Laba Japfa Comfeed (Jpfa) Naik Hampir Dua Kali Lipat

Emiten perunggasan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melaporkan kinerja keuangan kuartal III 2018 yang positif. Profit perusahaan hampir meningkat dua kali lipat. Laba periode berjalan tercatat naik 91,98% menjadi Rp 1,76 triliun dari Rp 917,78 miliar pada sembilan bulan pertama tahun lalu. Demikian dilaporkan oleh Kontan.co.id.

Japfa Comfeed Indonesia

Japfa Comfeed Indonesia

Laba Japfa Comfeed Indonesia Naik 16,79%

Mengutip laporan keuangannya yang tersedia di laman Bursa Efek Indonesia, selain mencatat laba yang positif, pendapatan JPFA hingga September 2018 naik 16,79% jadi Rp 25,34 triliun dari periode sama tahun lalu di Rp 21,69 triliun.

Pendapatan tersebut ditopang berkat penjualan produk peternakan dan produk konsumen yang naik 15,7% yoy menjadi Rp 10,31 triliun dari Rp 8,91 triliun. Kemudian penjualan pakan ternak naik 11,73% yoy jadi Rp 9,11 triliun dari Rp 8,15 triliun.

Penjualan DOC Japfa Comfeed Indonesia naik 40%

Kemudian terdapat penjualan ayam umur sehari alias day old chicken (DOC) naik 40% yoy menjadi Rp 2,34 triliun dari Rp 1,67 triliun. Penjualan budidaya perairan naik 20,13% jadi Rp 1,87 triliun dari Rp 1,56 triliun. Penjualan peternakan sapi naik 30,01% yoy jadi Rp 1,36 triliun dari Rp 1,04 triliun. Perdagangan dan lain-lain naik 5,5% jadi senilai Rp 678,37 miliar dari Rp 642,8 miliar.

Baca Juga:   200 TON RUMPUT LAUT SULSEL DIEKSPOR KE CHINA HINGGA INGGRIS

Namun terdapat pengurangan potongan penjualan sebesar Rp 333,86 miliar, naik dari periode sama tahun lalu di Rp 290,39 miliar. Alhasil netto hingga kuartal III 2018 di Rp 25,34 triliun.

Beban pokok penjualan Japfa hingga kuartal III 2018 mengalami kenaikan 10,2% yoy jadi Rp 19,7 triliun dari Rp 17,88 triliun. Kenaikan paling besar terjadi pada beban bahan baku yang digunakan yang naik 9,83% jadi Rp 14,44 triliun dari Rp 15,88 triliun.

Margin laba kotor Japfa pada sembilan bulan pertama tahun ini sebesar 22,26%. Margin ini membesar jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu 17,61%. ( Achmad)

Similar Posts:

Baca Juga:   TELAH TERBIT KEMBALI Buku INDEKS OBAT HEWAN INDONESIA (IOHI) EDS XII TAHUN

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.