Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu
Cegah Penyakit Ikan dengan Fermentasi Mengkudu

Cegah Penyakit Ikan dengan Fermentasi Mengkudu

Posted on

Rasanya memang pahit, tapi jangan pandang sebelah mata khasiatnya. Buah dari polinesia ini memang terkenal memiliki banyak manfaat kesehatan, baik untuk manusia maupun ikan.

Buah mengkudu atau dalam bahasa latin Morinda citrifolia memiliki bau yang sangat khas. Meskipun bukan buah primadona untuk kalangan masyarakat, tanaman yang bisa tumbuh di dataran rendah maupun tinggi ini mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan manusia. Asal diaplikasian dengan baik dan benar, buah pace (sebutan Jawa) ini juga bisa dijadikan sebagai obat alami dalam budidaya perikanan,.

Seperti Basuki Hendriawan dari Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kelautan (BP4K) Lampung Tengah, yang memanfaatkan buah mengkudu sebagai obat penangkal penyakit ikan. Menurut Basuki, mengkudu atau pace selama ini sudah dikenal oleh masyarakat sebagai bahan yang bermanfaat bagi kesehatan, baik manusia maupun hewan. Kandungan zat antibiotik di dalamnya dipercaya dapat membantu pencegahan penyakit ikan.

AK13 Kesling 3 2

Foto2. Basuki Hendriawan (Sumber foto: dok. pribadi)

Basuki menambahkan, pencegahan penyakit ikan merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan keberhasilan budidaya perikanan. Pemanfaatan buah mengkudu melalui teknologi fermentasi sebagai salah satu usaha pencegahan penyakit ikan diharapkan dapat membantu para pembudidaya ikan untuk meraih kesuksesan dalam usaha di bidang perikanan.

Khasiat mengkudu bagi budidaya ikan, khususnya ikan lele, adalah mengobati penyakit atau gangguan yang disebabkan oleh bakteri Aeromonas hydrophila. Selain itu, mengkudu juga dapat mengurangi kanibalisme pada ikan lele.

AK13 Kesling 3 3

Foto3. Gejala serangan aeromonas (Sumber foto: Istimewa)

Buah mengkudu mempunyai kandungan yang cukup lengkap, di antaranya zat nutrisi, terpenoid, zat antibakteri, scolopetin, zat antikanker, serta xeronine dan proxeronine.

Secara keseluruhan, buah mengkudu memiliki gizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh seperti protein, vitamin, dan mineral penting, tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daunnya. Selenium, salah satu mineral yang terdapat pada buah mengkudu, merupakan antioksidan yang hebat. Berbagai jenis senyawa yang terkandung dalam buah mengkudu antara lain xeronine, plant sterois, alizarin, lycine, sosium, caprylic acid, arginin, proxeronine, antraquinines, trace elements, phenylalanine, magnesium, dan masih banyak nutrisi lainnya.

Terpenoid merupakan zat yang membantu proses sintesis organik dan pemulihan sel-sel tubuh. Adapun zat aktif antibakteri yang terkandung dalam sari buah mengkudu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi seperti Pseudomonas aeruginosa, Protens morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat antibakteri tersebut juga dapat mengontrol bakteri patogen seperti Salmonella montivideo, S. scotmuelleri, S. typhi, Shigella dusenteriae, S. flexnerii, S. pradysenteriae, serta Staphylococcus aureus.

 

Scolopetin merupakan senyawa yang sangat efektif sebagai unsur antiperadangan dan antialergi. Sementara zat antikanker pada mengkudu paling efektif melawan sel-sel abnormal.

 

Salah satu alkaloid penting yang terdapat di dalam buah mengkudu adalah xeronine. Buah mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tapi banyak mengandung bahan pembentuk (precursor) xeronine alias proxeronine dalam jumlah besar. Proxeronine adalah sejenis asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya. Xeronine diserap sel-sel tubuh untuk mengaktifkan protein-protein yang tidak aktif serta mengatur struktur dan bentuk sel yang aktif.

Aplikasi dan pemanfaatan mengkudu dalam budidaya

Banyaknya kandungan buah mengkudu menjadi modal yang sangat baik untuk dimanfaatkan bagi kesehatan manusia maupun hewan, khususnya dalam sektor budidaya perikanan. Ada beberapa cara untuk memanfaatkan buah mengkudu bagi perikanan, di antaranya langsung diberikan kepada ikan di kolam.

Cara tersebut sudah cukup baik dibandingkan tanpa pemberian mengkudu. Namun, ada cara yang dirasa lebih baik lagi yaitu dengan menerapkan fermentasi mengkudu terlebih dahulu agar mendapatkan hasil yang maksimal. Manfaat fermentasi di antaranya meningkatkan kandungan gizi dari bahan tersebut serta menghasilkan mikroorganisme yang dapat membantu menjaga kualitas air.

Basuki menjelaskan, cara memfermentasi mengkudu sampai bisa digunakan langsung pada kolam budidaya melalui beberapa tahapan berikut.

Pertama, siapkan buah mengkudu setengah matang atau mengkal dan probiotik. Jumlah bahan disesuaikan dengan kebutuhan.

Kedua, potong-potong buah mengkudu menjadi ukuran yang lebih kecil. Kemudian tumbuk hingga halus dan campurkan probiotik sesuai takaran.

Ketiga, aduk bahan hingga tercampur rata.

Keempat, simpan campuran bahan tersebut dalam wadah yang kedap udara. Setelah 5—7 hari, buka wadah dan mengkudu siap diaplikasikan. (Aditya Permadi)

Post Terkait:

  • Prospek Cerah Industri Hatchery Udang Bisnis udang dalam negeri, terutama udang jenis vaname, semakin menggeliat. Tak mengherankan, komoditas tambak ini merupakan salah satu produk dengan pangsa pasar tidak hanya domestik,…
  • Vaksinasi Ikan, Efisien dan Penting Salah satu penghambat dalam budidaya perikanan adalah penyakit yang menyerang ikan. Cara penanganan ikan yang sakit bisa dilakukan dengan pencegahan maupun pengobatan, salah satunya dengan…
  • Waspada dan Cegah Penyakit Udang Bercak Putih atau… Penyakit udang bercak putih dan myo sangat membuat petambak udang cemas. Pasalnya, akibat yang ditimbulkan tidak tanggung-tanggung, kematian massal pada udang. Meskipun akibat myo tidak…
  • Tangkal TiLV Pada Ikan Nila Sejak Dini Beberapa tahun belakangan, merebak penyakit virus pada ikan nila atau Tilapia Lake Virus (TiLV) yang diderita oleh beberapa negara produsen ikan tersebut membuat Indonesia menyetop…
  • Cegah Myo pada Udang Vaname Anda tahu myo (mio)? Bukannya sebuah motor matic, sporty, keren, dan gaya; tapi myo yang dimaksud di sini adalah biang penyakit ganas yang bisa membuat…
  • Tangkal KHV dengan Immunostimulan, Efektifkah? Tak hanya menyerang ikan koi, koi herves virus (KHV) merupakan penyakit ganas yang menyerang jenis ikan konsumsi penting lainnya, yaitu ikan mas. Dalam waktu singkat,…
  • Mengenal Obat Ikan (Drh. Abadi Soetisna MSi) Dalam beberapa tahun terakhir ini perikanan budidaya di Indonesia mengalami perkembangan yang cukup pesat. Ini disebabkan karena konsumsi ikan makin meningkat akibat pertumbuhan penduduk dan…
  • Diagnosa Cepat, Tepat dan Akurat Red Seabream… Indonesia merupakan ekspotir ikan kerapu terbesar di dunia, Negara tujuan ekspor: Jepang, Taiwan, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina dan Hongkong. Ikan kerapu merupakan…
  • Tahun 2018, Tahun Waspada Penyakit Ikan & Udang, Indonesia diakui berhasil menangani berbagai macam penyakit ikan dan udang. Namun janganlah terlena dengan keberhasilan ini. Tahun 2018 semua pemangku kepentingan perikanan harus waspada terhadap…
  • Penyakit Infeksi pada Ikan Laut Cegah penyakit sedini mungkin agar hasil budidaya optimal Usaha budidaya ikan air laut lebih mahal dibandingkan modal untuk budidaya ikan air tawar. Dalam usaha budidaya…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

September 2026
MTWTFSS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Prospek Cerah Industri Hatchery Udang by Agribisnis Bisnis udang dalam negeri, terutama udang jenis vaname, semakin menggeliat. Tak mengherankan, komoditas tambak ini merupakan salah satu produk dengan pangsa pasar tidak hanya domestik,…
  • Vaksinasi Ikan, Efisien dan Penting by Agribisnis Salah satu penghambat dalam budidaya perikanan adalah penyakit yang menyerang ikan. Cara penanganan ikan yang sakit bisa dilakukan dengan pencegahan maupun pengobatan, salah satunya dengan…
  • Waspada dan Cegah Penyakit Udang Bercak Putih atau… by Agribisnis Penyakit udang bercak putih dan myo sangat membuat petambak udang cemas. Pasalnya, akibat yang ditimbulkan tidak tanggung-tanggung, kematian massal pada udang. Meskipun akibat myo tidak…
  • Tangkal TiLV Pada Ikan Nila Sejak Dini by Agribisnis Beberapa tahun belakangan, merebak penyakit virus pada ikan nila atau Tilapia Lake Virus (TiLV) yang diderita oleh beberapa negara produsen ikan tersebut membuat Indonesia menyetop…
  • Cegah Myo pada Udang Vaname by Agribisnis Anda tahu myo (mio)? Bukannya sebuah motor matic, sporty, keren, dan gaya; tapi myo yang dimaksud di sini adalah biang penyakit ganas yang bisa membuat…

  • 1,235,301
  • 637,692
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI