Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu
Caption: Empat dokter dan delapan paramedis sigap membantu di lokasi terdampak banjir

Pinsar Indonesia dan ASOHI Gelar Bakti Sosial bagi Warga Terdampak Banjir

Posted on
Caption: Empat dokter dan delapan paramedis sigap membantu di lokasi terdampak banjir
Caption: Empat dokter dan delapan paramedis sigap membantu di lokasi terdampak banjir

Ratusan warga antusias mendatangi  lahan kosong di RT 08 RW 02, Kelurahan Pondok Bahar, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Banten. Sabtu pagi, (11/1/2020) para warga terdampak banjir ini datang untuk mendapatkan pelayanan kesehatan pada rangkaian acara Bakti Sosial Pemeriksaan dan Pengobatan Gratis yang diselenggarakan Pinsar Indonesia , Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) serta didukung ISPI Cabang DKI, majalah Infovet, Akuakultur dan Cat&Dog.

Drh Rakhmat Nuriyanto selaku penanggung jawab acara mengatakan kegiatan ini bukan kali pertama. Beberapa hari pasca bencana banjir, Pinsar Indonesia telah mengirim telur hampir 3 ton dan 3000  kotak nasi ayam ke Kabupaten  Lebak, Bekasi, dan Ciledug Tangerang.

Caption: Kesibukan Tim Medis dalam melayani warga terdampak bencana
Caption: Kesibukan Tim Medis dalam melayani warga terdampak bencana

Pada umumnya, bantuan masyarakat berupa mie instan berlimpah di daerah bencana. Dalam keadaan darurat, fase pertama bencana atau 5 hari pasca bencana, mie instan sangat membantu karena mudah disimpan dan dimasak cukup dengan air panas.  Tetapi bila terus menerus mengonsumsi mie instan, akan menjadi  masalah.

Warga terdampak bencana perlu tambahan makronutrien lain berupa protein, lemak, dan mineral.  Karena itu, Pinsar Indonesia memberikan bantuan ayam dan telur kepada para korban. Ayam dan telur diyakini membantu mencegah penyakit pasca bencana dengan meningkatkan stamina tubuh.

RT 08/RW 02 Pondok Bahar yang dihuni 200 KK merupakan wilayah terdampak banjir yang minim bantuan, mungkin karena aksesnya cukup sulit menuju lokasi.

Beberapa warga kadang ikut bakti sosial di wilayah lain untuk mendapatkan pelayanan  kesehatan gratis. Di wilayah Kecamatan  Karang Tengah pernah diadakan bakti sosial, tetapi biasanya diadakan di komplek  perumahan yang akses jalannya relatif mudah dan baru pertama kali pengobatan gratis diadakan di lokasi ini. Demikian kata  Murdalih, Ketua RT setempat.

Caption: Senam ringan menjaga kebugaran
Caption: Senam ringan menjaga kebugaran

Senam Kesehatan dan Hiburan

Bakti sosial ini diwarnai dengan kegiatan senam kesehatan dan senam hiburan, dilanjutkan dengan pengobatan gratis.

Koordinator Tim Medis, Dr Rashellya mengemukakan bencana banjir dapat mengakibatkan tidak hanya sakit fisik tetapi  juga psikis pada para korban. Kelelahan karena usai beres-beres rumah dan gangguan psikis disebabkan kehilangan harta benda dapat mengakibatkan korban bencana rentan terhadap penyakit, bahkan sakit serius dapat terjadi pada pasca bencana.

Dengan mengajak senam hiburan, diharapkan para korban dapat tetap bugar dan melupakan sejenak kesedihan. “Kebanyakan pasien yang datang  menderita diare dan ISPA (Infeksi Saluran Nafas  Atas),  ada pula korban yang sakit serius dan perlu dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tutur Dr Rashellya.

Bakti sosial tidak hanya dihadiri oleh warga Pondok Bahar saja, tetapi juga masyarakat sekitar  yang  juga korban banjir. Sunarlan  warga luar RT 08 Pondok Bahar mengeluh sakit demam, batuk, sesak napas seminggu pasca bencana. 

“Alhamdulillah, saya sudah diperiksa dokter dan diberi obat, sehingga tidak harus jauh ke puskesmas dan antri berlama-lama. Bakti sosial ini sangat membantu saya dan keluarga,” tuturnya.    

Dari ratusan yang hadir, sejumlah 97 orang  mendapat pemeriksaan/pengobatann gratis. Hadir pada acara itu tidak hanya warga yang sakit akibas banjir, warga yang sakit sebelum kejadian banjir pun ikut memanfaatkan pengobatan gratis ini.

Pasien korban banjir ditangani oleh 4 dan 8 paramedis, sehingga seluruh pasien selesai ditangani pada tengah hari.

Bakti sosial ini mungkin sangat “kecil” dibanding kebutuhan, namun bila ratusan organisasi dan ribuan LSM berkolaborasi membantu maka beban pemerintah akan lebih ringan. Rasa kesetiakawanan sosial yang merupakan jati diri bangsa Indonesia dapat terwujud nyata, tidak sekadar slogan semata.

Narasumber : http://www.majalahinfovet.com

Post Terkait:

  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • ASOHI JAWA TIMUR DAN ASOHI PUSAT SELENGGARAKAN… Bertempat di Hotel Novotel Samator Surabaya, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Cabang Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH) XX. Acara yang…
  • HATN 2020: GIZI AYAM DAN TELUR TINGKATKAN IMUNITAS “Gizi Ayam dan Telur Tingkatkan Imunitas” menjadi tema kegiatan Hari Ayam dan Telur (HATN) sekaligus peringatan World Egg Day (WED) yang diselenggarakan pada Oktober 2020. Melalui webinar…
  • ULANGTAHUN KE-41: ASOHI SERENTAK BAGIKAN 5.000… Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Nasional maupun Daerah pada Minggu (25/10), serentak menggelar kegiatan bagi-bagi makanan dengan menu daging ayam dan telur sebanyak 5.000…
  • Animo Tinggi, ASOHI Kembali Adakan Pelatihan PJTOH Ketua Panitia, Drh Forlin Tinora, saat memberikan sambutanpembukaan PPJTOH angkatan ke-15.Antusiasme Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PPJTOH) terlihat dari padatnya peserta yang memenuhi ruangan…
  • HUT ISPI KE-52 TAHUN: BERSAMA BANGUN PETERNAKAN INDONESIA Berbarengan dengan Hari Kebangkitan Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diperingati pada Agustus-September tiap tahunnya, Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) turut menyelenggarakan hari…
  • MENILIK UNTUNG - RUGI PASCA PELARANGAN AGP Setahun berlalu sejak terbitnya Permentan No.17/2017 tentang klasifikasi obat hewan. Salah satu poin dalam peraturan tersebut yakni dilarangnya Antibiotic Growth Promoter (AGP) ke dalam pakan…
  • Pelarangan AGP dan Penguatan Profesi Dokter Hewan Dalam sebuah  pertemuan dengan pengurus ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia), Rabu 31 januari 2018, Direktur Kesehatan Hewan (Dirkeswan) Drh. Fadjar Sumping Tjatur Rasa, PhD  yang…
  • Endang S Thohari: Doktor Pertanian Lulusan Perancis… https://youtu.be/kOHmWcmkQFQ Penampilannya menunjukkan dia seorang wanita yang bekerja cekatan, pekerja keras, tegas dan cepat dalam mengambil keputusan, sekaligus berteman dengan banyak kalangan dari level atas…
  • Maksimalkan Potensi Genetik Ayam Modern, Optimalkan… Pemakaian infrared radiant heater sebagai alat pemanas untuk sistem lokal brooder mampu menghasilkan rasa hangat yang konstan terhadap anak ayam dalam lingkungan brooder, sehingga sangat…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • LUAR BIASA, NILAI EKSPOR OBAT HEWAN INDONESIA CAPAI… by Agribisnis JAKARTA, 5 April 2017. Pada era pemerintahan Jokowi-JK, yaitu tahun 2015 dan 2016 Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) telah…
  • ASOHI JAWA TIMUR DAN ASOHI PUSAT SELENGGARAKAN… by Agribisnis Bertempat di Hotel Novotel Samator Surabaya, Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Cabang Jawa Timur menyelenggarakan pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PJTOH) XX. Acara yang…
  • HATN 2020: GIZI AYAM DAN TELUR TINGKATKAN IMUNITAS by Agribisnis “Gizi Ayam dan Telur Tingkatkan Imunitas” menjadi tema kegiatan Hari Ayam dan Telur (HATN) sekaligus peringatan World Egg Day (WED) yang diselenggarakan pada Oktober 2020. Melalui webinar…
  • ULANGTAHUN KE-41: ASOHI SERENTAK BAGIKAN 5.000… by Agribisnis Pengurus Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) Nasional maupun Daerah pada Minggu (25/10), serentak menggelar kegiatan bagi-bagi makanan dengan menu daging ayam dan telur sebanyak 5.000…
  • Animo Tinggi, ASOHI Kembali Adakan Pelatihan PJTOH by Agribisnis Ketua Panitia, Drh Forlin Tinora, saat memberikan sambutanpembukaan PPJTOH angkatan ke-15.Antusiasme Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PPJTOH) terlihat dari padatnya peserta yang memenuhi ruangan…

  • 1,203,038
  • 606,882
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI