BAGAIMANA COVID-19 MERUBAH DAN BERDAMPAK PADA BISNIS

BAGAIMANA COVID-19 MERUBAH DAN BERDAMPAK PADA BISNIS

Transforming Business for Post COVID adalah judul webinar yang diadakan oleh Kemin Asia pada 29 Juli 2020. Webinar singkat ini menghadirkan 2 pembicara yaitu Dr Tan Hai Meng, President & CEO Kemin Animal Nutrition and Health, Asia Pacific. Serta Rex Holyoake, Managing Director, Asian Agribiz Group sebuah grup yang menerbitkan banyak majalah.

Meski singkat materi yang dibahas menarik dan bermanfaat. Di tulisan ini kami tuturkan kembali apa yang dialami dan dilakukan Kemin dan Asian Agribiz terkait pandemi COVID-19.

COVID-19, terutama di awal pandemi, sangat melambankan bisnis. Banyak pihak termasuk Kemin dan Asian Agribiz yang mengalaminya.

Pengiriman tertunda, distribusi melamban bahkan di sebagian tempat berhenti total. Konferensi yang jauh hari sudah dijadwalkan pun terpaksa batal. Karenanya perusahaan dituntut untuk bereaksi cepat dan tepat menghadapi situasi yang ada.

Misalnya dengan me-review terus-menerus pilihan logistik yang terbaik sesuai kondisi. Juga menjadwalkan ulang konferensi yang diubah menjadi konferensi online.

Baca Juga:   Realisasi KUR Sektor Peternakan Capai Rp3,03 T per Maret 2020

Namun COVID-19 juga membawa hal positif. Karena terbatasnya interaksi fisik, akibatnya orang sekarang jadi makin banyak yang mencari informasi secara online. Hal itu berimbas pada naiknya trafik website dan naiknya permintaan akan majalah digital.

Cara kerja pun mendadak berubah. Meeting dengan klien sekarang diadakan secara virtual. Karyawan jika tidak perlu sekali disarankan untuk bekerja dari rumah saja.

Bagi yang bekerja di kantor dan pabrik pun diterapkan standar higienis yang ketat. Misalnya dengan memakai masker, menjaga jarak fisik, cek suhu tubuh harian. Kemudian pekerja tidak boleh memasuki area yang bukan menjadi tempat kerjanya. Di dalam tempat kerja pun diberi pembatas untuk meminimalkan interaksi fisik.

Perusahaan juga menyadari bahwa karyawan secara mental pasti tertekan oleh perubahan dan pandemi yang mendadak ini. Untuk itu diadakan berbagai program untuk merilekskan pikiran. Seperti kelas masak online, kelas olahraga online, perayaan ulang tahun secara virtual, hingga saling membelikan dan mengirimkan makanan. Yang diorder tidak tanggung-tanggung, makanan dari restoran kelas Michelin Star.

Baca Juga:   Produksi Telur Turun, Perhatikan Kualitas Pakan dan Infeksi Penyakit

Meski keadaan internal terdapat beberapa kesulitan akibat pandemi, perusahaan tidak menutup mata pada kesulitan yang ada di lingkungan sekitar. Untuk itu diadakanlah program penggalangan donasi. Hasilnya dibelikan semacam alat perlindungan diri, masker, lalu didonasikan ke rumah sakit, sesama karyawan, hingga ke pelanggan.

Pada akhir webinar Dr Tan Hai Meng mengatakan cara kerja telah berubah dan akan terus berubah. Bekerja dari rumah dikombinasi dengan bekerja di kantor akan menjadi pola kerja di masa depan.

Sementara Rex Holyoake mengatakan pelaku bisnis harus fleksibel meghadapi keadaan. Jangan berkata tidak bisa melakukan sesuatu, tapi berkatalah kita harus bisa melakukannya, lalu cari cara bagaimana agar bisa melakukannya. Sumber : http://www.majalahinfovet.com (NDV)

Similar Posts:

Baca Juga:   MENGUAK TABIR AVIAN INFLUENZA | Majalah Infovet I Majalah Peternakan dan Kesehatan Hewan

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.