Optimalisasi Kandang Closed House Untuk Broiler Modern

Teknologi kandang closed house untuk ayam broiler modern.

Ibarat persaingan kompetisi sepakbola modern yang sangat ketat di era modern ini, bisnis perunggasan juga mengalami situasi yang sangat ketat dan membutuhkan strategi jitu untuk memenanginya. kunci suksesnya terletak pada peningkatan efisiensi produksi dan ini bisa tercapai jika performa ayam broiler yang dipelihara sesuai dengan potensi genetiknya, sehingga otomatis biaya produksinya akan lebih efisien. Salah satu critical points keberhasilan peternak ditentukan oleh jenis kandang.


Kandang ayam modern closed house dipakai di peternakan broiler (ayam pedaging) untuk memberikan iklim yang sesuai untuk ayam, menambah density dan mendapatkan performance yang baik. Ada beberapa keunggulan dari sistem kandang cloused house, diantaranya sebagai berikut: 
1. Minimalisir dampak perubahan karena suhu lingkungan dengan cara:
    • Kondisi panas ada sarana plafon dan cooling system (masa growing).
    • Kondisi dingin ada sarana pemanas (masa brooding).
2. Optimalisasi produktivitas dengan cara meningkatkan density ayam 1:15-18 (pada kandang terbuka 1:8-10 ). Potensi kandang closed house per meter persegi dapat menghasilkan 30-40 kg dengan berat rata-rata per ekor ayam 1,8-2 kg. tentunya dengan strategi penjarangan ayam disesuaikan dengan potensi kipas dan potensi ruang kandang.
3. Temperatur yang dirasakan ayam atau temperatur efektif pada kandang closed house mudah diatur sesuai dengan kebutuhan hidup ayam. Hal ini dengan pengaturan ventilasi dengan didasarkan atas suhu dan kelembaban di kandang dengan aktual pencapaian berat badan ayam tersebut.
4. Sistem biosecurity lebih mudah diterapkan karena adanya pembatas zona kotor dan bersih dengan pagar tertutup, serta tingkat tantangan penyakit lebih rendah dibanding kandang terbuka.
5. Potensi Average Daily Gain (ADG) atau pertambahan berat badan harian ayam lebih baik dan juga lebih seragam, hal ini dikarenakan kondisi ayam yang lebih nyaman karena kebutuhan dasarnya terpenuhi dengan manajemen kandang closed house yang baik.
6. Lighting program lebih baik dan seragam dengan intensitas cahaya sesuai dengan kebutuhan ayam pada tingkat umurnya masing-masing.
7. Potensi pencapaian performance yang lebih baik, sehingga cost ayam per kg lebih efisien.
8. Pencucian kandang lebih mudah, sehingga bibit penyakit lebih sedikit.


Melihat potensi kandang closed house, penulis ingin berbagi langkah praktis menjalankan operasional closed house sebagai berikut: ***

Oleh: Drh Sumarno

(Senior Manager Poultry Health,

PT Sierad Produce, Tbk)



Selengkapnya baca Majalah Infovet edisi 284 Maret 2018…

Similar Posts:

Baca Juga:   UPAYA MENCEGAH AI DAN PIB, SUDAH SEJAUHMANA?

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.