Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

MENGUPAS TITIK KRITIS MONITORING PERFORMA BROILER MODERN

Posted on
Diselenggarakan Webinar Nasional “Titik Kritis Monitoring Performa Broiler Modern Pasca Pelarangan AGP” dengan narasumber tunggal commercial broiler farm consultant, Drh Eko Prasetio. Secara daring bekerja sama dengan PT Gallus Indonesia Utama (GITA)
 
Webinar dilaksanakan dalam rangka peluncuran buku karya Eko Prasetio berjudul “Manajemen Kesehatan Broiler Modern” yang merupakan kumpulan artikel miliknya yang dimuat dalam Majalah Infovet. Buku tersebut terbit atas kerja sama dengan GITA Pustaka.

Dihadiri sekitar 95 peserta, Eko membahas secara mendalam bagaimana perkembangan broiler modern, regulasi pemerintah terkait pelarangan antibiotic growth promoter (AGP) dan titik kritis parameter performa broiler modern.

“Perkembangan broiler ini sangat tinggi dari waktu ke waktu, kenaikan produksi dagingnya sangat signifikan, sehingga menjadi bisnis yang eye catching di Asia. Saat ini pun manajemen perunggasan semakin lebih baik tiap tahunnya,” kata Eko mengawali pemaparannya.

Kendati demikian, tantangan terhadap bisnis perunggasan juga ikut meningkat, apalagi disaat kondisi pandemi COVID-19 ini.

“Kondisi pandemi membuat bisnis perunggasan terdampak menurun. Kemudian pasca pelarangan AGP juga menjadi dampak tersendiri, yang dibalik itu menuntut peternak lebih jeli dalam pemeliharaan unggas,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, dua tahun sejak AGP dilarang, tekanan dalam pemeliharaan unggas cukup meningkat. Kemunculan agen patogen seperti Nektorik Enteritis dan Koksidiosis cukup merepotkan peternak, selain agen infeksius lain seperti Mycoplasma, Chronic Respiratory Disease, Reovirus, Adenovirus dan lain sebagainya.

“Kita perlu montoring lebih rinci untuk memperkecil risiko serangan agen patogen. Monitoring parameter performa ayam ini menjadi sistem peringatan dini atau early warning system bagi para peternak,” ucap Eko.

Ia mengemukakan, monitor awal bisa dilakukan saat kedatangan DOC (day old chick), dengan mengevaluasi beberapa parameter, diantaranya rata-rata berat badan, keseragaman, suhu tubuh saat datang dan enam jam pasca tebar. Hal ini sekaligus untuk melihat bagaimana kualitas brooding yang diterapkan.

“Kemudian lakukan evaluasi di 24 jam pertama. Ini menjadi titik kunci pemeliharaan. Ada lima parameter yang perlu diperhatikan, yakni feed intake, suhu (°C), suhu kaki dan kepala, keterisian tembolok dan water intake. Misal apabila dilihat water intake-nya tinggi namun feed intake-nya rendah, kemungkinan ayam kepanasan, begitu sebaliknya. Jadi ada yang perlu dievaluasi juga dari penerapan brooding-nya. Jika semua parameter tadi baik, maka pemeliharaan di 24 jam pertama sudah tercapai,” jelas dia.

Langkah berikutnya, lanjut Eko, evaluasi minggu pertama mutlak harus dilakukan. Karena ini merupakan pondasi awal perkembangan tubuh unggas. Parameter berat rata-rata, feed conversion, keseragaman (tidak boleh turun dari 4%), total deplesi dan relative growth (RG) menjadi perhatian utama.

Ia mencontohkan pentingnya data RG. Data tersebut memberi manfaat untuk mengevaluasi tata laksana pemeliharaan pada saat penerimaan DOC sampai umur tujuh hari. Kemudian untuk mengevaluasi strategi pemeliharaan fase berikutnya, seperti penggunaan pemanas, pelebaran area brooding, ventilasi, manajemen sekam dan lain sebagainya, hingga berguna untuk perencanaan panen.

“Semua hal tersebut menjadi trigger kita untuk lebih teliti lagi, khususnya di fase-fase awal pemeliharaan unggas,” tukasnya.
 
Kata Mereka
Webinar yang dibarengi peluncuran buku “Manajemen Kesehatan Broiler Modern” karya Eko Prasetio ini, mendapat banyak apresiasi dari kalangan senior bidang peternakan dan kesehatan hewan.
 
Peluncuran buku “Manajemen Kesehatan Broiler Modern” karya Eko Prasetio. (Foto: Dok. Infovet)

 

Salah satunya Ketua Umum Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI), Drh M. Munawaroh.
 
“Saya sangat apresiasi, ilmu yang disampaikan oleh Drh Eko sangat komprehensif sekali. Buku yang diluncurkan ini sangat bagus isinya terkait manajemen kesehatan broiler modern,” kata Munawaroh.

Ungkapan senada juga disampaikan private poultry farm consultant, Tony Unandar, melalui rekaman suaranya karena berhalangan hadir.

“Yang jelas saya sungguh apresiasi kepada Pak Eko, dia mau berbagi ilmu yang bermanfaat kepada orang lain, ini menjadi awal yang sangat bagus. Selamat kepada Pak Eko yang sudah menerbitkan buku, semoga lebih maju dan berkarya lebih hebat lagi,” ungkap Tony.

Apresiasi juga datang dari Dewan Pembina GOPAN, Tri Hardiyanto, yang turut hadir dalam webinar tersebut. Ia mengatakan, saat ini manajemen pemeliharaan di lapangan harus ditingkatkan karena penggunaan AGP sudah diberhentikan, agar peternak memiliki efisiensi dalam budi daya, ternak punya ketahanan terhadap penyakit dan HPP bisa ditekan.

“Pak Eko ini sudah menuliskan apa yang sudah dia lakukan, itu yang menjadi titik pentingnya. Selamat kepada Pak Eko yang sudah menuangkan apa yang dikerjakan, semoga bermanfaat bagi orang lain. Juga kepada Majalah Infovet yang setia memberi informasi perunggasan, semoga menjadi amal baik,” kata Tri.
Sumber : http://www.majalahinfovet.com/ (RBS)

Post Terkait:

  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…
  • DIRJEN PKH DAN SEJUMLAH TOKOH DUKUNG SUKSESNYA IIPC… Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta sejumlah tokoh asosiasi menyatakan dukungan terhadap terselenggaranya konferensi internasional perunggasan IIPC (Indonesia International Poultry Conference) Dirjen Peternakan dan Kesehatan…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Memaknai Satu Abad Dokter Hewan Indonesia Pagi itu, segenap dokter hewan dari golongan muda hingga yang sudah sepuh berkumpul secara serentak di Balai Kartini, Sabtu 9 Januari 2010. Kehadiran mereka tak…
  • ASOHI, PT Gallus dan Infovet di Ajang Indolivestock ASOHI, PT Gallus dan Infovet di Ajang Indolivestock(( Bagi ASOHI, perhelatan Indolivestock 2008 juga menjadi sarana edukasi buat peternak karena banyak diadakannya seminar teknis dan…
  • PARA PEMERAN BISNIS SUKSES | Majalah Infovet I… PARA PEMERAN BISNIS SUKSES(( Profil-profil mereka adalah profil-profil para pemimpin, eksekutif perusahaan yang membawa perusahaan maju, berkembang, besar dan eksis dalam sektor kesehatan hewan atau…
  • 5 GENOTIPE FLU BURUNG DAN EKOSISTEM KESEHATAN (( Konsep jangka panjang dengan mengedepankan penataan pasar unggas hidup dan pasar tradisional sebagai tempat berinteraksinya manusia, hewan dan lingkungan harus dilihat sebagai bagian dari…
  • MUNAS VIII ASOHI : IRAWATI FARI LANJUTKAN… Munas VIII ASOHI pada Selasa 26 Oktober 2021 menetapkan Gani Haryanto sebagai Ketua Badan Pengawas ASOHI 2021-2025. Sementara itu Drh Irawati Fari terpilih kembali menjadi Ketua Umum ASOHI 2021-2025.…
  • FASILITAS BARU UNTUK MENDUKUNG STAKEHOLDER LEBIH… Untuk meningkatkan pelayanan kepada dunia usaha, asosiasi serta lembaga pemerintah khususnya bidang agribisnis peternakan, kesehatan hewan dan perikanan, PT Gallus Indonesia Utama (Gallus) sejak pertengahan…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade by Agribisnis Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…
  • DIRJEN PKH DAN SEJUMLAH TOKOH DUKUNG SUKSESNYA IIPC… by Agribisnis Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan serta sejumlah tokoh asosiasi menyatakan dukungan terhadap terselenggaranya konferensi internasional perunggasan IIPC (Indonesia International Poultry Conference) Dirjen Peternakan dan Kesehatan…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… by Agribisnis PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • Memaknai Satu Abad Dokter Hewan Indonesia by Agribisnis Pagi itu, segenap dokter hewan dari golongan muda hingga yang sudah sepuh berkumpul secara serentak di Balai Kartini, Sabtu 9 Januari 2010. Kehadiran mereka tak…
  • ASOHI, PT Gallus dan Infovet di Ajang Indolivestock by Agribisnis ASOHI, PT Gallus dan Infovet di Ajang Indolivestock(( Bagi ASOHI, perhelatan Indolivestock 2008 juga menjadi sarana edukasi buat peternak karena banyak diadakannya seminar teknis dan…

  • 1,203,043
  • 606,887
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI