Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Sahabat Setia Peternak Modern

Posted on

Melalui layanan dan produk terbaik yang ditawarkan, SCI mengajak peternak untuk memiliki pola pikir yang lebih maju sehingga dapat sukses bersama-sama.

Di berbagai kesempatan, PT Sehat Cerah Indonesia (SCI) selalu berupaya untuk hadir di pameran yang bertema peternakan di tanah air. Seperti pada 4-6 Juli 2018, SCI berpartisipasi pada Indolivestock 2018 Expo & Forum yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta. Partisipasi dalam pameran kali ini semakin menunjukkan eksis¬tensi dan kiprah SCI sebagai perusahaan obat hewan dan imbuhan pakan (feed additive) yang patut diperhitungkan.

General Manager PT Sehat Cerah Indonesia, Daru Kintoko mengatakan, SCI mengikuti pameran tersebut tidak sekedar hadir tetapi ingin lebih mendekatkan diri dengan para pelanggan. Selain itu, ingin bisa menyapa para relasi dan bertemu dengan orang-orang baru yang berkiprah di bidang yang sama yaitu peternakan.

Dari hari pertama pameran, stan SCI selalu ramai dikunjungi oleh pengunjung. Tim SCI pun menyambut dan melayani dengan baik para pengunjung yang datang. “Biasanya pengunjung datang ke stan SCI untuk men¬cari informasi mengenai profil perusahaan, produk-produk yang dimiliki, maupun menyapa para tim di SCI,” jelas Daru.

Dalam urusan layanan terhadap pelanggan, tim SCI sangat fokus bah¬kan memiliki semboyan khusus yaitu SCI “Sahabat Setia Peternak Modern”. “Semboyan ini memiliki arti bahwa SCI akan selalu ada untuk memberikan layanan terbaik. Adapun makna dari kata modern dalam semboyan itu adalah SCI ingin mengajak peternak untuk memiliki pola pikir yang lebih maju sehingga dapat sukses bersama-sama,” urainya.

SCI tidak hanya memikirkan pelanggan tetapi juga sangat menjaga hubungan baik dengan prinsipal dan distributor. Terbukti, prinsipal yang bekerjasama dengan SCI bertahan dalam itungan waktu yang cukup lama.”Hal ini dikarenakan SCI memiliki rekam jejak yang bagus serta tim yang lengkap dan tersebar di seluruh Indonesia,” katanya.

Adapun prinsipal SCI berasal dari berbagai negara di dunia seperti Delacon, Lifebiopharma, Norel, Ewabo, Liptosa, Evonik, Nb Shandong, Sumitomo, Hipra, Ab Vista, Anpario, Calier, Inovad, Lohmann, Hylen, Jaco, dan neofarma. Dalam memilih prinsipal, SCI sangat selektif menentukan kriteria perusahaan yang akan bekerjasama, tak heran produk-produk yang ditawarkan SCI merupakan produk-produk pilihan. “SCI sangat berpegang teguh terhadap kualitas produk, produk yang dibutuhkan pasar, prinsipan yang dapat memberikan dukungan dan mampu diajak bekerjasama,” ujar Daru.

Ditambahkan Product Manager PT Sehat Cerah Indonesia, Beny Mustofa, terkait dengan aspek kualitas dari produk-produk yang ditawarkan, SCI melakukan kerjasama dengan pihak terkait seperti peneliti dari beberapa perguruan tinggi maupun peternak. “Kami bersama-sama melakukan penelitian untuk mencari data yang valid dan berbasis ilmiah,” tandasnya.

Beny menjelaskan, fokus utama produk-produk SCI saat ini terkonsentrasi pada tiga bagian yaitu feed additive, farm product, dan vaksin yang diperuntukkan bagi ayam dan babi. Namun, ke depan SCI berencana untuk melakukan ekspansi dengan menawarkan produk untuk perikanan budidaya, marikultur, dan ruminansia. “Kami sedang mempersiap¬kannya secara matang,” ujarnya.

Sodium Butirat pada Saluran Pencernaan

Dalam perkembangannya, permintaan produk-produk yang dipasarkan SCI sema¬kin hari semakin meningkat. Pangsa pasar produk SCI masih didominasi di sentra-sentra peternakan seperti Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan. “Layanan terbaik sekaligus edukasi terus dilakukan tim SCI baik untuk pelaku industri pabrik pakan maupun peternak,” jelas Beny.

Pada pameran kali ini, SCI menggelar seminar teknikal pada hari pertama dan kedua dengan menghadirkan para pembicara yang menjadi prinsipal SCI. Kebijakan pemerintah melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permen¬tan) Nomor 14/Permentan/PK.350/5/2017 tentang Klasifikasi Obat Hewan yang salah satu poin pentingnya adalah pelarangan penggunaan AGP (Antibiotic Growth Promoter) dan anti koksi sebagai imbuhan pakan menjadi perhatian Norel. Regional Technical Manager Norel S.A Spain, Allan Renee B Junsay, dalam menerap¬kan peraturan tersebut perlu memperhatikan beberapa aspek seperti program biosekuriti, sistem manajemen kandang, strategi vaksinasi, kualitas air, kualitas pakan, dan pemilihan feed additive yang tepat.

Pada seminar yang digelar di hari pertama pameran ini, Allan mengungkapkan penelitian terhadap 364 responden di USA, Amerika Latin, Asia, Eropa, dan Afrika yang menun¬jukkan bahwa alternatif pengganti AGP yang paling banyak digunakan adalah asam organik, phytogenics/essensial oil, enzim, probiotik, dan prebiotik. Dalam hal ini SCI memiliki produk alternatif pengganti AGP dari Norel yaitu Gustor N’rgy dengan kandungan utama sodium butirat.

Menurut Allan, sodium butirat pada Gustor N’rgy berfungsi sebagai antimikrobial yang berguna untuk mengatasi bakteri patogen seperti E.Coli atau Salmonella. Gustor N’rgy juga mampu memperbaiki vili usus sehingga dapat meningkatkan penyerapan nutrisi. Tak hanya itu, kandungan sodium butiratnya juga dapat meningkatkan immunological yang berfungsi sebagai anti-inflammatory dan meningkatkan barrier di saluran pencernaan. “Pemberian Gustor N’rgy 1 kg per ton pakan mampu meningkatkan kecernaan energi (5,8 %) dan protein (4,7 %). Pemberian Gustor N’rgy dalam pakan telah terbukti mampu memperbaiki performa pada ayam,” tandasnya.

Produk Phytogenic

Selain Gustor N’rgy, SCI memiliki produk lain yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti AGP, yaitu BSG® 510. BSG® 510 merupakan produk phytogenic dari Delacon. Poultry Species Leader Delacon Biotechnik GmbH, Austria, Jan Dirk Van Der Klis mengatakan, produk phytogenic adalah produk yang berasal dari tanaman dengan senyawa aktif tertentu.

Terdapat 4 kandungan phytogenic pada BSG® 510 diantaranya essential oil, bitter substances, saponin, serta pungent substances. Mikro enkapsulasi essensial oil yang terkandung di dalamnya berperan sebagai antioksidan dan dapat meningkatkan sekresi disgestive juice. Sedangkan bitter substances, mampu meningkatkan retensi nutrisi dan sekresi asam empedu.

Kandungan saponin pada BSG® 510 dapat menghambat aktivitas urea dan mengurangi produksi amonia. Sedangkan pungent substances berfungsi untuk mengaktivasi proses metabolik maupun sirkulasi darah, mendukung proses detoksifikasi, serta meningkatkan kemampuan sekresi disgestive juice.

Jar menyatakan, pada broiler, BSG® 510 terbukti mampu meningkatkan berat badan hingga 1,3 %. Produk ini juga dapat mem¬perbaiki FCR (rasio konversi pakan) hingga 2 %. Tak hanya itu, tingkat kematian pada broiler juga relatif rendah.

Permasalahan bau pada kandang pun dapat teratasi berkat produk dari Delacon ini. Pasalnya, BSG® 510 telah teruji dapat mengurangi amonia. “Beberapa penelitian menunjukkan bahwa BSG® 510 menurunkan emisi amonia sebanyak 21-43 % pada broiler, tergantung pada musim,” ungkapnya. lTROBOS/Adv/Agribisnis

 

Post Terkait:

  • Farmsco Memberi Nilai Lebih Kepada Pelanggan Farmsco menawarkan teknologi ukuran partikel pakan untuk tingkatkan performa ayam dan siap berkontribusi maksimal terhadap perkembangan industri peternakan serta kesejahteraan peternak Indonesia PT Farmsco Feed…
  • Peraturan Baru, Proses Perizinan Lebih Cepat Peraturan Baru, Proses Perizinan Lebih Cepat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Rapat Koordinasi perkembangan Regulasi Pakan dan Obat Ikan pada 15 April 2019 di…
  • CEGAH AMR, PENGGUNAAN ANTIBIOTIK HARUS BIJAK JAKARTA, 08 Mei 2019. Bertempat di Gedung Menara 165 Jl TB Simatupang. Masyarakat diimbau cerdas menggunakan antibiotik untuk mencegah bahaya anti microbial resistance (AMR/resistensi antimikroba).…
  • ASOHI KEMBALI LATIH 95 ORANG PENANGGUNG JAWAB TEKNIS… Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) kembali menyelenggarakan Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PPJTOH) yang bertempat di Hotel Santika TMII, Jakarta. Kegiatan dilakukan mulai Selasa-Kamis…
  • AUDIENSI VIRTUAL PENGURUS ASOSIASI OBAT HEWAN… Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dr. Ir. Nasrullah MSc menegaskan bahwa Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) adalah bagian dari keluarga besar  Dirjen PKH . "Jadi ASOHI…
  • MENPERIN RESMIKAN PETERNAKAN SAPI SENILAI RP612… Kementerian Perindustrian terus mendorong industri pengolahan susu di dalam negeri agar semakin meningkatkan produktivitas sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen baik di pasar domestik maupun ekspor.…
  • Distributor Enseval Dampingi Untuk Cara Salurkan… PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui salah satu entitas anak usahanya, PT Enseval Putera Megatrading Tbk (Enseval), melakukan pendampingan kepada para pelanggan Enseval yang menyalurkan…
  • ASOHI MENGGELAR WEBINAR SHARING BISNIS EKSPOR OBAT… Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) menggelar Webinar Sharing Bisnis ASOHI bertajuk “Ekspor Obat Hewan dan Bagaimana Strateginya?”, yang diharapkan mampu memotivasi para pelaku bisnis di…
  • Indonesia Kembali Ekspor DOC Indonesia kembali melepas ekspor produk pertanian. Sebanyak 17.340 ekor bibit ayam petelur (day old chicken full stock layer/DOC FS Layer) siap diberangkatkan ke Timor Leste…
  • Empat Perusahaan Raih Sertifikat Pembiakan Sapi… Penyerahan sertifikat keberhasilan kepada empat perusahaan pembiakan dan koperasi peternak sapi, menjadi salah satu agenda acara pada Simposium Program Pembiakan Sapi Potong Indonesia dan Australia,…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

September 2026
MTWTFSS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Farmsco Memberi Nilai Lebih Kepada Pelanggan by Agribisnis Farmsco menawarkan teknologi ukuran partikel pakan untuk tingkatkan performa ayam dan siap berkontribusi maksimal terhadap perkembangan industri peternakan serta kesejahteraan peternak Indonesia PT Farmsco Feed…
  • Peraturan Baru, Proses Perizinan Lebih Cepat by Agribisnis Peraturan Baru, Proses Perizinan Lebih Cepat Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Rapat Koordinasi perkembangan Regulasi Pakan dan Obat Ikan pada 15 April 2019 di…
  • CEGAH AMR, PENGGUNAAN ANTIBIOTIK HARUS BIJAK by Agribisnis JAKARTA, 08 Mei 2019. Bertempat di Gedung Menara 165 Jl TB Simatupang. Masyarakat diimbau cerdas menggunakan antibiotik untuk mencegah bahaya anti microbial resistance (AMR/resistensi antimikroba).…
  • ASOHI KEMBALI LATIH 95 ORANG PENANGGUNG JAWAB TEKNIS… by Agribisnis Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) kembali menyelenggarakan Pelatihan Penanggung Jawab Teknis Obat Hewan (PPJTOH) yang bertempat di Hotel Santika TMII, Jakarta. Kegiatan dilakukan mulai Selasa-Kamis…
  • AUDIENSI VIRTUAL PENGURUS ASOSIASI OBAT HEWAN… by Agribisnis Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Dr. Ir. Nasrullah MSc menegaskan bahwa Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI) adalah bagian dari keluarga besar  Dirjen PKH . "Jadi ASOHI…

  • 1,235,305
  • 637,696
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI