Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

WEBINAR NASIONAL: GIZI AYAM DAN TELUR TINGKATKAN IMUNITAS DAN KESEHATAN TUBUH

Posted on
Selasa, 25 Mei 2021. “Gizi Ayam dan Telur untuk Meningkatkan Imunitas dan Kesehatan” menjadi tema yang diangkat dalam Webinar Nasional rangkaian kegiatan Edukasi Gizi Ayam dan Telur 2021 yang juga akan digelar di Bandung pada 29 Mei 2021.
Kegiatan webinar ini mendapat apresiasi penuh dari Ketua Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil, yang merupakan istri dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
“Saya sangat apresiasi sekali kepada penyelenggara dan semua pihak terkait dalam kegiatan ini. Saya harap ibu-ibu PKK terus membantu menyebarkan pentingnya konsumsi ayam dan telur bagi keluarga untuk meningkatkan konsumsi protein hewani,” kata Atalia dalam sambutannya. Daging dan telur ayam merupakan protein hewani paling murah dibanding protein hewani lainnya.
Kendati demikian, saat ini masih banyak isu-isu negatif mengenai ayam dan telur yang beredar di masyarakat. Seperti isu pemberian hormon pada daging broiler, kolesterol pada telur, penyebab bisul, hingga alergi yang membuat masyarakat takut. Ketidaktahuan informasi akan manfaat ayam dan telur membuat konsumsinya di Indonesia rendah dibanding negara ASEAN lainnya.
Hal itu seperti disampaikan Dewan Penasehat Asosiasi Obat Hewan Indonesia (ASOHI), Drh Rakhmat Nuriyanto MBA, yang menjadi narasumber. Ia menjelaskan, konsumsi telur di Indonesia baru 150 butir/kapita/tahun dan konsumsi daging ayam hanya 15 kg/kapita/tahun, sementara Malaysia sudah mencapai sekitar 300an butir/kapita/tahun dan daging ayam 33 kg/kapita/tahun.
“Produksi ayam dan telur itu tanpa penyuntikan hormon, tidak ada penelitian/rekomendasi penggunaan hormon pada ayam, pemerintah Indonesia juga melarang penggunaan hormon pertumbuhan. Ayam cepat besar itu karena dilakukan seleksi genetik, perbaikan teknologi pakan, pemeliharaan dan obat,” jelas Rakhmat.
Sementara untuk alergi, lanjut Rakhmat, hanya 1,5% orang dewasa dan 6% anak-anak alergi terhadap satu/berbagai bahan makanan. Untuk kejadian alergi pada telur memang ada, namun sedikit sekali, sementara alergi pada daging ayam sama sekali tidak ada.
“Beberapa isu-isu itulah yang sering disalahpahami oleh masyarakat. Padahal kedua pangan hewani tersebut masih menjadi pedoman gizi seimbang di banyak negara. Negara-negara yang konsumsi protein hewaninya tinggi memiliki angka usia harapan hidup yang lebih baik,” ungkap dia.
Mengenai gizi ayam dan telur juga disampaikan oleh Praktisi Kesehatan Anak, dr Triza Arif Santosa SpA. Ia memaparkan zat gizi dan mikronutrien yang terkandung dalam ayam dan telur, diantaranya Lutein, Xantin pada telur (fungsi pengelihatan, mencegah katarak dan kebutaan), Kolin, asam lemak Omega 3 pada telur (fungsi kecerdasan, mencegah demensia), kandungan vitamin A, D dan E, kemudian vitamin B komplek, zat besi dan zink pada daging ayam, memiliki komponen bioaktif/peptida protein (pada unggas) diantaranya Karnosin, Anserin, L-Karnitin, sebagai antioksidan melawan radikal bebas dan anti-stres/kelelahan, serta mengandung selenium antioksidan.
“Kalau kita bicara ayam dan telur ini merupakan protein dengan asam amino lengkap dan paling murah dibanding protein hewani lainnya. Untuk ibu hamil dan menyusui sangat dianjurkan sekali guna menunjang kesehatan bayinya,” kata Triza.
Lebih lanjut dijelaskan, kandungan lemak dan protein dalam 100 gram daging ayam memiliki lemak total (14 gram), lemak jenuh (3,8 gram), protein (27 gram), sedangkan per 100 gram telur memiliki lemak total (11 gram), lemak jenuh (3,3 gram) dan protein (13 gram).
“Yang sering dikhawatirkan adalah kandungan lemaknya, penyebab kolesterol, padahal lemak ini kan ada yang baik dan buruk bagi tubuh. Jadi tak usah khawatir konsumsi daging dan telur ayam, kandungan lemak jenuhnya sedikit. Oleh karena itu, konsumsi dua butir telur sehari masih sangat dianjurkan,” ucap dia. Hanya saja yang perlu diperhatikan adalah proses pengolahan/pencampuran/pemasakan daging dan telur ayam agar kandungan lemaknya tidak meningkat dan proteinnya tetap tinggi.
Pembicara (dari atas kiri): Rakhmat Nuriyanto, Triza Arif Santosa dan Jafar Ismail. (Foto: Infovet/Ridwan)
Kegiatan yang dihadiri sebanyak 500 orang peserta ini juga menghadirkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Ir H. Jafar Ismail MM, yang membahas mengenai penyediaan protein hewani asal unggas di Jawa Barat.
Sumber http://www.majalahinfovet.com/ (RBS)

Post Terkait:

  • PEMDA JAWA BARAT DAN PINSAR INDONESIA GEBRAK… Pemerintah Jawa Barat (Jabar) dan Pinsar (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat) Indonesia yang difasilitasi PT Gallus Indonesia Utama (Majalah Infovet) dan USSEC (U.S Soybean Export Council)…
  • BAGI-BAGI TELUR DI PERINGATAN HARI TELUR SEDUNIA Asosiasi Perunggasan baik petelur maupun pedaging di bawah koordinasi Pusat Informasi dan Pasar (Pinsar) Unggas Nasional mengkampanyekan Hari Telur Sedunia yang jatuh pada 8 Oktober…
  • Aksi Dukung Swasembada Daging Sapi 2014 Lewat Radio… Drh Untung Satriyo saat on air dialog interaktif di RRI Yogyakarta dengan tema peran dokter hewan dalam mendukung target swasembada daging sapi 2014. Tepat satu…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • HARGA DAN PASOKAN DAGING SAPI MENJELANG IDUL FITRI 1442 H Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Yayasan CBC Indonesia mengadakan webinar "Harga dan Pasokan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri 1442 H”, pada Jumat (7/5/2021). Pada…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
  • Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • CAMAR DI PETERNAKAN BROILER | Majalah Infovet I… CAMAR DI PETERNAKAN BROILER(( Faktor-faktor utama manajemen pemeliharaan broiler modern difokuskan pada tiga hal mendasar, yakni cahaya, makanan dan air (CAMAR). Sinergisme CAMAR dengan faktor…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • PEMDA JAWA BARAT DAN PINSAR INDONESIA GEBRAK… by Agribisnis Pemerintah Jawa Barat (Jabar) dan Pinsar (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat) Indonesia yang difasilitasi PT Gallus Indonesia Utama (Majalah Infovet) dan USSEC (U.S Soybean Export Council)…
  • BAGI-BAGI TELUR DI PERINGATAN HARI TELUR SEDUNIA by Agribisnis Asosiasi Perunggasan baik petelur maupun pedaging di bawah koordinasi Pusat Informasi dan Pasar (Pinsar) Unggas Nasional mengkampanyekan Hari Telur Sedunia yang jatuh pada 8 Oktober…
  • Aksi Dukung Swasembada Daging Sapi 2014 Lewat Radio… by Agribisnis Drh Untung Satriyo saat on air dialog interaktif di RRI Yogyakarta dengan tema peran dokter hewan dalam mendukung target swasembada daging sapi 2014. Tepat satu…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • HARGA DAN PASOKAN DAGING SAPI MENJELANG IDUL FITRI 1442 H by Agribisnis Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Yayasan CBC Indonesia mengadakan webinar "Harga dan Pasokan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri 1442 H”, pada Jumat (7/5/2021). Pada…

  • 1,202,964
  • 606,808
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI