Breaking News

WEBINAR INTERNASIONAL INTERAKTIF MELALUI DARING BERTAJUK ECO ASIA POULTRY HEALTH CONFERENCE

Sebuah webinar internasional interaktif melalui daring bertajuk Eco Asia Poultry Health Conference dihelat pada 8 Desember 2020. Webinar tersebut berfokus  membahas tentang perunggasan dari segi market, kesehatan hewan, dan teknologi terkini dunia perunggasan. Webinar yang rencananya berlangsung dua hari tersebut digagas Eco Animal Health, salah satu perusahaan ternama di dunia asal Inggris. Narasumber yang menjadi pembicara dalam acara tersebut pun merupakan para ahli di bidang perunggasan dari seluruh dunia yang tentunya bukan kaleng – kaleng.

Piotr Postepski selaku Global Sales Director dari Eco Animal Health dalam sambutannya mengatakan bahwa wabah Covid-19 yang melanda dunia beberapa bulan belakangan mengubah cara manusia dalam bekerja, termasuk di sektor peternakan. Namun begitu menurutnya wabah tidak boleh menyurutkan semangat para insan perunggasan, utamanya praktisi perunggasan untuk tetap bergerak maju. Bahkan menurutnya ini adalah suatu tantangan yang harus dihadapi bersama.

“Ini juga tidak menjadi halangan bagi kita untuk terus maju, dan acara ini kami dedikasikan agar kita tetap up to date mengenai sektor perunggasan global. Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita semua,” tutur dia.

Hari pertama tema webinar meliputi pasar, breed, dan tren penggunaan antibiotik. Masing – masing tema dibawakan oleh satu narasumber yang ahli dalam bidangnya.

Topik pertama mengenai dampak wabah Covid-19 dan ASF terhadap sektor perunggasan dan perbabian dunia di tahun 2021 dibawakan oleh Nan-Dirk Mulder Senior Animal Protein Specialist Rabobank. Dalam presentasinya ia banyak membahas kerugian dan penurunan produksi pada babi akibat wabah ASF, selain itu ia juga membahas wabah AI yang melanda Uni Eropa dimana berpengaruh cukup siginifikan pada produksi perunggasan Eropa utamanya Negeri Belanda.

Dalam kesempatan yang sama Bart Stokvis Technical Service Manager Hendrix Genetics menyampaikan presentasinya mengenai layer dan Indukan (PS & GPS) modern. Brat mengatakan kedepannya tantangan akan semakin berat dalam menghasilkan bibit, oleh karenanya efisiensi harus ditingkatkan.

Presentasi akhir pada hari itu ditutup oleh pemaparan Esther Schonewille Global Poultry Technical Manager Eco Animal Health. Esther banyak membahas bagaimana beternak dengan prinsip less antibiotic use. Hal ini dikarenakan semakin mengkhawatirkannya resistensi antimikroba yang terjadi di dunia. Esther banyak menekankan pada manajemen pemeliharaan dan housing yang moderdn serta pemanfaatan teknologi terbaru dan mutakhir dalam menjaga kesehatan ayam.

Sumber : http://www.majalahinfovet.com/ (CR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *