Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu
Penyimpanan dan handling, serta yang meng-handle vaksin dapat meningkatkan keberhasilan vaksinasi. (Sumber: Istimewa)

MENJAGA RANTAI DINGIN AGAR KUALITAS VAKSIN TERJAMIN

Posted on
Penyimpanan dan handling, serta yang meng-handle vaksin dapat meningkatkan keberhasilan vaksinasi. (Sumber: Istimewa)
Penyimpanan dan handling, serta yang meng-handle vaksin dapat meningkatkan keberhasilan vaksinasi. (Sumber: Istimewa)

Vaksinasi merupakan tindakan yang biasa dilakukan untuk mencegah penularan penyakit infeksius. Dalam suatu vaksinasi, banyak faktor yang menentukan keberhasilannya, salah satunya kualitas vaksin. Bagaimana hendaknya menjaga kualitas vaksin agar tetap baik?

Meledaknya wabah African Swine Fever (ASF) beberapa waktu lalu membuat kebakaran jenggot seluruh industri peternakan. Selain berpotensi memusnahkan 100% populasi ternak babi, penyakit yang disebabkan oleh virus ASF belum ada vaksinnya, sehingga belum dapat dicegah. Namun begitu, data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa tidak 100% babi yang mati disebabkan oleh ASF, ada juga yang disebabkan oleh Hog Cholera.

Berbeda dengan ASF, Hog Cholera sudah memiliki vaksin. Kendati demikian, bagaimana Hog Cholera juga bisa ikut meledak? Tentunya selain manajemen beternak, manajemen vaksinasinya patut dipertanyakan. Oleh karenanya dalam mencegah penyakit dan menentukan kualitas vaksin yang digunakan, wajar rasanya apabila diperbaiki teknik dan manajemen vaksinasi yang dimiliki, sehingga vaksin tidak menjadi mubazir.

Kualitas Vaksin Harus Dijaga
Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (OIE) menyatakan bahwa untuk mencapai tingkat perlindungan populasi yang memadai terhadap penyakit infeksius, maka vaksin yang digunakan untuk vaksinasi harus berkualitas baik. Secara umum, vaksin dikatakan memiliki kualitas baik jika segelnya masih utuh atau etiket produknya masih terpasang dengan baik, vaksin belum kadaluarsa (belum melewati expired date/tanggal kadaluarsa), serta bentuk fisiknya tidak berubah.

Tidak hanya itu, vaksin yang digunakan pun sebaiknya merupakan jenis vaksin yang homolog dengan virus di lapangan. Semakin tinggi homologi vaksin akan memberikan perlindungan lebih sempurna, sehingga ternak tidak mudah terinfeksi, penurunan produksi tidak terjadi dan shedding virus dari feses atau pernapasan terminimalisir.

Menurut Factory Manager PT Sanbio Laboratories, Drh Arini Nurhandayani, di lapangan sendiri vaksin dengan kualitas baik ternyata masih belum menjamin akan berhasil membentuk kekebalan protektif. “Kalau homologi sudah oke, tinggal handling vaksinasinya saja yang harus baik, oleh karenanya kualitas vaksin jangan dikesampingkan, kalau tidak pasti akan bermasalah,” tutur Arini.

Kualitas vaksin tidak boleh diremehkan, karena kualitas vaksin berkaitan erat dengan hasil vaksinasi. Terkait dengan kualitas fisik vaksin ini, ada sejumlah faktor risiko yang mengancam terutama selama proses pendistribusian vaksin.

Seperti diketahui bersama bahwa semua jenis vaksin tidak stabil pada… (Selengkapnya baca di Majalah Infovet edisi April 2020) (CR)

Narasumber : http://www.majalahinfovet.com

Post Terkait:

  • PEMERINTAH SUSUN ROADMAP PENGENDALIAN HOG CHOLERA Sebagai upaya mengembangkan komoditas unggulan ekspor, yakni ternak babi di Provinsi NTT, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementerian Pertanian, Drh I Ketut…
  • Kerugian Ekonomi Akibat Wabah Penyakit Jembrana Wabah memiliki arti terjadinya suatu penyakit di suatu daerah atau wilayah, terjadi secara cepat dengan angka kematian dan kesakitan cukup tinggi dan menimbulkan kerugian ekonomi…
  • KEMENTAN SAMPAIKAN CARA MENCEGAH PENYAKIT DEMAM BABI AFRIKA Penyakit ASF diketahui mengakibatkan kerugian ekonomi tinggi di sektor peternakan babi (Foto: Dok. Kementan) Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH)…
  • Kerugian Ekonomi Akibat Wabah Penyakit Ternak Jika terjadi wabah penyakit disuatu daerah, maka kerugian ekonomi akan terjadi,baik secara langsung maupun tidak langsung.Wabah memiliki arti terjadinya suatu penyakit di suatu daerah atau…
  • Kementan Sampaikan Cara Mencegah Penyakit Demam Babi… Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bekerjasama dengan instansi terkait serta Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) terus memperkuat…
  • PEMBELAJARAN WABAH ASF DI CHINA DAN VIETNAM     Drh Tri Satya Putri Naipospos MPhil PhD sebagai salah satu pembicara seminar ASOHI Jateng (Foto: Istimewa) Virus African Swine Fever (ASF) disebut-sebut sebagai…
  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • KEMATIAN TERNAK BABI DI DAIRI MASIH DISELIDIKI PEMERINTAH Ilustrasi babi (Foto: Pixabay) Penyebab kematian ternak babi yang terjadi di Sumatera Utara masih dalam proses penyelidikan Direktur Kesehatan Hewan Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan…
  • POTRET BISNIS PETERNAKAN 2017 DAN PREDIKSI 2018… Selama 2017 dan mungkin masih dilanjutkan pada 2018, ada dua program nasional di bidang peternakan dan kesehatan hewan yang terkait langsung dengan pembangunan binis dan…
  • REFLEKSI HARI LAHIR PETERNAKAN DAN KESEHATAN HEWAN… Tanggal 26 Agustus merupakan hari lahir Peternakan dan Kesehatan Hewan Indonesia. Tanggal ditetapkan karena berdasarkan penelusuran sejarah pada tanggal tersebut tepatnya ditahun 1836 pemerintah Hindia-Belanda…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • PEMERINTAH SUSUN ROADMAP PENGENDALIAN HOG CHOLERA by Agribisnis Sebagai upaya mengembangkan komoditas unggulan ekspor, yakni ternak babi di Provinsi NTT, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementerian Pertanian, Drh I Ketut…
  • Kerugian Ekonomi Akibat Wabah Penyakit Jembrana by Agribisnis Wabah memiliki arti terjadinya suatu penyakit di suatu daerah atau wilayah, terjadi secara cepat dengan angka kematian dan kesakitan cukup tinggi dan menimbulkan kerugian ekonomi…
  • KEMENTAN SAMPAIKAN CARA MENCEGAH PENYAKIT DEMAM BABI AFRIKA by Agribisnis Penyakit ASF diketahui mengakibatkan kerugian ekonomi tinggi di sektor peternakan babi (Foto: Dok. Kementan) Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH)…
  • Kerugian Ekonomi Akibat Wabah Penyakit Ternak by Agribisnis Jika terjadi wabah penyakit disuatu daerah, maka kerugian ekonomi akan terjadi,baik secara langsung maupun tidak langsung.Wabah memiliki arti terjadinya suatu penyakit di suatu daerah atau…
  • Kementan Sampaikan Cara Mencegah Penyakit Demam Babi… by Agribisnis Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) bekerjasama dengan instansi terkait serta Badan Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) terus memperkuat…

  • 1,261,563
  • 657,044
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI