Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

BPPT KAJI KOMERSIALISASI USAHA INTEGRASI SAPI-SAWIT

Posted on

Bertempat di Ballroom Hotel JS Juwansa Jakarta, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bekerjasama dengan Indonesia Australia Patnership on Food Security in the Red Meat and Cattle Sectormenyelenggarakan konferensi Integrated Cattle and Oil-Palm Production(ICOP) 2019.

Acara yang dihadiri oleh berbagai kalangan ini bertujuan untuk mengkaji hasil penelitian dan pengalaman dari akademisi dan pelaku industri dalam upaya melakukan integrasi produksi sapi dan kelapa sawit yang menguntungkan.

Deputi Kepala BPPT Bidang Teknologi Agroindustri dan Bioteknologi (TAB), Dr Ir Soni Solistia Wirawan, dalam laporannya menyebutkan bahwa sampai dengan 2018, sekitar 40% dari total konsumsi domestik daging sapi di Indonesia masih mengandalkan impor.

Sebab, tantangan utama peningkatan populasi sapi di Indonesia adalah rendahnya investasi pembiakan sapi dalam negeri yang masih dianggap berbiaya besar dan kurang menguntungkan. Sehingga, upaya kerjasama dalam pembiakan sapi dengan memanfaatkan beragam lahan diharapkan dapat menurunkan nilai impor ke depannya.

Sedangkan menurut Kepala BPPT, Dr Ir Hammam Riza, saat ini pihaknya tengah mengkaji potensi pemanfaatan lahan perkebunan sawit untuk berintegrasi dengan peternak sapi, khususnya peternak rakyat.

“Konferensi ini dimaksudkan untuk menyampaikan hasil kajian BPPT selama lima tahun terakhir mengenai integrasi sapi-sawit oleh peternak rakyat di Pelalawan, Provinsi Riau, serta hasil uji coba Partnership selama tiga tahun melaksanakan integrasi sapi-sawit bersama empat perkebunan sawit di empat provinsi di Indonesia,” ujar Hammam.

Sementara Deputi Bidang Kerjasama Penanaman Modal BKPM, Wisnu Wijaya Soedibjo, selaku Co-chair Indonesia Australia Partnership on Food Security in the Read Meat and Cattle Sector menyatakan, pihaknya melalui salah satu program Partnership telah mengujicoba integrasi sapi-sawit sejak 2016.

“Peningkatan populasi sapi di Indonesia dapat dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang sudah ada, baik lahan bekas tambang atau perkebunan sawit yang jumlahnya mendekati 15 hektare,” ungkap Wisnu.

Dalam program Partnership, kerjasama tersebut mendorong upaya peningkatan produktivitas dan pembiakan sapi secara komersial, serta keberlanjutan usaha dan daya saing di sektor daging merah.

Sebagai informasi, ICOP 2019 merupakan forum pertama di Indonesia yang fokus mendiskusikan peluang dan tantangan integrasi sapi-sawit. Forum yang menyediakan platform bagi para akademisi dan pelaku industri peternakan ini, dapat dimanfaatkan untuk ajang pertukaran pengalaman, kolaborasi dan memberikan informasi terkini terkait inovasi dalam praktik integrasi sapi-sawit.

Dalam forum ini, BPPT dan Partnership juga meluncurkan inovasi-inovasi berbasis teknologi di sektor pembiakan sapi, seperti SI PINTER untuk pencatatan dan identifikasi ternak dengan perekaman RFID dan GPS tracker untuk memantau ternak dengan tepat dan cepat. Sedangkan Partnership melalui program Indonesia Australia Commercial Cattle Breeding (IACCB) meluncurkan beberapa perangkat yang dapat digunakan oleh peternak rakyat maupun industri skala besar dalam perencanaan keuangan dan pengelolaan usaha. Inovasi dimaksud adalah CALFIN, yakni spreadsheet untuk mendukung investor dan pelaku usaha pembiakan sapi dalam membuat keputusan investasi. Lalu ada CALPROS, spreadsheet bagi peternak kecil untuk memantau kegiatan operasional dan produktivitas sapi indukan beserta keturunannya. Dan CALPROF, software manajemen ternak untuk pelaku usaha pembiakan sapi yang lebih besar untuk mendukung kegiatan operasional pemeliharaan ternak sapi sehari-hari, terutama pembiakan, penggemukan dan pengolahan pakan.

ICOP 2019 dihadiri oleh sekitar 200 orang peserta dari kalangan akademisi dan pelaku industri pembiakan sapi dan kelapa sawit. Acara ini juga melibatkan lebih dari 20 orang pembicara dan pengkaji makalah, termasuk pelaku integrasi sapi-sawit mancanegara, yakni dari Malaysia dan Papua New Guinea. Selain itu, ICOP 2019 juga mengundang inovator dan penyedia layanan termutakhir di bidang peternakan maupun intergrasi sapi-sawit, seperti SMARTernak, Nutrifeed dan Gallagher. (Sadarman)

Narasumber : http://www.majalahinfovet.com

Post Terkait:

  • Menantang Peluang Usaha Integrasi Sawit-Sapi Integrasi usaha perkebunan kelapa sawit dan usaha budidaya sapi potongmemberikan harapan meningkatnya produksi dan produktivitas kedua komoditas tersebut. ((Perkebunan kelapa sawit merupakan lumbung pakan yang…
  • KERAKAS SAWIT SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA KECIL Kerakas sawit yang sudah di parut. (Dok. pribadi)Indonesia sebagai penghasil minyak sawit terbesar dunia mempunyai luasan kebun sawit yang sangat besar. Dengan luasan kebun sawit,…
  • Drama Impor Sapi Bakalan Catur Wulan III Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, rupanya tak main-main dengan janjinya, yakni mewajibkan importir memasok 20% sapi indukan dari kuota sapi bakalan yang diterimanya. Dengan tidak adanya…
  • PELATIHAN PEMBIAKAN SAPI KERJASAMA UGM - PARTNERSHIP… Peserta pelatihan pembiakan sapi potong (Foto: Dok. UGM)Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi penyelenggara pelatihan pembiakan sapi potong bertajuk Commercial Cattle Breeding…
  • Pameran Agribisnis Terbesar di Dunia "SIMA… Pameran agribisnis SIMA ASEAN telah berlangsung sukses September 2016 lalu di Bangkok dan sebentar lagi pameran SIMA skala internasional akan digelar di Paris  Jika Anda…
  • Keamanan Daging Sapi Brazil dari PMK Dipertanyakan Daging impor.Kemenangan Brazil dalam sidang banding di WTO (World Trade Organization/WTO), yang memenangkan sebagian gugatan Brazil atas Indonesia ternyata masih menyisakan tanda tanya dan kekhawatiran.…
  • Mewaspadai Beredarnya Daging Oplosan Jelang Ramadhan Dalam hitungan hari, Bulan Suci Ramadhan akan segera tiba. Momentum yang penuh hikmah ini membawa keberkahan hampir di setiap lini bisnis, mulai dari bisnis makanan,…
  • POLA PERDAGANGAN DAGING PERLU DITATA KEMBALI Para pembicara pada diskusi Pataka di Jakarta, Kamis (2/11). “Menata Pasar Daging yang Tersegmentasi” menjadi bahasan dalam program Bincang-Bincang Agribisnis (BBA), yang dilaksanakan Pusat Kajian…
  • BEGINI UPAYA KEMENTAN WUJUDKAN KETAHANAN PANGAN ASAL TERNAK Dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan nasional terutama mewujudkan pencapaian ketahanan pangan, pembangunan peternakan baik yang dilakukan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten/kota bertujuan untuk mencapai…
  • Kementan dan Pemprov Bali Kembangkan Daging Sapi… Sapi Bali sudah sejak lama diketahui memiliki tingkat karkas yang tinggi dibandingkan dengan sapi lokal yang lain, yaitu sekitar 53,26%, Peranakan Ongole 46.9%. Perbandingan antara…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

September 2026
MTWTFSS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Menantang Peluang Usaha Integrasi Sawit-Sapi by Agribisnis Integrasi usaha perkebunan kelapa sawit dan usaha budidaya sapi potongmemberikan harapan meningkatnya produksi dan produktivitas kedua komoditas tersebut. ((Perkebunan kelapa sawit merupakan lumbung pakan yang…
  • KERAKAS SAWIT SEBAGAI PAKAN TERNAK RUMINANSIA KECIL by Agribisnis Kerakas sawit yang sudah di parut. (Dok. pribadi)Indonesia sebagai penghasil minyak sawit terbesar dunia mempunyai luasan kebun sawit yang sangat besar. Dengan luasan kebun sawit,…
  • Drama Impor Sapi Bakalan Catur Wulan III by Agribisnis Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, rupanya tak main-main dengan janjinya, yakni mewajibkan importir memasok 20% sapi indukan dari kuota sapi bakalan yang diterimanya. Dengan tidak adanya…
  • PELATIHAN PEMBIAKAN SAPI KERJASAMA UGM - PARTNERSHIP… by Agribisnis Peserta pelatihan pembiakan sapi potong (Foto: Dok. UGM)Fakultas Peternakan (Fapet) Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali menjadi penyelenggara pelatihan pembiakan sapi potong bertajuk Commercial Cattle Breeding…
  • Pameran Agribisnis Terbesar di Dunia "SIMA… by Agribisnis Pameran agribisnis SIMA ASEAN telah berlangsung sukses September 2016 lalu di Bangkok dan sebentar lagi pameran SIMA skala internasional akan digelar di Paris  Jika Anda…

  • 1,235,305
  • 637,696
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI