Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Memaknai Satu Abad Dokter Hewan Indonesia

Posted on

Pagi itu, segenap dokter hewan dari golongan muda hingga yang sudah sepuh berkumpul secara serentak di Balai Kartini, Sabtu 9 Januari 2010. Kehadiran mereka tak lain adalah untuk turut bersuka cita merayakan 100 Tahun Kiprah Dokter Hewan Indonesia yang ditandai dengan peluncuran buku 100 Tahun Dokter Hewan Indonesia: Sejarah, Kiprah dan Tantangan.

Acara inipun bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) yang ke-57. Organisasi profesi dokter hewan ini telah terbentuk pada tanggal 9 Januari 1953, di Hotel Grand Lembang, Bandung.

Proses terbitnya buku ini setelah melalui serangkaian kegiatan pengumpulan data dan informasi secara intensif, penyusunan serta editing dalam waktu yang relatif singkat dari Tim Penyusun yang diketuai Drh Agus Suryanata.

Buku yang dicetak dengan penampilan bagus ini terdiri dari 462 halaman dengan foto-foto berwarna, bersampulkan hard cover dengan jaket berwarna nuansa abu-abu dan biru bertuliskan angka 100 dalam gradasi warna merah putih.

Disertakan pula dalam buku tersebut compact disc (CD) yang berisikan daftar nama dokter hewan alumni dari seluruh Fakultas Kedokteran Hewan di Indonesia serta alamat kelembagaan pemerintah dan organisasi terkait profesi dokter hewan.

Substansi dalam buku tersebut adalah sejarah, bidang tugas dan tantangan profesi dokter hewan dimasa mendatang, yang dituangkan dalam 7 bab, yaitu: Pendahuluan, Sejarah Dokter Hewan Indonesia, Kiprah dan Tantangan Dokter Hewan Indonesia, Profil Dokter Hewan Berprestasi, Meretas Jalan Menuju Profil Dokter Hewan Universal, Mengenggam Masa Depan, dan Penutup.

Dihadiri Mentan dan Wakil Mentan

Peluncuran buku ini terselenggara dengan semarak dan dihadiri oleh para dokter hewan dari 14 cabang PDHI dan 9 organisasi non teritorial (ONT) yang didirikan berdasarkan bidang spesialisasi dari seluruh Indonesia. Hadir pula para sesepuh (Lansia Veteriner) baik dari Jakarta dan Bogor maupun luar kota, antara lain Drh Soebagio dari Surabaya yang saat ini tinggal di Jakarta, Prof Mustahdi dari Surabaya, Drh E Nugroho dari Semarang, dll. Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Dokter Hewan Indonesia.

Dalam memaknai HUT PDHI dan peluncuran buku 100 Tahun Dokter Hewan Indonesia, Drh Wiwiek Bagja Ketua Umum PB PDHI menyampaikan terima kasih atas partisipasi seluruh pihak dan mengingatkan tantangan ke depan yang harus dihadapi oleh profesi veteriner dalam mewujudkan pengabdian yang sebesar-besarnya bagi masyarakat.

Sambutan dan pembukaan disampaikan oleh Menteri Pertanian RI, yang dilanjutkan dengan tanggapan terhadap materi buku oleh tokoh-tokoh non dokter hewan, pembahasan buku oleh Tim Editor dan diakhiri dengan doa syukur dan pemotongan tumpeng.

Dalam menyemarakan acara telah didendangkan beberapa lagu oleh paduan suara Gita Klinika FKH IPB, Bogor. Selain itu juga ikut berpartisipasi paduan suara ibu-ibu Lansia Veteriner, Jakarta.

Tanggapan Terhadap Buku

Pada kesempatan pemberian tanggapan terhadap Buku 100 Tahun Dokter Hewan Indonesia disampaikan oleh tokoh-tokoh non Dokter Hewan yaitu DR. Bayu Krisnamurti, Ketua Komnas Flu Burung sekaligus juga Wakil Menteri Pertanian mengungkapkan bahwa aspek sejarah dan pengabdian dokter hewan telah secara lengkap ditulis dalam buku ini.

Namun demikian ikatan emosional ini hanya dapat dirasakan oleh kalangan internal para dokter hewan, bagi pembaca kalangan eksternal diperlukan buku yang ditulis khusus dan bersifat informatif tentang peranan profesi veteriner yaitu penanganan penyakit hewan yang telah dilaksanakan selama 100 tahun ini dan buku khusus mengenai penyakit zoonosis.

Terkait dengan struktur organisasi yang dapat memberikan ruang gerak dan kewenangan bagi profesi veteriner diperlukan wadah bersifat nasional yang idealnya sebagai Badan Otoritas Veteriner, lintas departemen dan langsung di bawah Presiden, atau setidak-tidaknya setingkat Eselon I dalam Kementerian Pertanian.

Tanggapan selanjutnya dari DR. Rachmat Pambudy, Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani dan Nelayan Indonesia (HKTI) berpendapat struktur organisasi profesi veteriner dalam Kementerian Pertanian memang seyogianya ditingkatkan setara dengan Direktorat Jenderal sehingga disamping adanya Direktorat Jenderal Peternakan juga diusulkan dibentuk Direktorat Jenderal Kesehatan Hewan atau Veteriner.

Pembahasan Buku

Pembahasan buku dilakukan oleh Tim Editor yaitu DR. Soehadji, Drh. Sri Dadi Wiryosuhanto dan DR. Sofyan Sudardjat. Acara pembahasan ini dipandu oleh Moderator dr. Lula Kamal, MSc, yang secara bergantian menggali informasi dari setiap anggota Tim Editor untuk menyampaikan kesan-kesan dan pendapatnya.

DR. Soehadji mengungkapkan bahwa dalam menyusun data serta informasi ibarat “puzzle” yang berserakan menjadi gambar mozaik-mozaik dan secara keseluruhan isi buku ini dapat dilihat secara harfiah dan maknawiah.

Drh Sri Dadi menyampaikan latar belakang dalam penulisan aspek sejarah yang semula dimulai dari kurun waktu awal perkembangan kebudayaan di Nusantara diubah menjadi lebih pendek yaitu sejak diperlukannya dokter hewan pribumi bagi penanganan penyakit hewan yang bermuara pada pendirian Sekolah Dokter Hewan pertama di Indonesia bernama Indische Veeartzen School (IVS) yang berlokasi di Bogor tahun 1906.

Lahirnya sejarah dokter hewan bangsa Indonesia bermula dari kelulusan salah satu mahasiswanya adalah seorang laki-laki kelahiran Kakas, Minahasa, Sulawesi Utara, 30 Juni 1888 yaitu Drh Johannes Alexander Kaligis yang merupakan dokter hewan pertama yang lulus dari angkatan pertama Indische Veeartzen Scholl” (IVS) pada tahun 1910. Selanjutnya Drh J.A Kaligis bekerja di “Veeartsnijkundige Institute” atau Balai Penyelidikan Penyakit Hewan sampai dengan tahun 1911.

Tahun 1910 dalam sejarah Dokter Hewan Indonesia ditetapkan sebagai dimulainya kiprah dokter hewan pribumi di Indonesia sehingga buku ini diberi judul 100 Tahun Sejarah, Kiprah dan Tantangan Dokter Hewan Indonesia (1910-2010).

Dalam bidang pengabdian mengalami perkembangan sesuai dengan tahapan zaman dan menghadapi tantangan yang makin kompleks. DR. Sofyan Sudardjat menekankan aspek peranan dokter hewan dalam menangkal masuknya penyakit eksotik melalui pengamanan yang maksimum terhadap pemasukan hewan dan produk hewan dari negara-negara yang belum bebas penyakit.

Drh Agus Suryanata sebagai Ketua Tim Penyusun mengungkapkan sangat terbatasnya waktu dalam penyusunan disamping itu harus pandai-pandai mengkoordinasikan para anggota Editor, walaupun masing-masing mempunyai kemampuan yang tinggi dalam menulis tetapi mempunyai persepsi yang tidak sama dalam beberapa aspek. Dengan demikian terbitnya buku 100 Tahun Dokter Hewan Indonesia yang monumental ini benar-benar perlu disyukuri.

(tjip/wan)

Post Terkait:

  • Adhpi Punya Pengurus Baru 2010-2015 Selaku Ketua Umum ADHPI (Asosiasi Dokter Hewan Perunggasan Indonesia) periode 2005-2010, Prof Charles Ranggatabbu MSc PhD mengungkap tentang peran ADHPI dalam konstelasi peternakan dan kesehatan…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • KETIKA ADA RANAH SPESIALIS DI KALANGAN DRH KITA Dokter hewan memisahkan diri dari rumpun pertanian? Mau jadi dokter hewan spesialis? Milikilah kompetensi, dan ikutlah bergabung dalam organisasi non teritorial sesuai dengan bidang spesialis…
  • Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • 30 TAHUN ASOHI Mengabdi (1979-2009) Usai sudah rangkaian kegiatan dalam rangka Peresmian Gedung ASOHI, Rakornas ASOHI, Malam Gathering ASOHI dan Seminar Prospek Perunggasan 2010 yang diselenggarakan mulai dari kantor ASOHI…
  • PONDASI 16 TAHUN INFOVET | Majalah Infovet I Majalah… Ruang Redaksi Infovet Edisi 166 Mei 2008Setelah 16 tahun Infovet setia menjadi teman Anda dalam mengawal informasi peternakan dan kesehatan hewan, kita mensyukuri bahwa selama…
  • Kongres X ISPI Swasembada Daging Menjadi Isu Utama Bulan Oktober 2010 ini dua organisasi besar menyelenggarakan Kongres, yaitu ISPI (Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia) dan PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia). ISPI menyelenggarakan kegiatan kongres…
  • MENERUSKAN CITA-CITA | Majalah Infovet I Majalah… MENERUSKAN CITA-CITARuang Redaksi Infovet edisi Januari 2009Berjalan bersama mengawali langkah di tahun baru merupakan sebuah anugerah. Setahun lalu kita mengalami hal seruipa dan selama setahun…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

July 2026
MTWTFSS
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031 
« May    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Adhpi Punya Pengurus Baru 2010-2015 by Agribisnis Selaku Ketua Umum ADHPI (Asosiasi Dokter Hewan Perunggasan Indonesia) periode 2005-2010, Prof Charles Ranggatabbu MSc PhD mengungkap tentang peran ADHPI dalam konstelasi peternakan dan kesehatan…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal by Agribisnis Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…
  • KETIKA ADA RANAH SPESIALIS DI KALANGAN DRH KITA by Agribisnis Dokter hewan memisahkan diri dari rumpun pertanian? Mau jadi dokter hewan spesialis? Milikilah kompetensi, dan ikutlah bergabung dalam organisasi non teritorial sesuai dengan bidang spesialis…
  • Catatan Menyongsong MUNAS VI ASOHI by Agribisnis Munas VI ASOHI 2010 sudah diambang pintu. Rakornas ASOHI (Asosiasi Obat Hewan Indonesia) yang diselenggarakan berurutan dengan peresmian gedung ASOHI, malam gathering perayaan ulang tahun…
  • ASOHI Setelah Melewati 3 Dekade by Agribisnis Saat tulisan ini disusun, saya bersama tim penulis baru saja menyelesaikan proses penulisan buku yang berjudul “30 Tahun ASOHI Mengabdi, Maju Bersama Meningkatkan Kesehatan Hewan”…

  • 1,202,781
  • 606,625
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI