Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

ASOHI-BKPM-PPVTPP GELAR RAPAT EVALUASI PERIZINAN BERUSAHA OBAT HEWAN OSS RBA

Posted on
Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PVTPP), Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian menyelenggarakan Workshop Evaluasi Pelaksanaan Penerapan Perizinan Berusaha Obat Hewan pada Online Single Submission (OSS) yang diselenggarakan secara daring melalui fasilitas zoom meeting. Hal ini dilakukan karena pasca diterapkannya pelaksanaan perizinan berusaha obat hewan pada OSS berbasis risiko, masih ada pertanyaan dan kendala pada pelaku usaha obat hewan. 
Acara ini diikuti oleh Direktur Pemberdayaan Usaha Kementerian Investasi (BKPM), Sekretaris Ditjen PKH, Dirkeswan, Kepala Pusat Data dan  Sistem Informasi Pertanian, Koordinator Kelompok Substansi Pelayanan Perizinan Pusat PVTPP, dan Pengembang Aplikasi OSS (PT Indosat). Sementara Pengurus ASOHI Pusat diwakili oleh Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari, Sekretaris Jenderal Drh Forlin Tinora, dan Wakil Ketua 2 Drh Andi Wijanarko.
Beberapa pertanyaan atau kendala yang kerap muncul diantaranya proses migrasi data dari OSS versi 1.1 ke OSS RBA, pada pelaku usaha ada yang belum sempurna (KBLI terkait Obat Hewan tidak muncul pada lampiran NIB), sedangkan pelaku usaha sudah memiliki izin usaha obat hewan pada OSS versi 1.1.
Proses perubahan KBLI izin importir obat hewan dengan KBLI  46492 bagi pelaku usaha yang sudah memiliki izin usaha sebelumnya pada OSS 1.1 belum bisa secara otomatis, sehingga dilakukan perubahan secara manual oleh pelaku usaha pada OSS. Pertanyaannya apakah hal tersebut sudah sesuai dengan ketentuan?
Kendala lain yang umumnya dilaporkan yaitu pelaku usaha telah melakukan perubahan akta dan menambahkan KBLI 46444 dan telah update data AHU online. Namun KBLI 46444 tidak muncul saat proses di menu pengembangan. Dan beberapa kendala dan pertanyaan lain yang menjadi pembahasan dalam workshop ini.
Untuk menginventarisir masalah ini, ASOHI akan mengirimkan surat ke seluruh perusahaan obat hewan anggota ASOHI agar lebih terorganisir dalam memberikan masukan ke Pusat PVTPP.
Langsung Menginventarisir Masalah dari Anggota
Melalui surat resmi dengan No. 005/ASOHI/I/2022, Ketua Umum ASOHI Drh Irawati Fari mengirimkan edaran kepada seluruh perusahaan obat hewan untuk menginvetarisir Kendala dalam Proses Perijinan Berusaha (PB) di OSS RBA. Surat tersebut berbunyi sebagai berikut:
Pada tanggal 18 Januari 2022 telah diadakan pertemuan ASOHI dengan pihak pemerintah yang dihadiri oleh PPVTPP, Subdit POH, BKPM dan Pusdatin untuk membahas evaluasi pelaksanaan Perijinan Berusaha (PB) melalui OSS RBA. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang di adakan pada bulan Oktober 2021 yang lalu, karena masih banyaknya keluhan yang dialami oleh perusahaan anggota ASOHI untuk melakukan perubahan PB dari KBLI 46492 menjadi 46444, KBLI 46900 menjadi 46444 demikian juga dengan KBLI 46693.
Pada pertemuan tersebut disepakati bahwa untuk mencari solusi secepatnya terkait banyaknya perusahaan yang telah melakukan proses perubahan KBLI dan mengalami kendala, maka disepakati akan segera diadakan coaching clinic khusus untuk memberikan solusi perubahan PB menjadi KBLI 46444.
“Agar pertemuan dapat segera dilakukan dengan efektif maka kami mohon para pelaku usaha yang mengalami kendala agar dapat mengisi tabel terlampir secara jelas. List perusahaan yang mengalami kendala ini akan segera kami kirimkan ke PPVTPP untuk mendapatkan jadwal coaching clinic secepatnya,” jelas Irawati dalam suratnya.
Adapun informasi yang dibutuhkan adalah sebagai berikut :
• List perusahaan yang sudah memiliki KBLI 46492 (berlaku EFEKTIF) yang mengalami kendala pada saat melakukan proses di OSS, sebutkan menu yang digunakan (apakah menu “PERUBAHAN” atau menu “PENGEMBANGAN” atau yang lainnya). Sebutkan proses secara detail dan kendala yang dialami. Untuk perusahaan yang sudah memiliki KBLI 46 dan 47 berlaku EFEKTIF menurut BKPM dapat tetap menggunakan KBLI 46 dan 47 (mendapatkan grand father clause) sehingga tidak perlu proses penghapusan KBLI 47 (untuk hal ini secara teknis akan disampaikan pada saat coaching clinic).
• List perusahaan yang sudah memiliki PB KBLI 46900 (berlaku EFEKTIF), sebutkan apakah perusahaan anda hanya memiliki bidang usaha obat hewan atau yang lainnya (Non Obat Hewan) dan proses apa yang sudah dilakukan di OSS, sebutkan kendalanya.
• List perusahaan yang memiliki PB KBLI 36693 (berlaku EFEKTIF), sebutkan apakah perusahaan anda hanya memiliki alat Lab Farmasi saja atau ada yang lain dan proses apa yang dilakukan di OSS, sebutkan kendalanya.
Data-data tersebut dapat di email ke asohipusat@gmail.com dengan format file excel dan paling lambat kami terima pada hari Jumat, 21 Januari 2022. Demikianlah informasi ini kami sampaikan dan terima kasih atas perhatiannya.
Sumber : http://www.asohi.org/ (ES)

Post Terkait:

  • Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
  • 30 TAHUN ASOHI Mengabdi (1979-2009) Usai sudah rangkaian kegiatan dalam rangka Peresmian Gedung ASOHI, Rakornas ASOHI, Malam Gathering ASOHI dan Seminar Prospek Perunggasan 2010 yang diselenggarakan mulai dari kantor ASOHI…
  • MUNAS VIII ASOHI : IRAWATI FARI LANJUTKAN… Munas VIII ASOHI pada Selasa 26 Oktober 2021 menetapkan Gani Haryanto sebagai Ketua Badan Pengawas ASOHI 2021-2025. Sementara itu Drh Irawati Fari terpilih kembali menjadi Ketua Umum ASOHI 2021-2025.…
  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • Berbagai Metode Pengobatan Penyakit Parasitik (( Berbeda-beda tetapi tetap satu juga? Kiranya begitu. Banyak jalan menuju Roma, banyak obat melawan penyakit parasit, demi kesehatan ternak kita. ))Narasumber pada Pasca Sarjana…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • OBAT HEWAN DAN KARANTINA | Majalah Infovet I Majalah… Masuknya telur ilegal dari Malaysia ke Pulau Batam sangat mengkuatirkan para peternak di Sumatera Utara mengingat pada priode Mei-Juni negara tetangga Malaysia kembali mengalami Out…
  • PENYAKIT 2006, KEBANGKRUTAN, PEMBERANTASAN DAN KESERIUSAN (( Penyakit-penyakit itu jelas merugikan dan membangkrutkan dunia peternakan serta bahkan juga memungkinkan manusia tertular. Ada yang dapat menyebabkan kerugian langsung yang dapat dilihat dan…
  • Menteri Pertanian Siap Buka Munas VI ASOHI Mei 2010 Menteri Pertanian RI Ir. Suswono menyatakan kesediaannya untuk membuka acara Munas VI ASOHI yang akan berlangsung 20 Mei 2010 di Jakarta. Pernyataan itu disampaikan Mentan…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

September 2026
MTWTFSS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI by Agribisnis Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
  • 30 TAHUN ASOHI Mengabdi (1979-2009) by Agribisnis Usai sudah rangkaian kegiatan dalam rangka Peresmian Gedung ASOHI, Rakornas ASOHI, Malam Gathering ASOHI dan Seminar Prospek Perunggasan 2010 yang diselenggarakan mulai dari kantor ASOHI…
  • MUNAS VIII ASOHI : IRAWATI FARI LANJUTKAN… by Agribisnis Munas VIII ASOHI pada Selasa 26 Oktober 2021 menetapkan Gani Haryanto sebagai Ketua Badan Pengawas ASOHI 2021-2025. Sementara itu Drh Irawati Fari terpilih kembali menjadi Ketua Umum ASOHI 2021-2025.…
  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade by Agribisnis Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal by Agribisnis Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…

  • 1,235,305
  • 637,696
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI