Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2019

Posted on

 

Penandatanganan MoU Majalah Info Akuakultur dan Himpunan Perekayasa Indonesia

Diawali dengan penandatanganan MoU antara Info Akuakultur dan Himpunan Perekayasa Indonesia (HIMPERINDO), oleh Pemimpin Redaksi, Ir. Bambang Soeharno dan Ketua Himperindo, Dr. I Nyoman Jujur.  Untuk Publikasi Dan Penyebaran Inovasi Teknologi Hasil  Kerekayasaan budidaya perikanan, Seminar Nasional Outloock Penyakit Ikan dan Udang 2019 digelar di Ruang Lawu 2, Gedung Pusat Niaga, Jakarta International Expo, Jakarta (29/11).

 

Acara tahunan yang dilaksanakan atas kerjasama Info Akuakultur dan INFHEM ini dihadir para pembicara diantaranya Guru Besar FPIK UNDIP, Prof. Dr. Slamet Budi Prayitno, M.Sc, selanjutnya Head of Animal Health Service PT. Central Proteina Prima, Dr. Heny Budi Utari, M.Kes, kemudian dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) yaitu Dr. rer. Nat. Rahmania Admirasari, M.Sc dan Ir. Heru Dwi Wahyono, M.Kom.

 

Sambutan sekaligus jalannya acara ini dimoderatori oleh Ketua Indonesia Network on Fish Health Management (Infhem), Ir. Maskur, M.Si. Peserta yang hadir dari berbagai kalangan tidak kurang dari 100 Orang, diantaranya terdiri dari perusahaan swasta, pemerintah, universitas, dan seluruh stakeholder perikanan yang ada di Indonesia.

 

Para Pembicara Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2019

Prof. Dr. Ir. Slamet Budi Prayitno, MSc, menjelaskan outlook penyakit ikan dan udang 2019. Penyakit ikan dan udang menjadi sangat penting dengan adanya intensifikasi budidaya dan aktifitas manusia. Penyakit infeksi dan non-infeksi dapat menyebabkan kematian ikan sampai 100% dalam waktu kurang dari 5 hari.

 

“Puncaknya, usaha budidaya bisa colaps seperti di era 90a-an penyakit yang menyerang udang windu dan EMS pada tahun 2013,” ujarnya.

 

Untuk sukses dalam budidaya, kata Budi, pasca panen dan rantai tata niaga sangat dipengaruhi oleh penerapan biosekuriti, higienis, akses dan sistem tata niaga. “Untuk penyakit ikan 2019 berangkat dari tahun 2018, akan berdampak buruk jika penanggulangan di tahun sebelumnya kurang baik,” jelas Budi.

 

Ancaman penyakit ikan masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya seperti upwelling di keramba jaring apung (KJA), Tilv, khv, masih bisa terjadi. Sedangkan di tambak, wfd, wssv, dan imnv juga masih bisa terjadi.

suasana acara outlook penyakit ikan dan udang 2019

Dr. Heny Budi Utari, M.Kes, menjelaskan perkembangan penyakit udang di Indonesia. lanjutnya, penyebab kerugian ekonomi di sektor perudangan wilayah Asia dan Indo Pasific setidaknya terjadi sebab empat penyakit utama Virus (WSSV, IMNV, IHHNV, TSV dan SIHV), Bakteri (AHPND dan Vibrio sp), Parasit (Microsporidia dan Haplosporidia) dan Penyakit non-infeksi (Insang hitam, Toksik plankton, kram otot, dll).

 

Penyakit udang yang disebabkan oleh virus seperti merupakan momok utama petambak udang di Indonesia. “Perkembangan penyakit udang di Indonesia seperti Mio masih akan menjadi kendala udang di Indonesia. WFD dan Mio masih banyak merebak di Indonesia dan harus bisa ditangani dengan baik,” jelas Heny.

Penyebaran Mio di Indonesia, di awali dari Jawa Timur Situbondo, kemudian menyebar karena banyak petambak yang mencari benur murah yang tidak jelas kelayakannya sehingga terjadi penyebaran. Hingga di tahun 2008 area Bali dan Lombok positif,  sampai Lampung, Bangka, dan daerah lainnya.

 

Bahkan, ungkap Heny, werus atau ebi yang ada di Indonesia sebagian sudah positif WSSV. Hubungan suhu dan infeksi WSSV erat kaitannya, udang dalam tambak yang bersuhu 33 derajat yang dipindahkan ke suhu 27 derajat akan langsung drop.

 

“Menurut Heny, suhu 25-27 derajat adalah suhu favorit WSSV,” ujar Heny.

Pelajaran dari yang sudah terjadi, petambak harus melakukan eliminer potential carries yang sering diabaikan. Penting untuk memasang saringan 200 micron untuk cegah telur kepiting dan ikan (50-500 micron), karena itu merupakan sumber utama masuknya carriers WSSV ke petak tambak.

 

“Kuncinya adalah waspada dengan kondisi petak, jangan membiarkan plankton drop karena sama saja culture hibrio. udang mati tidak dibuang akan menjadi bahan makanan hibrio. intinya semua pelaku budidaya harus meningkatkan biosekuriti.,” pungkas Heny.

Para pembicara beserta perwakilan dari sponsor

Di sektor pakan, Dr. rer. Nat. Rahmania Admirasari, M.Sc menjelaskan tentang pengembangan microalgae dalam mendukung industri akuakultur, dimana  penggunaan alga perlu dikembangkan untuk sumber pakan ikan dan udang. Aplikasi dari alga banyak sekali, bukan hanya di sektor akuakultur saja tapi juga bisa jadi bahan bio diesel.

 

Alga bisa menjadi basic food akuakultur. Sebab, kata Rahmania, kandungan energi yang tinggi atau bahkan tertinggi. Serta penggunaan micro algae perlu dikembangkan untuk sumber pakan ikan.

 

Ir. Heru Dwi Wahyono, M.Kom., menjelaskan pengembangan monitoring kualitas air dengan system online untuk mendukung industri akuakultur. Dimana teknologi digital untuk monitoring kualitas air perlu disederhanakan agar sesuai dengan kondisi  perikanan  indonesia. (Adit/Resti)

Post Terkait:

  • Siap Berperan di Sektor Budidaya Udang Indonesia Di sela-sela rapat yang digelar selama dua hari, 27-28 Maret 2019 di Hotel Santika BSD City, Himpunan Perekayasa Indonesia (Himperindo) memanfaatkan waktu untuk diskusi majalah…
  • KKP Kembangkan Artemia Untuk Kurangi Ketergantungan Impor Kemandirian perikanan budidaya terus diwujudkan. Salah satu caranya adalah kemandirian di bidang pakan atau sarana budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal…
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua… Batang, Jawa Tengah — Reuni Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed) angkatan 1985 berlangsung sukses dan meriah di Hotel Sendang Sari, Kabupaten…
  • Ikatan Alumni Perikanan Undip dan BBPBAT Sukabumi… TANGERANG SELATAN - Alumni Universitas Diponegoro Semarang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Perikanan Undip ( KERAPU) se- Jabodetabek bekerjasama dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Air…
  • Ikut Berperan dalam Memajukan Perikanan Head of Animal Health Service PT Central Proteina Prima, Heny Budi Utari pada Majalah Info Akuakultur mengatakan bahwa, peranan terhadap perkembangan budidaya perikanan di Indonesia…
  • Memperhatikan Kesehatan Udang dan Lingkungan Pada 9 April 2018, tim redaksi Majalah Info Akuakultur yang diwakili oleh Resti Setiawati berkesempatan mengunjungi PT Central Proteina Prima yang berada di Gedung GKBI…
  • selamat ulang tahun yang ke-3 Assalamualaikum Wr. Wb. Salam Akuakultur…..     Pembangunan sektor perikanan termasuk perikanan budidaya merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Hal ini tidak terlepas dari komitmen…
  • Merawat Warisan Budidaya Sudah jamak berlaku di belahan bumi mana pun, merawat tradisi budaya yang baik adalah upaya untuk menjaga kelestarian peradaban manusia. Ambil yang baik, buang buruknya.…
  • Alih Teknologi dan Sinergi Budidaya udang di timur Bumi Sang Bumi Ruwa Jurai ini terus menggeliat. Sebagai bagian dari provinsi penyumbang—sekaligus lumbung—udang nasional, Lampung Timur menunjukkan gelagat ke arah…
  • Minapoli Selenggarakan Digifish 2018 Bertempat di Menara Multimedia Telkom Jakarta, Senin 7 Mei 2018 berlangsung sebuah acara  bertajuk Digifish 2018, sebuah event digitalisasi industri perikanan . Acara yang dimulai pukul 09.00 sampai 15.00 WIB…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Siap Berperan di Sektor Budidaya Udang Indonesia by Agribisnis Di sela-sela rapat yang digelar selama dua hari, 27-28 Maret 2019 di Hotel Santika BSD City, Himpunan Perekayasa Indonesia (Himperindo) memanfaatkan waktu untuk diskusi majalah…
  • KKP Kembangkan Artemia Untuk Kurangi Ketergantungan Impor by Agribisnis Kemandirian perikanan budidaya terus diwujudkan. Salah satu caranya adalah kemandirian di bidang pakan atau sarana budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal…
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua… by Agribisnis Batang, Jawa Tengah — Reuni Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed) angkatan 1985 berlangsung sukses dan meriah di Hotel Sendang Sari, Kabupaten…
  • Ikatan Alumni Perikanan Undip dan BBPBAT Sukabumi… by Agribisnis TANGERANG SELATAN - Alumni Universitas Diponegoro Semarang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Perikanan Undip ( KERAPU) se- Jabodetabek bekerjasama dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Air…
  • Ikut Berperan dalam Memajukan Perikanan by Agribisnis Head of Animal Health Service PT Central Proteina Prima, Heny Budi Utari pada Majalah Info Akuakultur mengatakan bahwa, peranan terhadap perkembangan budidaya perikanan di Indonesia…

  • 1,202,715
  • 606,559
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI