Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Mengapa Brazil bisa Ekspor ayam ke Indonesia ? Ini rahasianya

Posted on

Masyarakat Brasil adalah pelahap daging sejati. Konsumsi daging ayam dan sapi per kapita di negeri samba adalah salah satu yang terbesar di dunia. Tak heran, industri peternakan di sana dikembangkan dengan begitu masif.

Begitu besarnya industri peternakan itu, Brasil tak hanya dapat mencukupi kebutuhan domestik melainkan juga dapat mengekspor daging sapi dan ayam dalam jumlah besar. Setelah kalah dalam sengketa di Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), Indonesia pun kini harus menerima daging impor dari Brasil.

“Tidak ada pilihan lain untuk kita menyesuaikan sesuai rekomendasi dari WTO,” kata Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita usai rapat koordinasi di Kantor Kementerian Perekonomian di Jakarta, Rabu (8/8) lalu. Lalu, bagaimana sebenarnya industri peternakan di Brasil? Data Asosiasi Protein Hewani Brasil (ABPA), Konsumsi daging  ayam per kapita di Brasil mencapai 43,3 kilogram pada 2015. Bandingkan dengan di Indonesia yang baru mencapai 5,68 kilogram per kapita pada 2017.

Bagaimanapun, menurut data Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), Brasil bisa mengekspor sepertiga dari hasil ternak ayamnya ke 150 negara di dunia. Pada 2015, nilai ekspor daging ayam Brasil mencapai US$ 7,5 miliar. Angka itu naik 11,7% per tahun selama periode 1990-2015. Brasil adalah salah satu eksportir daging ayam terbesar di dunia selain Amerika Serikat dan Tiongkok.

Data FAO, Brasil menguasai hampir 40% dari pangsa pasar daging ayam dunia. “Artinya, dari 11 kilogram daging ayam di pasar dunia, sekitar 4 kilogram berasal dari Brasil,” demikian dikutip dari riset FAO yang berjudul Contract Farming in the Brazilian Chicken Industry.

Usaha peternakan ayam di Brasil melibatkan 180 ribu peternak. Sektor ini juga melibatkan 3,5 juta pekerja secara langsung maupun tak langsung dan berkontribusi terhadap 1,5% dari produk domestik bruto (PDB) di sektor pertanian. Kuatnya daya saing industri peternakan ayam di Brasil ditunjang oleh beberapa faktor, dari mekanisasi hingga efisiensi rantai pasok.

Sekitar 75% peternakan ayam di Brasil dijalankan menurut sistem kontrak. Salah satu pemain yang dominan adalah Pif Paf Alimentos. Berdiri sejak 1970, Pif Paf merupakan produsen pangan olahan terbesar di Brasil. Mempekerjakan sekitar 8000 orang, Pif Paf menghasilkan lebih dari 300 jenis produk olahan ayam, dari daging beku, sosis, nugget dan lainnya.

Untuk mendapat bahan baku, Pif Paf memiliki kontrak kemitraan dengan para peternak yang umumnya memelihara puluhan ribu hingga ratusan ribu ekor ayam. Perusahaan akan memasok seluruh kebutuhan ternak, dari bibit ayam, pakan, hingga obat-obatan. Kemudian, ayam akan dikirim kembali ke fasilitas pengolahan perusahaan saat berumur 40 hari.

Pada 2016, Pif Paf bisa memotong lebih dari 277 ribu ekor ayam per hari di dua sentra produksinya. Lalu bagaimana dengan peternakan sapi? Sama seperti ayam, peternakan sapi Brasil juga dijalankan secara masif. Data WTO, nilai ekspor daging sapi Brasil pada 2016 melebihi US$ 12 miliar.

Brasil menghasilkan 209 juta ekor sapi dari total 167 juta hektare peternakan. Industri ini menyerap sekitar 360 tenaga kerja. Kini, Indonesia harus bersiap menghadapi masuknya impor daging ayam dan sapi dari Brasil. Selain membuat industri dalam negeri lebih bersaing, hal teknis seperti sertifikat sanitasi internasional atau label halal harus dipikirkan. “Kami akan sesuaikan untuk itu, jadi tidak usah ada kekhawatiran, karena masih ada rangkaian yang lain,” kata Menteri Enggar.

 

Post Terkait:

  • Menteri Edhy Janji Atasi Transportasi Ikan Hias yang Mahal Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji akan mencari jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi para pembudidaya ikan hias. Diantaranya terkait mahalnya biaya angkut dan…
  • NATIONAL MEETING PT TEKAD MANDIRI CITRA 2018 Dengan suasana alam yang indah dan sejuk, Jambuluwuk Hotel & Resort di kota Batu, Jawa Timur, terpilih sebagai tempat berlangsungannya acara National Meeting PT Tekad…
  • Di Balik Peluang Ada Peluang Di balik kesulitan ada kemudahan. Di balik kemudahan, mungkin saja ada kesulitan, dan bisa juga ada kemudahan yang lain. Jika bisnis  Anda terasa berat untuk…
  • Virus AI Masih Menjadi Penyebab Penurunan…   Pangan merupakan kebutuhan yang keteraediaannya harus cukup, aman, bergizi dan beragam dengan harga yang terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.…
  • KE-8 KALINYA REMBUK NASIONAL PERUNGGASAN DIGELAR Setelah beberapa kali harus tertunda akibat pandemi Covid-19, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR Indonesia) akhirnya sukses menyelenggarakan Rembuk Perunggasan…
  • NASRULLAH, SANG NAHKODA BARU DIREKTORAT JENDERAL… Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo melantik pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan kementerian pertanian. Sebanyak 9  pejabat pimpinan tinggi yang terdiri dari 1…
  • Majalah Infovet Bertempat di Restoran Parsley Jl Kaliurang Km 5 Yogyakarta, Minggu 18 Nov 2018, ketua umum PB PDHI (Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) periode 2018-2022 Drh…
  • Medion Medion adalah pelopor industri obat hewan Indonesia yang telah menjadi pemain global. Mengekspor ke lebih dari 15 negara dengan variasi produk farmasetik, biologik dan premiks.…
  • Agro Primalab Indonesia  PT AGRO PRIMALAB INDONESIA berdiri tahun 2004 bergerak dalam bidang penjualan alat-alat kesehatan hewan dan Alat Inseminasi buatan untuk sapi, kambing, babi, kuda dan hewan…
  • Bintang ArthaaTirtayasa Sakti bergerak dalam bidang peternakan sejak tahun 2010. Perusahaan membantu dalam : 1. Distributor alat-alat ternak berbagai jenis hewan seperti sapi, kambing, kuda, babi dan lain-lain.…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

November 2026
MTWTFSS
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Menteri Edhy Janji Atasi Transportasi Ikan Hias yang Mahal by Agribisnis Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo berjanji akan mencari jalan keluar terhadap permasalahan yang dihadapi para pembudidaya ikan hias. Diantaranya terkait mahalnya biaya angkut dan…
  • NATIONAL MEETING PT TEKAD MANDIRI CITRA 2018 by Agribisnis Dengan suasana alam yang indah dan sejuk, Jambuluwuk Hotel & Resort di kota Batu, Jawa Timur, terpilih sebagai tempat berlangsungannya acara National Meeting PT Tekad…
  • Di Balik Peluang Ada Peluang by Agribisnis Di balik kesulitan ada kemudahan. Di balik kemudahan, mungkin saja ada kesulitan, dan bisa juga ada kemudahan yang lain. Jika bisnis  Anda terasa berat untuk…
  • Virus AI Masih Menjadi Penyebab Penurunan… by Agribisnis   Pangan merupakan kebutuhan yang keteraediaannya harus cukup, aman, bergizi dan beragam dengan harga yang terjangkau serta tidak bertentangan dengan agama, keyakinan dan budaya masyarakat.…
  • KE-8 KALINYA REMBUK NASIONAL PERUNGGASAN DIGELAR by Agribisnis Setelah beberapa kali harus tertunda akibat pandemi Covid-19, Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN) dan Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR Indonesia) akhirnya sukses menyelenggarakan Rembuk Perunggasan…

  • 1,260,998
  • 656,625
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI