Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Ongkos Mahal, Importir Sapi Cari Alternatif Australia

Posted on
Sejumlah pedagang dan pembeli bertransaksi sapi di Pasar Hewan Kliwonan, Wirosari, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (15/1/2019). Berdasarkan data Kementerian Pertanian (Kementan), program Upaya Khusus Sapi Wajib Bunting (Upsus Siwab) telah menghasilkan kelahiran anak sapi sebanyak 2,74 juta ekor dengan keuntungan Rp21,9 trilun sepanjang 2017 hingga 2018. – Antara/Aditya Pradana Putra

Australia berencana mengurangi jumlah ekspor sapi hidup dalam satu sesi pengapalan. Sebagai langkah antisipasi kenaikan harga, importir sapi hidup mencari negara lain sebagai pemasok alternatif.

Direktur Eksekutif Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) Joni P. Liano mengatakan, para importir sapi di Indonesia akan menghitung potensi kenaikan harga sapi per ekor yang diimpor dari Australia apabila kebijakan pengurangan ekspor itu resmi dijalankan oleh Negeri Kanguru.

Di sisi lain, para importir Indonesia akan bernegosiasi dengan para eksportir sapi bakalan dari Australia untuk menetapkan harga produk hewan hidup tersebut.

“Kalau misal hitung-hitungannya ada pembengkakan yang cukup tinggi di harga per ekornya, kami akan cari negara lain sebagai tujuan impor sapi bakalan kita. Ada negara produsen yang potensial seperti Meksiko, Brasil, dan Afrika Selatan,” katanya saat dihubungi Bisnis.com, Minggu (5/5).

Dia mengakui ongkos logistik apabila mengimpor sapi hidup dari Meksiko, Brasil dan Afrika Selatan (Afsel) memang lebih tinggi dibandingkan dengan mengimpor sapi hidup dari Australia. Namun, dia memperkirakan harga sapi bakalan per ekor di negara-negara tersebut lebih murah dibandingkan dengan di Australia.

Dia mengatakan, importir sapi Indonesia terpaksa akan mengalihkan impornya apabila negara-negara seperti Meksiko, Brasil, dan Afsel tersebut bersedia menawarkan harga sapi bakalan yang lebih murah dibandingkan dengan Australia sehingga dapat mengompensasi tingginya ongkos kirim dari negara-negara tersebut.

“Kebijakan Australia ini nanti akan membuka persaingan yang lebih sehat dengan negara eksportir sapi lainnya. Tinggal bagaimana nanti, apakah eksportir Australia mau menurunkan harga sapinya demi mengompensasi ongkos kirim yang lebih mahal pascakebijakan pembatasan ekspornya,” jelasnya.

Di sisi lain, dia juga menyatakan, peralihan impor sapi dari Australia ke negara lain dapat terjadi apabila Partai Buruh Australia melaksanakan janji kampanyenya untuk menghentikan ekspor hewan hidupnya.

Selama ini, menurutnya, impor sapi bakalan dari Australia mencapai 90% dari total impor RI atas produk tersebut. Data Gapuspindo menyebutkan, pada tahun lalu, total impor sapi hidup setara daging sapi Indonesia mencapai 119.620 ton.

Joni melanjutkan, saat ini pemerintah telah mengeluarkan izin atas impor 500.000 ekor sapi bakalan yang berlaku selama 1 tahun. Sepanjang Januari—April 2019, realisasi impor mencapai 120.000 ekor.(Evi)

Post Terkait:

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • HARGA DAN PASOKAN DAGING SAPI MENJELANG IDUL FITRI 1442 H Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Yayasan CBC Indonesia mengadakan webinar "Harga dan Pasokan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri 1442 H”, pada Jumat (7/5/2021). Pada…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • SISI INTERNAL SISKESWANAS DAN PERDAGANGAN BEBAS SISI INTERNAL SISKESWANAS DAN PERDAGANGAN BEBAS(( Semua kekuatan mestinya dimulai dari sisi internal. Bila sisi internal kuat, sisi eksternal akan dapat disikapi atau menyikapi. ))Berbagai…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • Pemerintah Buka Peluang Swasta untuk Impor Daging… Pemerintah berencana membuka keran impor daging sapi dan sejenisnya untuk perusahaan swasta dari negara selain Australia dan Selandia Baru. Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan langkah…
  • Impor Macet, Pasokan Daging Sapi Terganggu Ketersediaan daging sapi sampai akhir tahun ini berpotensi terganggu seiring macetnya rekomendasi pemasukan sapi bakalan dari Kementerian Pertanian. Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong (Gapuspindo)…
  • Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
  • Aksi Dukung Swasembada Daging Sapi 2014 Lewat Radio… Drh Untung Satriyo saat on air dialog interaktif di RRI Yogyakarta dengan tema peran dokter hewan dalam mendukung target swasembada daging sapi 2014. Tepat satu…
  • Pahlawan Devisa Itupun Tergantikan oleh Peternakan Oleh : Danang Herry MantoroSatu nusa satu bangsa satu bahasa kitaTanah air pasti jayaUntuk selama lamanyaIndonesia merdekaIndonesia pusakaNusa bangsa dan bahasaKita bela bersama….Sepenggal lagu kebangsaan…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 by Agribisnis Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • HARGA DAN PASOKAN DAGING SAPI MENJELANG IDUL FITRI 1442 H by Agribisnis Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran bekerjasama dengan Yayasan CBC Indonesia mengadakan webinar "Harga dan Pasokan Daging Sapi Menjelang Idul Fitri 1442 H”, pada Jumat (7/5/2021). Pada…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton by Agribisnis (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • SISI INTERNAL SISKESWANAS DAN PERDAGANGAN BEBAS by Agribisnis SISI INTERNAL SISKESWANAS DAN PERDAGANGAN BEBAS(( Semua kekuatan mestinya dimulai dari sisi internal. Bila sisi internal kuat, sisi eksternal akan dapat disikapi atau menyikapi. ))Berbagai…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS by Agribisnis Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…

  • 1,202,964
  • 606,808
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI