Penjualan Tumbuh 11,70 Persen, Laba Malindo Feedmill Belum Berkokok
Posted on
Penjualan Tumbuh 11,70 Persen, Laba Malindo Feedmill (MAIN) Belum Berkokok
Emiten perunggasan PT Malindo Feedmill Tbk. membukukan laba bersih Rp152,48 miliar atau turun 46,45 persen secarayear on year.
Berdasarkan laporan keuangan 2019 yang dipublikasikan Kamis (30/4/2020), Malindo Feedmill membukukan pendapatan Rp7,45 triliun pada 2019.
Realisasi itu naik 11,17 persen dari Rp6,70 triliun tahun sebelumnya.Kendati demikian, beban pokok penjualan perseroan naik lebih tinggi sebesar 13,69 persen secarayear on year(yoy) pada 2019.
Jumlah yang dikeluarkan naik dari Rp5,76 triliun pada 2018 menjadi Rp6,55 triliun.Dari situ, laba kotor emiten berkode saham PT Malindo Feedmill Tbk itu senilai Rp901,68 miliar pada 2019 atau turun 4,30 persen dari Rp942,20 miliar tahun sebelumnya.
Penurunan signifikan terjadi dalam pos perubahan aset biologis perseroan. Tercatat, aset biologis turun 50,33 persen dari Rp117,15 miliar pada 2018 menjadi Rp58,18 akhir tahun lalu.Sementara itu, beban penjualan naik 6,54 persen.
Nilai yang harus dikeluarkan main naik dari Rp173,37 miliar menjadi Rp184,71 miliar.Dengan demikian, PT Malindo Feedmill Tbk membukukan laba bersih Rp152,48 miliar pada 2019.
Pencapaian itu turun 46,45 persen dibandingkan dengan Rp284,790 miliar per 31 Desember 2018.Total aset perseroan tercatat senilai Rp4,64 triliun per 31 Desember 2019. Posisi itu naik 7,21 persen dari Rp4,33 triliun pada 31 Desember 2018.
Adapun, jumlah aset itu berasal dari total liabilitas Rp2,53 triliun dan total ekuitas Rp2,02 triliun. PT Malindo Feedmill Tbk saat ini menjalankan serangkaian kegiatan usaha yang terdiri atas empat divisi yakni pakan ternak, divisi pembibitan ayam, divisi peternakan ayam pedaging, dan divisi makan olahan.
Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
LABA TERKONTRAKSI, EMITEN UNGGAS ANDALKAN RAMADAN… Bisnis.com. Capaian laba emiten unggas pada 3 bulan pertama tahun ini terkontraksi seiring dengan penurunan harga ayam broiler. Namun, pada kuartal II/2019, pemulihan diprediksikan bakal…
Analisa Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mencatatkan pendapatan sebesar Rp9,6 triliun di 4Q19 (+7,1 QoQ; +10,3% YoY) dan membawa pendapatan di 2019 tecatat sebesar Rp36,7…
Saham Emiten Unggas Kembali Kepakan Sayap, Mana yang… Langkah pemerintah untuk menyerap ayam dari peternak membawa angin segar bagi laju saham emiten perunggasan yang telah menguat dua digit dalam sebulan terakhir. Ketangguhan kepakan…
MALINDO FEEDMILL INDONESIA TARGETKAN PERTUMBUHAN 15% PT Malindo Feedmill Indonesia Tbk, memproyeksikan pertumbuhan penjualan naik 15% sepanjang 2019 menjadi sekitar Rp7,4 triliun. Pada 2017, Malindo membukukan pertumbuhan penjualan negatif 4% year on…
PT MALINDO FEEDMILL TBK HINGGA KUARTAL III/2020… Emiten unggas, PT Malindo Feedmill Tbk., membukukan penurunan kinerja keuangan hingga kuartal III/2020 di tengah banyaknya tantangan bisnis akibat pandemi Covid-19. Berdasarkan laporan keuangan perseroan,…
NAIK 9,05 PERSEN LABA PT KALBE FARMA TBK PT Kalbe Farma Tbk, ciamik sepanjang 2020, pandemi tak menyurutkan pertumbuhan pendapatan perseroan. Walhasil, laba bersihnya pun meningkat. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2021,…
Aksi Cepat Pulihkan Kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk Aksi cepat untuk menstabilkan harga jual daging ayam dan harga pembelian jagung untuk pakan ternak melalui program culling diharapkan berdampak pada emiten peternakan dan pakan…
Kuartal I/2019, Laba Emiten Farmasi Tertekan PT Phapros Tbk. mencatat penurunan laba terbesar yakni 59,23% secara tahunan, diikuti PT Kimia Farma Tbk. sebesar 44,54%, PT Merck Tbk. sebesar 42,34%, dan PT…