Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mengklaim bahwa saat ini Indonesia telah mampu mengekspor obat hewan ke 93 negara. Angka itu meningkat 35% bila dibandingkan periode 2015 yang berjumlah hanya 35 negara.
Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Ditjen PKH Kementan, Fini Murfiani, mengatakan sejalan dengan itu, nilai ekspor obat hewan juga terus meningkat setiap tahunnya.
Kementan mencatat, dalam kurun waktu 2015 sampai 2018, nilai ekspor obat hewan mencapai Rp23,54 triliun. Kemudian terdapat 10.231 juta dosis sediaan biologic, farmasetik, premiks, dan bahan baku obat hewan. Kuantitasnya mencapai 635,79 ribu ton.
“Nilai ekspor obat hewan yang terus meningkat setiap tahun tidak terlepas dari adanya penjaminanan mutu, khasiat, dan keamanan obat hewan tersebut,” kata Fini dalam pelepasan ekspor obat hewan oleh PT Nutricell Pasific di Jakarta, www.wartaekonomi.co.id, Rabu (6/2/2019).
Peningkatan nilai ekspor ini lanjut dia tentunya sangat menggembirakan bagi dunia usaha di bidang obat hewan. Hal ini menunjukkan bahwa obat hewan mempunyai kontribusi yang besar dalam peningkatan devisa negara. Sekaligus merupakan keberhasilan yang luar biasa dari Kementerian Pertanian dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat terutama di bidang obat hewan.
Ia pun mengapresiasi langkah ekspor obat hewan yang dilakukan PT Nutricell Pasific sebanyak 6 ton obat atau senilai US$ 2,4 miliar ke Vietnam.”Sebanyak enam ton produk tersebut diekspor ke Vietnam. Ini merupakan komitmen kita untuk meningkatkan nilai ekspor sehingga produk Indonesia yang berkualitas semakin dikenal di dunia,” kata Fini.
Fini mengatakan nilai ekspor produk obat hewan ke Vietnam selama tahun 2018 untuk sediaan biologik sebanyak 1,2 miliar dosis dengan nilai Rp51,99 miliar. Sediaan farmasetik sebanyak 170.368 ton senilai Rp18 miliar. Sedangkan untuk sediaan premiks dan bahan baku obat hewan sebanyak 9,5 juta ton dengan nilai sebesar Rp217,4 miliar. sehingga total ekspor obat hewan ke Vietnam pada tahun 2018 sebanyak Rp287,4 miliar.(Ef)
Post Terkait:
- MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
- KEMENTAN EKSPOR BAHAN BAKU OBAT HEWAN SEDIAAN… Pasuruan_Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor perdana bahan baku asal hewan sediaan premiks dalam hal ini Feed Suplement yang berupa Tryptophan Granule (asam amino pakan hewan)…
- Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
- Hitung Potensi Usaha Budidaya Sidat Skala Rumahan Ikan sidat adalah nama lain dari unagi dalam istilah Jepang, potensi usaha budidaya ikan sidat mulai menjadi incaran investor asing. Ikan sidat berasal dari Indonesia,…
- Cacingan dan Pengobatannya | Majalah Infovet I… Edisi 167 Juni 2008Penyakit cacing atau helminthiasis terkadang masih kurang diperhatikan karena tidak menimbulkan kematian yang mendadak dan tinggi sepertinya halnya penyakit viral (misal ND…
- NAIK 9,05 PERSEN LABA PT KALBE FARMA TBK PT Kalbe Farma Tbk, ciamik sepanjang 2020, pandemi tak menyurutkan pertumbuhan pendapatan perseroan. Walhasil, laba bersihnya pun meningkat. Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2021,…
- Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
- Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
- Berbagai Metode Pengobatan Penyakit Parasitik (( Berbeda-beda tetapi tetap satu juga? Kiranya begitu. Banyak jalan menuju Roma, banyak obat melawan penyakit parasit, demi kesehatan ternak kita. ))Narasumber pada Pasca Sarjana…
- 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…