabungan Organisasi Peternakan Ayam Nasional (GOPAN) pada 4 Mei 2018 di Bogor Icon Hotel.

Dibuka oleh Dirkeswan Drh Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD mewakili Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Drh I Ketut Diarmitha, MSi, Rakernas dihadiri lebih kurang 80 undangan.

Rakornas didahului dengan seminar dengan narasumber tunggal Prof Budi Tangendjaja, MAPPc yang menyuguhkan “Evaluasi Pengunaan Pakan Tanpa AGP: Bagaimana Peternak Menyikapinya?”

Budi mengupas tuntas bagaimana peternak harus mengkiati kebijakan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pertanian RI (Permentan RI) No 14/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan itu, adalah terkait upaya Biosekuriti ketat utamanya perihal sanitasi kandang.

Dari Kiri : Sigit Prabowo, Muladno, Fadjar Sumping, Budi Tangendjaja, Herry Dermawan

Professor Riset itu mengungkap bahwa data risetnya menyebutkan kandang ayam di Indonesia 80% masih menggunakan kandang terbuka yang umumnya dari sudut kebersihan kandang masih sangat memprihatinkan sebagai sebuah peternakan yang dituntut profesional, efisien dan produktif.

Tentu kondisi tersebut akan sangat membahayakan ketika AGP saat ini benar-benar dilarang. Berbagai bibit penyakit akan mudah menginfeksi pada jenis kandang terbuka. Dan peran AGP pada kondisi ini memang sangat berguna dan membantu mengendalikan kontaminasi penyakit. Kini peran AGP itu memang sudah dilarang dan berhasil digantikan oleh bahan-bahan alternatif yang macamnya cukup beragam, namun Budi menyebutkan bahwa sebenarnya AGP itu tidak akan berpengaruh nyata terhadap produksi ketika kandang tersebut benar-benar bersih sanitasinya, seperti ketika AGP diperlakukan pada ayam SPF _(Specific Pathogen Free)_ di closed house.

Hal tersebut mengkondisikan satu dilema bagi peternak ayam Indonesia. Karena migrasi dari kandang konvensional ke kandang _closed house_ tidak mudah dilakukan peternak umumnya. Selain melibatkan faktor modal yang cukup besar, juga masalah teknis yang menyertainya. Dan, Herry Darmawan, Ketua Umum Gopan pada sambutan pembukaan acara menyebutkan, bahwa tujuan Rakernas sebagai instrumen organisasi menjadi penting untuk berdiskusi dari berbagai masukan dan evaluasi guna menyikapi suatu kebijakan sebagaimana terbitnya Permentan Non AGP tersebut. “Nantinya kita itu akan seperti apa dengan kebijakan ini, terus sebagai peternak apa menjadi pedagang ayam beku saja?” kilah Herry yang disambut gerr…hadirin. *(DS)*

Post Terkait:

  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • Tentang AGP (Antibiotic Growth Promoter) dan Antikoksidia Tanggal 6 Mei 2017 lalu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menandatangani Permentan no 14/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Dalam peraturan ini tercantum pelarangan antibiotika imbuhan…
  • Pelarangan AGP dan Penguatan Profesi Dokter Hewan Dalam sebuah  pertemuan dengan pengurus ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia), Rabu 31 januari 2018, Direktur Kesehatan Hewan (Dirkeswan) Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD  yang…
  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • Seminar Nasional Kesehatan Unggas Soroti Budidaya… Zaman telah berubah, ditandai dengan kebijakan baru berupa pelarangan AGP, sehingga budidaya peternakan juga berubah, tantangan penyakit unggas juga berubah. Untuk menangani semua itu diperlukan…
  • Tahun 2018 Peternakan Diprediksi Masih Tumbuh di… Pemerintah diharapkan memiliki cetak biru (blueprint) pembangunan peternakan yang diketahui dan disepakati oleh semua pemangku kepentingan peternakan, sehingga semua pihak memahami dan juga mendukung akan  kemana…
  • MENYOROTI PERMENTAN 32/2017, DICABUT ATAU DIREVISI? Pusat Kajian Pertanian Pangan & Advokasi (PATAKA) bersama beberapa asosiasi di bidang peternakan bersama melakukan Webinar via daring. Seminar tersebut membahas Permentan No. 32 tahun…
  • BEGINI LANGKAH KEMENTAN ATASI GEJOLAK HARGA DAGING… JAKARTA, 30 Maret 2017. Dalam rangka mengatasi permasalahan perunggasan di Indonesia saat ini, terutama terkait adanya penurunan harga ayam hidup (broiler dan jantan layer) serta…
  • SOSIALISASI PERMENTAN NOMOR 40 TAHUN 2019 Dirkeswan, Fadjar Sumping Tjatur Rasa didampingi Kasubdit POH (Foto: Infovet) Bertempat di ruang rapat lantai 6 Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Senin (19/8) digelar…
  • UPSUS SIWAB Jadi Prioritas Pembangunan Peternakan 2017 Salah satu kegiatan penting pembangunan Peternakan dan Kesehatan Hewan tahun 2017 adalah Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang berorientasi pada pencapaian swasembada…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP by Agribisnis Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • Tentang AGP (Antibiotic Growth Promoter) dan Antikoksidia by Agribisnis Tanggal 6 Mei 2017 lalu Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menandatangani Permentan no 14/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Dalam peraturan ini tercantum pelarangan antibiotika imbuhan…
  • Pelarangan AGP dan Penguatan Profesi Dokter Hewan by Agribisnis Dalam sebuah  pertemuan dengan pengurus ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia), Rabu 31 januari 2018, Direktur Kesehatan Hewan (Dirkeswan) Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD  yang…
  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… by Agribisnis JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • Seminar Nasional Kesehatan Unggas Soroti Budidaya… by Agribisnis Zaman telah berubah, ditandai dengan kebijakan baru berupa pelarangan AGP, sehingga budidaya peternakan juga berubah, tantangan penyakit unggas juga berubah. Untuk menangani semua itu diperlukan…

  • 1,261,217
  • 656,835
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI