Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

DIGITALISASI SEKTOR PETERNAKAN DI INDONESIA

Posted on
DIGITALISASI SEKTOR PETERNAKAN DI INDONESIA

Industri 4.0 mengubah semua sektor industri (disruption), tidak terkecuali bidang peternakan. Internet of things-IoT, big data, machine learning, artificial intelligence-AI, robot, dan sharing economy adalah wajah baru industri saat ini.

Era industri tersebut juga telah mengubah sektor peternakan Indonesia, padahal di Indonesia tidak sedikit yang “gagal paham” terkait industri 4.0. Apalagi peternak kebanyakan adalah lulusan SMP atau di bawahnya, sementara data menunjukkan pengguna internet di negeri ini sudah mencapai 143 juta orang.

Setelah itu, banyak bermunculan platform di sektor peternakan saat ini yang memanfaatkan kemajuan teknologi untuk meningkatkan efisiensi usaha. Meski begitu, penggunaan berbagai aplikasi ini bila dibandingkan dengan negara maju seperti Jepang masih tertinggal.

“Di negeri Sakura tersebut kini sudah dikeperkenalkan dengan Society 5.0, sebuah upaya untuk memberikan pemahaman masyarakat untuk memanfaatkan berbagai smart-technology untuk meminimalkan peran manusia serta menghasilkan usaha peternakan yang lebih menguntungkan dan berkelanjutan,” ujar Dekan Fakultas Peternakan UGM, Prof Dr Ir Ali Agus DAA, DEA, IPU, ASEAN Eng, Senin (15/6).

Ali Agus menyatakan Fakultas Peternakan UGM memahami arti penting perubahan zaman, dari manual ke komputerisasi, dari offline ke web based. Oleh karena itu, Obrolan Peternakan (OPERA) seri #2 memberikan gambaran terkait teknologi yang sudah dimanfaatkan di Indonesia kepada masyarakat umum.

Lebih dari itu, dalam OPERA seri #2 diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang teknologi-teknologi yang akan berperan penting di masa mendatang pada industri peternakan. Maka tidak mengherankan jika OPERA seri#2 yang dilaksanakan pada pada 13 Juni 2020 pendaftar mencapai 709 orang di seluruh Indonesia.

Pembicara dalam OPERA catch #2 adalah Galuh Adi Insani SPt, MSc, dosen Fakultas Peternakan UGM serta founder dari platform BroilerX, Dalu Nuzlul Kirom, ST dari platform TERNAKNESIA, dan Ray Rezky Ananda, SPt yang merupakan CEO dari platform BANTUTERNAK.

Galuh Adi Insani,  dosen Fakultas Peternakan UGM sekaligus founder dari platform BroilerX, dalam obrolan kali ini memaparkan bagaimana perkembangan teknologi yang membantu perkembangan bidang peternakan secara spesifik, sebagai contoh bagaimana peran big data, cloud, dan artificial intelligence untuk meningkatkan efisiensi usaha peternakan. Selain itu, memberikan gambaran bagaimana kampus menghasilkan inovasi teknologi untuk mendukung peternak dalam beradaptasi dengan industri 4.0.

“Yang tidak kalah penting, upaya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap perkembangan teknologi yang berkaitan dengan industry 4.0,” ujarnya.

Dia menjelaskan BroilerX merupakan smart technologi yang dapat digunakan di kandang ayam pedaging untuk mencapai produktifitas yang tinggi. BroilerX merupakan alat untuk membantu manajemen peternakan unggas. Dengan menggunakan algoritma komputer yang dikembangkan secara khusus, peternak dapat mengelola data peternakan untuk meningkatkan dan mengoptimalkan proses produksi.

“BroilerX ini didesain untuk mendukung peternak dalam mengambil keputusan di setiap kondisi dan
situasi, serta keputusan strategis yang akan datang,” jelasnya.

Dalu Nuzlul Kirom mengungkapkan TERNAKNESIA adalah platform pengembangan usaha peternakan yang terdiri dari investasi, pemasaran (market), dan fundraising yang berhubungan dengan pangan. TERNAKNESIA memaparkan peran teknologi dalam mendukung business process dalam peternakan yang dikembangkan melalui teknologi, mulai dari investasi, pendampingan peternak, hingga penjualan produk peternakan.

“Perlu digarisbawahi bagaimana plafform ini berperan penting dalam memutus rantai pemasaran sehingga peternak dan pembeli tidak dirugikan. Upaya ini dilakukan melalui pembentukan komunitas pembeli (community buyer), sehingga dapat membantu dalam hal distribusi dan tentunya memberikan harga yang kompetitif baik untuk produsen dan konsumen,” ungkapnya.

Menurutnya, ide yang menarik lainnya dari platform ini adalah membuat pasar ternak online melalui aplikasi sobat ternak, sehingga pembeli ternak dan peternak dapat saling berhubungan melalui media online. Selain itu, TERNAKNESIA membuat Ternaknesia 2.0, yakni blueprint untuk traceability product yang memastikan produk peternak halal, dari pakan yang diberikan hingga proses penyembelihan yang baik sesuai syariat.

Sementara itu, Ray Rezky Ananda, SPt menambahkan BANTUTERNAK merupakan platform investasi digital yang bertujuan untuk melakukan pemberdayaan peternak. Latar belakang inisiasi BANTUTERNAK adalah kondisi populasi peternak di Indonesia yang setiap tahun mengalami penurunan, sedangkan konsumsi protein hewani terus meningkat.

“Hal inilah yang menjadi keresahan saya sebab Indonesia bisa kekurangan bahan pangan dan tentu akan mengandalkan impor. Oleh sebab itu, BANTUTERNAK lahir sebagai mitra ternak untuk desiminasi teknologi dan pengetahuan kepada peternak,” terangnya.

BANTUTERNAK juga memberikan penjelasan terkait pengalaman dalam memberdayakan peternak sehingga usaha yang dijalankan mendapat keuntungan. Teknologi ini menghubungkan antara peternak dengan investor, serta memberikan pembelajaran dan pemantauan kepada peternak supaya usaha yang dijalankan dapat sesuai dengan Standard Operational Procedure untuk mencapai target produksi.

“Saat ini, BANTUTERNAK telah bekerja sama dengan ribuan peternak di berbagai daerah di Indonesia. Peternak diberikan pendampingan dari pembelian bibit, pakan konsentrat, kesehatan ternak, dan penjualan ternak,” imbuhnya.

Sumber: ugm.ac.id

Post Terkait:

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Peran Startup di Sektor Akuakultur Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi…
  • DELAPAN WINDU FKH UGM YOGYAKARTA Peran Dokter Hewan saat ini diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat yang berwawasan lingkungan. Berikut paparan Prof Dr Drh Bambang Sumiarto SU MSc, Dekan Fakultas Kedokteran…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • Ketika Ternak (Jangan) Diserang Cacing Marilah berorientasi pada pengendalian penyakit, tindakan konprehensif yang tidak semata-mata menekankan pada pengobatan untuk mengobati setelah kasus penyakit terjadi.Itulah yang ingin dikatakan Hanafiah dan Dwi…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • PAKAN MAHAL JANGAN SAMPAI GAGAL Fokus Infovet edisi 164 Maret 2008(( Harga pakan terus merangkak naik. Harga jual hasil produksi daging dan telur tidak kunjung baik. Gairah para peternak sedang…
  • YANG HARUS DIKERJAKAN PETERNAK 2009 YANG HARUS DIKERJAKAN PETERNAK 2009((Apa yang harus dikerjakan oleh peternak menghadapi percaturan bisnis perunggasan di tahun 2009 nanti? ))Prof Drh Charles Ranggatabbu MSc PhD yang…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Peran Startup di Sektor Akuakultur by Agribisnis Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi…
  • DELAPAN WINDU FKH UGM YOGYAKARTA by Agribisnis Peran Dokter Hewan saat ini diperlukan untuk mewujudkan kesejahteraan Masyarakat yang berwawasan lingkungan. Berikut paparan Prof Dr Drh Bambang Sumiarto SU MSc, Dekan Fakultas Kedokteran…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal by Agribisnis Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH by Agribisnis (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…

  • 1,261,037
  • 656,661
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI