Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

MONITORING VARIAN VIRUS HPAI KITA

Posted on

Fokus Infovet edisi 169 Agustus 2008

(( Dengan demikian kita dapat mengerti bagaimana proses monitoring varian virus AI di tanah air kita Indonesia. Berbagai kemungkinan dapat terjadi dalam monitoring itu. ))

Bagaimana monitoring varian-varian virus HPAI (Highly Pathogenic Avian Influenza) di Indonesia? Dr Ronald N Thornton seorang ahli epidemiologi FAO di Jakarta dalam pertemuan perkembangan dari Proyek OFFLU (OIE/FAO Animal Influenza Network) kerjasama Pemerintah Indonesia dengan FAO/OIE belum lama ini di Jakarta menyampaikan bahwa ada tujuan yang jelas dari pengumpulan sampel virus itu harus dilakukan secara intensif.

Menurut Ronald, identifikasi antigenik dan genetik dari varian-varian virus HPAI adalah untuk memutuskan jenis bibit vaksin yang digunakan pada area pengendalian penyakit yang diprioritaskan di Indonesia; secara historis sampel virusnya ada atau eksis; sampel-sampelnya representatif atau dapat dipertanggungjawabkan dengan koleksi yang dapat diperbarui; dilakukan pada seluruh sektor produksi unggas; dan terkait dengan kasus-kasus yang secara khusus sangat penting seperti kematian orang dan presentasi yang tidak diperlukan.

Ronald menyampaikan bahwa penentuan distribusi dari tipe-tipe virus adalah berdasar spesies. Lokasi dan sektor. Hal-hal penting yang khusus untuk hal ini harus diperhatikan. Adapun fokus koleksi isolat utama dari tujuan mengumpulkan sampel secara intensif adalah berdasar pada penyebaran penyakit yang signifikan untuk pengendalian penyakit berdasar penyebaran secara geografis, penyebaran sektoral dan hasil-hasil yang tampak termasuk kegagalan vaksinasi.

Dikatakan Ronald, berbagai lembaga dilibatkan dalam proses monitoring varian virus itu di antaranya unit pengendalian AI Dirjennak yang dikenal dengan nama CMU (Control Monitoring Unit) dengan berbagai instrumennya termasuk yang di lapangan dengan menggunakan investigasi wabah, Balai Besar Penelitian Veteriner (Bbalitvet), industri unggas komersial dan universitas-universitas.

Tutur Ronald, perkembangan hasil koleksi itu tercatat sumber yang berasal dari Denpasar, Wates, peternakan sektor 1 dan 2, bukittinggi, Universitas Udayana dan diharapkan kerjasama daerah lain sebelum Agustus ini.

Lanjutnya, prosedur pembagian sampel meliputi prosedur yang difasilitasi oleh Direktur Kesehatan Hewan Dirjennak, CMU dan FAO; persetujuan transfer material disiapkan dengan daftar isolat dan ditandatangani oleh laboratorium penyedia dan penerima sampel isolat; permintaan untuk ijin ekspor harus minta ijin Direktur Kesehatan Hewan Dirjennak; sampel dikirim via IATA kurir yang disetujui dan diselenggarakan oleh FAO.

Masih menurut Ronald, permintaan sampel-sampel terkini yang sudah terlaksana adalah sampel dapat dipakai, cepat prosesnya, tidak mahal, kualitasnya bervariasi, mungkin tidak merefleksikan profil jenis virus yang terkini dan data pembantu yang mungkin bervariasi. Adapun permintaan sampel-sampel baru adalah yang secara logis sulit dipastikan, lambat, mahal, kualitas sampelnya bagus, representatif, dan informasi pembantu yang baik.

Dengan demikian kita dapat mengerti bagaimana proses monitoring varian virus AI di tanah air kita Indonesia. Berbagai kemungkinan yang positif dan negatif dapat terjadi dalam monitoring itu. Sebagai bangsa yang mencintai tanah air Indonesia, kita lakukan upaya yang terbaik dengan mendukung segala sesuatunya dijalankan secara baik, adil dan benar.

Pasar Unggas

Sementara itu Drh Indi Dharmayanti MS dari Balai Besar Penelitian Veteriner Bogor pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa ada keterkaitan erat antara pasar unggas, virus AI tipe H5N1 dan pengambilan contoh virus di lapangan. Pasar unggas merupakan suatu aspek penting dalam kehidupan di mana tempat ini merefleksikan budaya dan tradisi lokal. Pasar unggas ini di Indonesia merupakan pasar ayam yang penting.

90 persen persediaan dari ayam merupakan sistem pasar tradisional. Sayangnya, pasar unggas unggas tradisional ini berimplikasi pada penyebaran penyakit seperti SARS, Kolera dan infeksi streptokokus babi. Ada peningkatan kejadian bahwa pasar unggas tradisional adalah tempat berkembang, bercampur, dan berbiaknya virus avian influenza termasuk H5N1.

Penelitian menunjukkan adanya virus AI H5N1 di pasar unggas. Jajak data usaha di Indonesia dan negara-negara lain telah mengidentifikasi bahwa pasar merupakan tempat yang baik bagi virus AI. Data-data Bbalitvet yang menunjukkan bahwa ayam-ayam dari pasar unggas itu terbukti positif virus AI antara lain dari Bbalitvet, data lapangan Unit Pengendalian Penyakit AI Ditjennak, studi di Bali, rumah kolektor unggas sentinel, dan data di Guangzhou dari kandang hewan. Pengalaman di Hongkong, mereka menggunakan sebuah studi kontrol kasus untuk mengidentifikasi faktor resiko yang mungkin untuk menyebarkan virus AI tipe H5N1.

Selanjutnya peran pasar unggas ini akan dijelaskan lebih rinci dalam Artikel Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI. (YR)

Post Terkait:

  • PROYEK MONITOR AI UNTUK KEBIJAKAN TEPAT Fokus Edisi 169 Agustus 2008PROYEK MONITOR AI UNTUK KEBIJAKAN TEPAT(( Sangat terasa betapa tidak main-mainnya proyek ini. Keberhasilan dari proyek ini jelas didambakan oleh segenap…
  • Telisik Performa Ekonomi Budidaya Udang Vaname… Masa keemasan udang windu pudar, sedangkan vaname naik daun. Sebagai salah satu komoditas andalan ekspor perikanan budidaya, perkembangannya begitu mendapat banyak perhatian. Berbagai metode budidaya…
  • STRAIN VAKSIN GENETIK REVERSE UNTUK MASA DEPAN Infovet Edisi 169 Agustus 2008STRAIN VAKSIN GENETIK REVERSE UNTUK MASA DEPAN(( Mengapa menggunakan teknologi genetik reverse untuk jenis bibit vaksin masa depan? ))Secara historis strain…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERN GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERNPotensi genetik ayam broiler terus ditingkatkan untuk menghasilkan ayam-ayam yang efektif dalam pemanfaatan pakan sehingga tujuan untuk memproduksi daging semakin efisien.…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • Quo Vadis Kebijakan Vaksin AI di Indonesia Oleh: Drh Abadi Sutisna MSiAlhamdulillah sampai akhir tahun 2009 Avian Influenza alias ”flu ayam” masih eksis di Indonesia, walaupun kasusnya tidak sehebat tahun-tahun sebelumnya. Sebenarnya…
  • PENYAKIT 2006, KEBANGKRUTAN, PEMBERANTASAN DAN KESERIUSAN (( Penyakit-penyakit itu jelas merugikan dan membangkrutkan dunia peternakan serta bahkan juga memungkinkan manusia tertular. Ada yang dapat menyebabkan kerugian langsung yang dapat dilihat dan…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • PERKEMBANGAN KASUS AVIAN INFLUENZA DAN SOLUSINYA Kasus Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) masih banyak terjadi di dunia. China merupakan negara yang paling banyak mengalami wabah yang disebabkan oleh beberapa strain virus…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • PROYEK MONITOR AI UNTUK KEBIJAKAN TEPAT by Agribisnis Fokus Edisi 169 Agustus 2008PROYEK MONITOR AI UNTUK KEBIJAKAN TEPAT(( Sangat terasa betapa tidak main-mainnya proyek ini. Keberhasilan dari proyek ini jelas didambakan oleh segenap…
  • Telisik Performa Ekonomi Budidaya Udang Vaname… by Agribisnis Masa keemasan udang windu pudar, sedangkan vaname naik daun. Sebagai salah satu komoditas andalan ekspor perikanan budidaya, perkembangannya begitu mendapat banyak perhatian. Berbagai metode budidaya…
  • STRAIN VAKSIN GENETIK REVERSE UNTUK MASA DEPAN by Agribisnis Infovet Edisi 169 Agustus 2008STRAIN VAKSIN GENETIK REVERSE UNTUK MASA DEPAN(( Mengapa menggunakan teknologi genetik reverse untuk jenis bibit vaksin masa depan? ))Secara historis strain…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” by Agribisnis (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERN by Agribisnis GUMBORO PADA AYAM BROILER MODERNPotensi genetik ayam broiler terus ditingkatkan untuk menghasilkan ayam-ayam yang efektif dalam pemanfaatan pakan sehingga tujuan untuk memproduksi daging semakin efisien.…

  • 1,262,053
  • 657,358
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI