DATA BISNIS PETERNAKAN 2020

DATA BISNIS PETERNAKAN 2020

DATA BISNIS PETERNAKAN 2020

Buku Data Bisnis Peternakan 2020 adalah : Buku tentang populasi penduduk Indonesia yang diperkirakan 217 juta jiwa dengan pertimbuhan penduduk 13,6% selama 10 tahun atau rata-rata lebih dari 1% per tahun. Jumlah penduduk ini masih terkosentrasi Pulau Jawa. Luas wilayah Indonesia berdasarkan data BPS seluas 1,9 juta Ha. Jumlah penduduk di pulau Jawa sebanyak 152 juta, sedangkan luas Pulau Jawa hanya 129,4 ribu Ha atau hanya 6,8% dari total luas Indonesia.

Sebaliknya Pulau Papua jumlah penduduknya hanya 4,4 juta atau 1,5% dari total populasi penduduk Indonesia, menempati pulau yang luasnya 418,7 ribu Ha atau 21,9% dari total luas wilayah Indonesia.

Jumlah penduduk yang sangat besar, berada di urutan ke 4 dunia, disertai dengan factor peningkatan pendapatan dan peningkatan populasi penduduk, menyebabkan Indonesia masih menjadi magnet yang menarik bagi kalangan bisnis peternak.

Dalam buku ini populasi ternak disajikan berdasarkan peringkat sehingga akan memudahkan pembacaan dalam melihat sebaran komoditi ternak dan produksi hasil ternak. Hampir semua komoditi ternak menempatkan provinsi di Pulau Jawa sebagai daerah paling kaya akan ternak. Populasi sapi potong, sapi perah dan ayam petelur paling banyak di Jawa Timur, sedangkan populasi kambing paling banyak di Jawa Timur, dan populasi domba dan ayam Broiler paling banyak di di Jwa Barat.

Baca Juga:   Tantangan Dokter Hewan dan Ruang Bagi Tegaknya Otoritas Veteriner

Hanya ternak babi yang dominasi populasinya berada di luar Jawa yaitu NTT. Bisa dimaklumi mengingat konsumen babi paling banyak di daerah tersebut.

Perkembangan Ekonomi Makro dan Dampaknya

Pertumbuhan ekonomi Indonesia selama 5 tahun terakhir berada di angka sekitar 5%. Pada seminar outlook bisnis peternakan tahun 2019 pakar ekonomi Prof. Didiek Rachbini memprediksi bahwa situasi ekonomi Indonesia tahun 2020 akan mengalami perlambatan. Ia menyarankan kepada pengusaha agar hati-hati dalam melakukan ekspansi di tahun 2020.

Sementara itu RAPBN 2020 menyebutkan pertumbuhan ekonomi ditargetakan 5,3% dengan angka inflasi 3,1%.

Adanya pandemic Coved-19 situasi ekonomi nasional menjadi lebih buruk dari yang diprediksi dalam seminar outlook bisnis peternakan 2019. Ekonomi kemungkinan akan mengalami pertumbuhan negatife.

Buku Data Bisnis Peternakan 2020 di tulis oleh Dr. Ir. Rochadi Tawaf MS, Ir. Bambang Suharno dan Tim Penerbitan Buku GITA PUSTAKA atau bisa membeli hubungi ke Achmad 089617484158 Wawan 0856 8800 752 Web (http://jurnalpeternakan.com)

Similar Posts:

Baca Juga:   Segmen Broiler Menekan Laba Malindo Feedmill

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.