Assalamualaikum Wr. Wb.
Salam Akuakultur…..
Pembangunan sektor perikanan termasuk perikanan budidaya merupakan bagian integral dari pembangunan nasional. Hal ini tidak terlepas dari komitmen pemerintah untuk membangun Indonesia di semua lini kegiatan ekonomi.
Kontribusi hasil pembangunan sektor perikanan terhadap pembangunan nasional dapat dilihat dari capaian PDB perikanan Tahun 2017 sebesar 6,75% atau naik 31% dari PDB tahun 2016 dan lebih tinggi dari rata-rata PDB Nasional sebesar 5,03%. Artinya secara makro ekonomi, sektor perikanan memiliki peran cukup strategis bagi perekonomian nasional.
Khusus untuk pembangunan perikanan budidaya, keberhasilan tersebut dapat dilihat dari beberapa indikator, seperti iklim usaha yang semakin membaik dan efisien, hal ini tampak dari Nilai Tukar Usaha Pembudidaya Ikan (NTUPI) tahun 2017 yang mampu menembus angka 111,26 naik dibanding tahun 2016 sebesar 109,56. Rataan pendapatan pembudidaya ikan juga naik dari Rp. 3,021 juta/bulan di tahun 2016 menjadi Rp. 3,3 juta/bulan pada tahun 2017, begitu juga produksi perikanan budidaya terus mengalami kenaikan rata-rata 11,5% per tahun.
Semua pencapaian dan kesuksesan tersebut tidak terlepas dari hasil kerja bersama semua pemangku kepentingan sektor perikanan budidaya, baik pemerintah, akademisi, praktisi dan tak kalah penting insan pers.
Pers merupakan jembatan penghubung yang efektif dan dinamis bagi seluruh pemangku kepentingan untuk berkomunikasi, berdiskusi, menyampaikan pendapat maupun hal konstuktif lainnya. Oleh karena itu, kami akui pers merupakan katalisator yang efektif bagi akselerasi pembangunan perikanan budidaya.
Memasuki usianya yang ke-3 tahun, kehadiran Majalah Info Akuakultur sebagai bagian dari pers nasional semakin terasa bagi pembangunan perikanan budidaya dengan berbagai kontribusi positif melalui liputan dan publikasi jurnalistiknya yang berbobot dan mencerahkan.
Sebagai apresiasi, saya ucapkan “selamat ulang tahun yang ke-3” kepada Majalah Info Akuakultur. Semoga di usia yang makin beranjak “remaja”ini, terus mampu menyajikan hasil kegiatan jurnalistik yang semakin informatif, konstruktif, berimbang dan kekinian.
Wassalamualaikum. Wr. Wb.
Direktur Jenderal Perikanan Budidaya
Dr. Slamet Soebjakto
Post Terkait:
- Outlook Penyakit Ikan dan Udang 2019 Diawali dengan penandatanganan MoU antara Info Akuakultur dan Himpunan Perekayasa Indonesia (HIMPERINDO), oleh Pemimpin Redaksi, Ir. Bambang Soeharno dan Ketua Himperindo, Dr. I Nyoman…
- Ikatan Alumni Perikanan Undip dan BBPBAT Sukabumi… TANGERANG SELATAN - Alumni Universitas Diponegoro Semarang yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Perikanan Undip ( KERAPU) se- Jabodetabek bekerjasama dengan Balai Besar Perikanan Budidaya Air…
- Haruskah Ikan Diawetkan? Oleh : Baiq Mirna Fitriani Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan R.I No 722/MENKES/PER/IX/88, yang dimaksud dengan Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang biasanya tidak…
- Alih Teknologi dan Sinergi Budidaya udang di timur Bumi Sang Bumi Ruwa Jurai ini terus menggeliat. Sebagai bagian dari provinsi penyumbang—sekaligus lumbung—udang nasional, Lampung Timur menunjukkan gelagat ke arah…
- PERLUKAH KOMISI NASIONAL ZOONOSIS ? oleh:Drh Abadi Soetisna MSi,Ketua Dewan Kode Etik ASOHITerdengar kabar bahwa Komisi Nasional (Komnas) Flu Burung akan berakhir masa kerjanya pada 13 Maret 2010 atau dengan…
- KKP Kembangkan Artemia Untuk Kurangi Ketergantungan Impor Kemandirian perikanan budidaya terus diwujudkan. Salah satu caranya adalah kemandirian di bidang pakan atau sarana budidaya ikan. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal…
- Siap Berperan di Sektor Budidaya Udang Indonesia Di sela-sela rapat yang digelar selama dua hari, 27-28 Maret 2019 di Hotel Santika BSD City, Himpunan Perekayasa Indonesia (Himperindo) memanfaatkan waktu untuk diskusi majalah…
- Merawat Warisan Budidaya Sudah jamak berlaku di belahan bumi mana pun, merawat tradisi budaya yang baik adalah upaya untuk menjaga kelestarian peradaban manusia. Ambil yang baik, buang buruknya.…
- TRIWULAN 1 2023, JAPFA RUGI 250 MILIAR. APA PENYEBABNYA? Jakarta, Agribiznetwork.com. Setelah diberitakan bahwa integrator perunggasan terbesar Indonesia Charoen Pokpand Indonesia (CPIN) pada triwulan pertama 2023 mengalami penurunan laba sebesar 80%, kini giliran PT…
- Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua… Batang, Jawa Tengah — Reuni Keluarga Alumni Fakultas Peternakan Universitas Jenderal Soedirman (Kafapet Unsoed) angkatan 1985 berlangsung sukses dan meriah di Hotel Sendang Sari, Kabupaten…