Awas, MrNV Sambangi Udang Galah

 

Salah satu kendala utama dalam budidaya udang galah adalah virus RNA Macrobrachium rosenbergii nodavirus (MrNV) penyebab penyakit ekor putih White tail disease (WTD) atau penyakit otot putih white muscle disease (WMD).

 

Udang galah (Macrobrachium Rosenbergii de Man) atau dikenal juga sebagai Giant Freshwater Shrimp merupakan salah satu jenis Crustacea dari famili Palaemonidae yang mempunyai ukuran terbesar dibandingkan dengan udang air tawar lainnya. “Budidaya udang galah sudah cukup berkembang di Indonesia, bahkan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah merilis varietas udang galah GIMacro yang mempunyai keunggulan lebih baik yang dirilis pada tahun 2001,” ungkap Peneliti Madya, Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya, Dra. Isti Koesharyani.

Bukan tanpa kendala, salah satu kendala utama dalam budidaya udang galah adalah virus RNA Macrobrachium rosenbergii nodavirus (MrNV) penyebab penyakit ekor putih White tail disease (WTD) atau penyakit otot putih white muscle disease (WMD). “MrNV atau WTD merupakan penyakit infeksius yang disebabkan oleh Macrobrachium rosenbergii nodavirus (MrNV) dan kadang-kadang berkaitan juga  dengan penyakit  extra small virus (XSV) pada udang galah Macrobrachium rosenbergii,” jelas Isti.

Baca Juga:   Perinus Gandeng Jabar Fasilitasi Andon Penangkapan Ikan di Indonesia Timur

”Kondisi ini,” lanjut Isti, “menyebabkan tubuh udang menjadi terlihat berwarna putih susu dan bisa menyerang pada setiap fase pertumbuhan, mulai dari stadia larva/postlarva (PL)/ juvenil, calon induk, bahkan kematian pada udang galah fase pembesaran.”

 

Tanda serangan MrNV

Dasu Rohmana, S.Pi, M.Si, Perekayasa Madya Instalasi Pembenihan Udang Galah Balai Besar Pengembangan Budidaya Ikan Air Tawar (IPUG BBPBAT) Sukabumi, menyebutkan, “MrNV (Macrobrachium rosenbergii Noda Virus) yang menyebabkan penyakit white tail diseases (WTD). Gejala klinis akut ditandai dengan ekor berwarna putih, yang selanjutnya menyebar ke seluruh tubuh dan seluruh daging menjadi berwarna keputihan.”

“Kasus MrNV hanya pernah sekali terjadi pada pertengahan Februari tahun 2012 di Samas, Yogyakarta. Selain di Samas, Yogjakarta, kasus MrNV juga terjadi di Sukamandi, Jawa Barat. Sementara udang galah yang berasal dari Lombok dan Mandiangin Kalimatan, pada saat terjadi wabah waktu itu dinyatakan negatif,” ungkap Isti.

Selanjutnya Baca di Majalah Infoakuakultur

Similar Posts:

Baca Juga:   Cegah Myo pada Udang Vaname

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.