Dirjen PKH Tinjau Ternak Korban Gempa Lombok

 

Dirjen PKH saat akan melepas keberangkatan truk pengangkut bantuan pakan menuju Kab. Lombok Utara dan Lombok Timur. (Foto: Heru)

Bencana gempa bumi Lombok yang terjadi secara beruntun mulai 29 Juli 2018 (6,4 SR), 5 Agustus 2018 (7,0 SR) dan 9 Agustus 2018 (6,2 SR) makin meluluh-lantahkan Pulau Lombok. Hampir semua kabupaten dan kota di Pulau Lombok terdampak gempa. Tim Respon Cepat Kementerian Pertanian yang dipimpin Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Kementerian Pertanian, Drh I Ketut Diarmita, telah berada di Lombok sejak 6 Agustus 2018 dan langsung bergerak ke lokasi bencana di Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur.

Populasi ternak yang terdampak gempa di Kabupaten Lombok Utara sampai dengan 12 Agustus 2018 adalah 1.936 ekor dengan rincian: Kec. Tanjung (183 ekor), Kec. Pemenang (50 ekor), Kec. Gangga (733 ekor), Kec. Bayan (770 ekor), Kec. Kayangan (200 ekor), Kabupaten Lombok Timur Kec. Sembalun (800 ekor), Kec. Sambelia (173 ekor) dan Kec. Pringgabaya (210 ekor).

Ketut Diarmita melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak gempa di Kec. Sembalun, Sambelia dan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur, untuk melihat masyarakat dan ternak-ternak sapi yang terdampak gempa.

Ia mengatakan, pemerintah memberikan bantuan pakan ternak yang terdampak gempa dan bantuan dari semua instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Utara dan Lombok Timur serta BPTU-HPT Denpasar, BPTP NTB dan BBVet Denpasar. Sebagaimana data yang dihimpun, pakan yang didistribusikan pada 8-12 Agustus 2018 berupa Pakan Konsentrat (16 ton) dan Pucuk Tebu (4 ton).

Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur, Drh Heru Rachmadi, yang juga wartawan Infovet daerah NTB, ikut terjun langsung mendampingi Dirjen PKH mengunjungi tenda-tenda pengungsi dan ternak-ternak yang terdampak gempa di Kec. Sembalun, Sambelia dan Pringgabaya. Adanya bantuan pakan bagi peternak sangat menyelamatkan bagi penyediaan pakan, karena sejak terjadi gempa peternak tidak sempat mencari pakan apalagi mengurus ternaknya. (Drh Heru Rachmadi/Infovet NTB)

Similar Posts:

Baca Juga:   FESTIVAL AYAM DAN TELUR 2019, SEDIAKAN PANGAN SEHAT UNTUK KELUARGA

  • Comments
  • 0

Sign up for Newsletter

Sign up to get our latest exclusive updates, deals, offers and promotions.