Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Pesisir Barat, Primadona Baru Petambak Udang Lampung

Posted on

Sempat mengalami penurunan produksi tidak lantas membuat para petambak udang Lampung pasrah. Didukung soliditas dan perasaan senasib yang kuat, para praktisi tambak saling berkomunikasi lewat forum yang mereka bentuk, Forum Komunikasi Praktisi Akuakultur (FKPA). Adanya wadah komunikasi ini sangat membantu para praktisi petambak, yang nota bene-nya adalah para manajer pengelola yang bertanggung jawab atas keberhasilan usaha budidaya.

Serangan wabah penyakit WFD (white feses disease) dan WSSV (white spot syndrom virus) beberapa tahun lalu masih menyisakan luka. Tak hanya lokal Lampung, serangan wabah penyakit ini berimbas pada penurunan produksi udang secara nasional. Maklum, selama ini Lampung menjadi lumbung udang andalan ekspor Indonesia.

“Informasi terakhir dari teman-teman DKP, produksi nasional beberapa tahun belakangan ini agak menurun. Hal ini disebabkan adanya serangan penyakit, baik di Jawa Timur dan Lampung. Penyakit yang terbaru adalah white feses disease (WFD),” tutur Abeng.

Jangan melawan alam

Ketua FKPA Korwil IV ini juga mengatakan bahwa kunci paling utama dalam menjalankan usaha budidaya udang yang terjamin keberlanjutannya adalah manajemen kualitas air. Di samping itu juga jeli menilai kondisi lingkungan.

“Yang pasti, kalau kita mau budidaya yang bagus, artinya suistinable-nya jalan, ya kita harus bersahabat dengan alam. Itu kuncinya. Selama kita bisa bersahabat dengan alam, Insya Allah, budidaya masih bisa berjalan dengan bagus. Saya yakin,” ucapnya meyakinkan.

Sebagai ketua Korwil yang membawahi para petambak di wilayah Padang Cermin, Punduh Pidada, dan Hanura, ia selalu mengingatkan rekan sesama petambak saat berkumpul bersama untuk tidak berusaha melawan alam.

“Tidak ada ceritanya manusia bisa melawan alam. Pasti digulung oleh alam. Inilah pentingnya mempelajari dan memahami karakteristik alam,” ujarnya.

Salah satu bentuk memahami alam itu dengan mengamati karakteristik tambak saat pergantian musim. Pada saat kondisi kemarau, cuaca panas terik menyebabkan salinitas air tambak menjadi tinggi. Sementara pada musim hujan, suhu air turun drastis. Selain itu, air hujan yang turun dari gunung menuju muara dan laut lepas membawa polutan organik. Air menjadi keruh dan bisa menimbulkan masalah jika diambil untuk mengisi tambak. Dengan memahami kondisi lingkungan, pola budidaya bisa disesuaikan.

Sulitnya persoalan sumberdaya air ini juga dialami oleh Bimo, salah seorang petambak dari Kalianda. Ia mengaku bahwa sumber air memanfaatkan air sungai yang juga dihunakan oleh 3 farm atau tambak lainnya. Selain sebagai air masuk, sungai itu juga digunakan sebagai tempat pembuangan.

“Ini karena jarak tambak yang terlalu jauh dari laut, sekitar 1 km,” terangnya.

Untuk mengatasi kelemahan tersebut, anggota FKPA ini juga menerapkan sistem tandon sebagai langkah biosekuriti.

Dampak serangan WFD selama dua tahun terakhir memang luar biasa. Produksi tambak menurun jauh dengan SR 50—70%. Indikasinya bisa dilihat. Pada saat beban bahan organik di perairan kolam mulai naik, seiring dengan banyaknya polutan yang kita masukkan dan ketidakmampuan pembudidaya mengelola limbahnya, penyakit ini akan muncul.

Meskipun demikian, dibandingkan dengan negara lain seperti Thailand, produksi per hektar Lampung secara garis besar masih terkategori standar, antara 12—15 ton/hektar. Untuk pesisir Lampung Timur, pesisir Selatan (Kalianda dan Teluk Lampung) sampai ke Padang Cermin tampaknya agak sulit meningkatkan kapasitas produskinya. Rata-rata 12—15 ton, dan angka paling top 20 ton/hektar. Angka tersebut bisa dicapai setelah ada perombakan di konstruksi kolam.

Selengkapnya>> Baca Info Akuakultur Edisi Mei 2015

Post Terkait:

  • Prospek Cerah Industri Hatchery Udang Bisnis udang dalam negeri, terutama udang jenis vaname, semakin menggeliat. Tak mengherankan, komoditas tambak ini merupakan salah satu produk dengan pangsa pasar tidak hanya domestik,…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • Tambak RtVe, Modal Kecil Untung Berlipat Selama ini, yang terbayang di benak masyarakat umum, budidaya udang identik dengan sistem bisnis padat modal, memerlukan lahan yang cukup luas, dan prosedur pemeliharaan yang…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • Budidaya Udang Windu Tetap Untung Meskipun Skala Kecil Meskipun saat ini kontribusinya dianggap lebih kecil dibandingkan budidaya udang vaname, budidaya udang windu masih menjadi pilihan para petambak skala kecil. Pernah menjadi salah satu…
  • Telisik Performa Ekonomi Budidaya Udang Vaname… Masa keemasan udang windu pudar, sedangkan vaname naik daun. Sebagai salah satu komoditas andalan ekspor perikanan budidaya, perkembangannya begitu mendapat banyak perhatian. Berbagai metode budidaya…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • TAHUN BERGANTI, MUSIM BERUBAH, PERNAFASAN BERPOLAH (( Pada layer atau broiler pun demikian, penyakit pun masih tercatat sebagai penyebab kerugian terbesar di peternakan. Dari sejumlah besar penyakit yang dapat menyerang ayam,…
  • KETIKA BIOSECURITY SELAMATKAN PETERNAKAN UNGGAS Kisah-kisah ini merupakan kisah kilas balik. Dengan kisah yang telah berlalu beberapa tahun saat wabah Avian Influenza merangsek dunia peternakan kita, kita dapat belajar banyak…
  • Peran Startup di Sektor Akuakultur Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Prospek Cerah Industri Hatchery Udang by Agribisnis Bisnis udang dalam negeri, terutama udang jenis vaname, semakin menggeliat. Tak mengherankan, komoditas tambak ini merupakan salah satu produk dengan pangsa pasar tidak hanya domestik,…
  • “FLU BURUNG: KITA TIDAK PERLU TAKUT!” by Agribisnis (( Kecil kemungkinan terinfeksi dari daging dan telur selama kita tidak mengkonsumsi daging atau telur burung dalam kondisi mentah. Peluang terjadinya infeksi pada peternak sendiri…
  • Tambak RtVe, Modal Kecil Untung Berlipat by Agribisnis Selama ini, yang terbayang di benak masyarakat umum, budidaya udang identik dengan sistem bisnis padat modal, memerlukan lahan yang cukup luas, dan prosedur pemeliharaan yang…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur by Agribisnis Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • Budidaya Udang Windu Tetap Untung Meskipun Skala Kecil by Agribisnis Meskipun saat ini kontribusinya dianggap lebih kecil dibandingkan budidaya udang vaname, budidaya udang windu masih menjadi pilihan para petambak skala kecil. Pernah menjadi salah satu…

  • 1,260,945
  • 656,589
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI