
PT Berdikari (Persero) berencana merambah bisnis rumah pemotongan hewan unggas (RPHU) yang berbasis di Cirebon, Jawa Barat.
Direktur Utama PT Berdikari Eko Taufik Wibowo mengemukakan pembangunan RPHU ini merupakan bagian dari rencana perseroan untuk menjadi offtaker peternakan ayam ras broiler yang dikelola masyarakat.
“Berdikari dalam perencanaan bisnis sudah memiliki rencana pemilikan RPA [rumah potong ayam] yang salah satunya akan segera kami realisasikan di Cirebon, Jawa Barat,” kata Eko.
Sayangnya, sejauh ini Eko belum bisa memberi rincian lebih lanjut mengenai nilai investasi atau kapasitas RPHU tersebut. Pasalnya, perseroan masih menunggu persetujuan resmi dari para pemegang saham.
Adapun, hasil penyerapan ayam broiler milik peternak mandiri itu nantinya dipasarkan Berdikari melalui sejumlah jalur. “Produksi yang diserap akan kami distribusikan ke pasar basah maupun modern, juga hotel, restoran dan usaha katering. Namun, lebih ke pasar menengah ke bawah,” paparnya.
Saat ini, perseroan memproduksi sekitar 150.000 ekor bibit ayam siap potong (DOC FS) yang seluruhnya didistribusi ke peternak eksternal. Dalam menjalankan bisnis perunggasan terintegrasi, Berdikari tercatat memiliki dua farm bibit ayam galur murni (grand parent stock/GPS) yang berlokasi di Tasikmalaya dengan populasi sekitar 54.000 ekor dan di Pasuruan dengan populasi 36.000 ekor dengan rata-rata produksi 120.000 ekor DOC parent stock (PS) setiap bulan.
Berdikari juga memiliki dua peternakan PS yang berada di Sukabumi dan Medan dengan populasi masing-masing sebesar 25.000 ekor dan berencana menambah satu farm PS di Ciamis dengan kapasitas yang sama.
Dengan kuota impor GPS mencapai 108.000 ekor untuk 2019 ini, Eko mengemukakan realisasi pemasukan telah mencapai 36.000 dan berencana melakukan importasi sebesar 12.200 ekor pada Oktober ini.
“Total pemasukan 2019 nantinya menjadi 48.200 ekor. Untuk pemenuhan kuota sepertinya tidak mungkin terealisasi semua,” ucapnya.
Narasumber : ekonomi.bisnis.com
Post Terkait:
- Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
- KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
- Harga Ayam Naik di Pertengahan 2020, Saham PT… Kenaikan harga ayam broiler sepanjang bulan Juni sempat mengangkat saham emiten poultry. Investor berekspektasi harga broiler yang naik signifikan akan membantu kinerja sektor poultry. Jika…
- Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
- MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
- Deptan: Prospek dan Arah Pengembangan Perunggasan Diambil dari kebijakan Revitalisasi Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (RPPK) yang dulu sempat diresmikan Presiden SBY di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat 11 Juni 2005. RPPK…
- 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
- Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI Fokus Edisi 169 Agustus 2008Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI(( Dalam upaya pengendalian suatu penyakit sangat penting diketahui jalur penularan penyakit. Hal ini untuk…
- TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
- PT. CHAROEN POKPHAND INDONESIA TBK KEPAKKAN SAYAP Charoen Pokphand Indonesia Tbk sebagai emiten perusahaan perunggasan, setahun terakhir ini kinerjanya berhasil mengepakkan sayap hingga 79,27% menuju level Rp6.400 per saham. Sebagai pembanding, kinerja…