Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

DUET MAUT AI & IBH PENGHANCUR MASA DEPAN PETERNAK

Posted on

Ayam layer dengan gejala jengger kebiruan yang  terinfeksi virus H5N1 clade 2.3.2.1. (Istimewa)



Avian influenza (AI) dan Inclusion body hepatitis (IBH) merupakan penyakit fenomenal di tahun 2018 dan diperkirakan masih menjadi momok di tahun-tahun berikutnya. Bagaimana tidak, peternak zaman now dibuat frustrasi dengan kehadiran penyakit tersebut dan seolah-olah peternak justru semakin “teledor” dalam mengelola ayam karena sifat penyakit yang sulit dikendalikan dan menyerang semua tipe kandang, baik kandang terbuka (open house) maupun tertutup (closed house).


Perkembangan penyakit AI sejak ditemukan pertama kali di Indonesia pada 2002 sangat pesat, dan baru-baru ini ditemukan jenis terbaru Low Pathogenic Avian Influenza (H9N2) yang menjadi menjadi ancaman terbesar peternak layer dengan penurunan produksi 90% menjadi 40%. Demikian juga dengan IBH, sejak ditemukan di Indonesia pada 2017 penyakit ini kini telah tersebar ke seluruh Indonesia dengan tingkat mortalitas rata-rata 10-80%.


Avian Influenza
Penyakit ini masih menjadi primadona dan banyak diperbincangkan, tidak hanya di Indonesia tapi di seluruh dunia. Agustus 2017 lalu, pemberitaan tentang teridentifikasinya virus AI H5N1 di Filipina juga tidak luput menjadi perbincangan, sedangkan di Indonesia H9N2 lebih banyak dibicarakan porsinya dibandingkan H5N1 karena ada beberapa laporan baru mengenai teridentifikasinya virus ini di lapangan.


Penyakit AI secara garis besar dikategorikan menjadi dua, yaitu Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI), misal H5N1 dan Low Pathogenic Avian Influenza (LPAI), misal H9N2. 


• HPAI
Sudah lama diketahui bahwa ayam petelur yang mendapatkan serangan virus H5N1 akan mengalami gangguan produksi telur dengan atau tanpa kematian. Variasi gejala dan tingkat kematian yang muncul pada ayam masa produksi sangat tergantung kekebalan ayam, kepadatan virus yang menantang dan kondisi umum ayam.


Virus H5N1 yang akhir ini didominasi clade 2.3.2.1 juga masih menjadi ancaman bagi ayam petelur. Tidak jarang gejala yang muncul hanya penurunan produksi telur tanpa ada kematian, hal ini salah-satunya diakibatkan perlindungan dari program vaksinasi hanya melindungi dari kematian tetapi tidak terhadap penurunan produksi.


Untuk mendapatkan perlindungan yang bagus terhadap tantangan H5N1 di masa produksi, tingkat dan keseragaman kekebalan juga penting. Penggunaan vaksin kill AI H5N1 sangat membantu perlindungannya dan tentu saja didukung dengan antigenic matching dari bibit vaksin yang digunakan.


• LPAI
Salah-satu virus AI yang digolongkan LPAI antara lain H9N2, virus ini pertama kali dilaporkan di kalkun yang mengalami gangguan pernafasan ringan tahun 1966 silam. Di dunia, virus H9N2 dibagi menjadi dua garis keturunan utama, yaitu North America dan Eurasian, sedangkan Eurasian dibagi menjadi tiga, yaitu G1-like, Y280-like dan Y439-like.


Sifat virus ini mayoritas bereplikasi di sel epitel pernafasan dan pencernaan yang bersifat lokal dikarenakan cleveage site yang monobasic. Hal ini yang menyebabkan penyebaran virus… 

Drh Sumarno

Head of AHS Central & Outer Island PT Sierad Produce, Tbk





Selengkapnya baca Majalah Infovet edisi Februari 2019.

Agribiz Network

Post Terkait:

  • ADU NASIB DI KANDANG CLOSED HOUSE Contoh kandang closed house. (Sumber: HighTop) Berawal dari daerah subtropis dengan iklim empat musim, kini penerapan sistem kandang closed house telah merambah peternakan di daerah…
  • Menghindari Serangan IBH (Inclusion Body Hepatitis)… Pemeliharaan broiler prosesnya sangat cepat. Untuk mencapai finish dengan normaldiperlukan kondisi fit sejak kedatangan DOC di farm, yang tidak hanya berpedoman padakondisi fisik secara kasat…
  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • Badai IBH, Apa Bedanya dengan Serangan IBD? Virus IBHMasih hangat dalam ingatan, dalam waktu 3-4 bulan terakhir muncul kejadian penyakit “aneh” terutama di ayam pedaging (broiler), meskipun juga terjadi sebagian di ayam…
  • Instalasi dan Distribusi Pas, Ayam pun Puas Sumber: Cobb-vantress.com Penyediaan air bersih dan segar, lengkap dengan laju alir memadai adalah salah satu hal mendasar dalam produksi ayam yang baik. Instalasi dan manajemen…
  • Analisa Lapangan IBD vs IBH: Menelisik Gambaran… Kasus-kasus infeksius dalam industri perunggasan seolah terus berpacu bermunculan (emerging diseases) seiring dengan perkembangan industri perunggasan itu sendiri. Tidak hanya dari segi kuantitas, tetapi juga…
  • PERKEMBANGAN KASUS AVIAN INFLUENZA DAN SOLUSINYA Kasus Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) masih banyak terjadi di dunia. China merupakan negara yang paling banyak mengalami wabah yang disebabkan oleh beberapa strain virus…
  • Jangan Heboh dan Panik Sikapi Kasus AI (H9N2) Lakukan investigasi mendalam soal penurunan produksi yang terjadi pada unggas. ((Sejak merebak di Indonesia pada 2003 lalu, virus Avian Influenza (AI) menjadi momok nomor satu…
  • Meninjau Kinerja Kipas dan Listrik di Kandang Closed House Kandang Closed House. “Betul, Pak. Gunakan kipas pabrik, jangan kipas rakitan seperti saya,” ujar Dina (bukan nama sebenarnya), seorang peternak dalam Focus Group Discussion lewat aplikasi Telegram yang diadakan…
  • Nekrotik Enteritis & Koksidiosis: Duet Maut Pembawa Kematian Siklus hidup koksidia. (Gambar: CR) Kombinasi atau yang biasa disebut dengan istilah Duet ternyata juga berlaku dalam penyakit unggas. Kita familiar dengan penyakit CRD kompleks…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • ADU NASIB DI KANDANG CLOSED HOUSE by Agribisnis Contoh kandang closed house. (Sumber: HighTop) Berawal dari daerah subtropis dengan iklim empat musim, kini penerapan sistem kandang closed house telah merambah peternakan di daerah…
  • Menghindari Serangan IBH (Inclusion Body Hepatitis)… by Agribisnis Pemeliharaan broiler prosesnya sangat cepat. Untuk mencapai finish dengan normaldiperlukan kondisi fit sejak kedatangan DOC di farm, yang tidak hanya berpedoman padakondisi fisik secara kasat…
  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP by Agribisnis Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • Badai IBH, Apa Bedanya dengan Serangan IBD? by Agribisnis Virus IBHMasih hangat dalam ingatan, dalam waktu 3-4 bulan terakhir muncul kejadian penyakit “aneh” terutama di ayam pedaging (broiler), meskipun juga terjadi sebagian di ayam…
  • Instalasi dan Distribusi Pas, Ayam pun Puas by Agribisnis Sumber: Cobb-vantress.com Penyediaan air bersih dan segar, lengkap dengan laju alir memadai adalah salah satu hal mendasar dalam produksi ayam yang baik. Instalasi dan manajemen…

  • 1,202,990
  • 606,834
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI