PETERNAK: JAGUNG IMPOR SIMPAN SEBAGAI CADANGAN

Ilustrasi jagung (Foto: Pixabay)

Peternak ayam meminta kepada pemerintah, agar jagung impor untuk pakan disimpan ketika panen raya. Sekretaris Jenderal Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar), Leopold Halim mengatakan saat ini panen jagung sudah mulai berlangsung di beberapa lokasi. Ia memperkirakan panen akan berlangsung hingga akhir April nanti.

“Sudah mulai panen sedikit-sedikit ini. Jadi panen raya itu April dan kemungkinan akhir April sudah mulai sedikit,” jelas pria yang akrab disapa Atung ini, Kamis (14/2/2019).

Lebih lanjut, ia menyarankan agar pemerintah bisa jagung yang diimpor sebagai cadangan. Langkah itu agar tidak menyinggung sekaligus merugikan petani jagung lokal.

“Kita sagai peternak pasti menyerap (jagung) lokal, apapun. Tapi lihat situasi, sebaiknya pemerintah tahan (jagung impor), nggak jual dulu. Jadi disimpan untuk buffer stock saat bulan Juli-Agustus kosong,” ungkap dia.

Sebagai informasi, saat ini Perum Bulog sedang mengimpor jagung sebanyak 30 ribu ton dan 150 ribu ton yang ditargetkan masuk pada Februari dan Maret ini. (Sumber: finance.detik.com)

Baca Juga:   PERTAMA DI INDONESIA! NUGGET, SOSIS, DAN BAKSO AYAM KEMASAN SERBA Rp.10.000

Agribiz Network

Similar Posts:

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.