Skip to content

–

Menu
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI
Menu

Genjot Pasar Produksi Dalam Negeri, Regal Spring Indonesia Targetkan Penjualan 2 Juta Produk Tilapia

Posted on
Genjot Produksi Dalam Negeri, Regal Spring Indonesia Targetkan Penjualan 2 Juta Produk Tilapia
Regal Springs Indonesia adalah nama dan merk baru yang diberikan untuk kegiatan budidaya, pengolahan dan penjualan eceran di bawah kepemilikan Regal Springs Group yang merupakan perusahaan Akuakultur & Pengolahan Tilapia terbesar di dunia.Tilapia sendiri merupakan satu keluarga dengan ikan nila, salah satu jenis ikan air tawar. Regal Springs Indonesia menjadi produsen ikan Tilapia terbesar di dunia dengan merk produknya; Naturally Better Tilapia yang diluncurkan pada 13 Juni 2019 di Medan dan 14 Juni di Jakarta.

Suasana kelas memasak Tilapia

Selain pemasaran di Indonesia, tambah Ratna, sebagian besar Naturally Better Tilapia diekspor ke Amerika Serikat, Kanada, Australia, dan Eropa. Ia juga mengatakan, produk Naturally Better Tilapia semakin digemari konsumen di Indonesia karena ikan Tilapia dibudidayakan secara alami di air dalam tanpa menggunakan antibiotik.

“Tentunya, Tilapia yang dibudidayakan secara alami dan tanpa menggunakan bahan antibiotic membuat produk kami sangat aman serta bergizi tinggi namun rendah lemak, kaya protein dan vitamin D. Oleh sebab itu, cocok untuk pola makan yang berimbang dan sehat tanpa khawatir adanya bahan kimia atau pengawet tambahan,” ujar Ratna.

Senada degan Ratna, di tempat yang sama. External Affairs Senior Manager Regal Springs Indonesia Kasan Mulyono mengatakan, dari proses budidaya sampai pengolahan, Segal Springs Indonesia melakukannya secara alami, tidak ada penggunaan zat-zat kimia, obat antibiotik, dan sejenisnya.

“Jadi, kita tidak menggunakan antibiotik, hormon dan lain-lain. Selain itu, dalam pengolahan juga kita tidak menggunakan bahan-bahan pengawet,” kata Kasan.

Regal Springs Indonesia, terang Kasan, sudah melakukan kajian terhadap ikan-ikan tawar hingga akhirnya dipilih Tilapia sebagai produknya pada tahun 1988. Selain dagingnya yang sudah dikenal lezat, dari sisi harga, menurut Kasan, produk Tilapia ini sangat kompetitif.

“Misalnya dari ikan Salmon, produk kita lebih murah, dari sisi rasa bisa dibandingkan dengan Salmon. Bahkan dibandingkan dengan produk ikan-ikan air tawar lainnya, produk kita lebih baguslah,” tutur Kasan.

Jaga Mutu Berstandar Tinggi

Dalam hal pengolahan dan pengemasan produk pun Regal Springs Indonesia menjaga betul kualitas produknya. Sesuai dengan standar yang berlaku di Indonesia dan negara-negara tujuan ekspor. Regal Springs Indonesia memiliki tempat pembudidayaan di Danau Toba, dan beberapa waduk di Jawa Tengah. Selain tempat pembudidayaan, Regal Springs Indonesia juga memiliki pabrik pengolahan dan pengemasan produk di Lubuk Naga, Sumatera Utara dan Semarang, Jawa Tengah.

Saat ini, Naturally Better Tilapia Regal Springs Indonesia mendapatkan sertifikasi dari Sertifikat Kelayakan Pengolahan (SKP) dari Kementerian Kelautan & Perikanan, British Retail Consortium untuk Cara Pengolahan yang Baik, ASC (Aquaculture Stewardship Council) Farming untuk Akuakultur Bertanggung jawab, ASC Chain of Custody untuk Ketertelusuran, ASC Social Module untuk Standar Sosial Budidaya, Global Aquaculture Alliance (GAA) & BAP (Best Aquaculture Practices) untuk Akuakultur Bertanggung jawab; dan Ethical Trading & Social Compliance untuk Standar Sosial Pabrik.

Kasan menyatakan, Regal Springs Indonesia melakukan budidaya dan pengolahan Tilapia dengan bertanggung jawab secara lingkungan dan sosial. “Kami menjalankan program keberlanjutan terintegrasi yang disebut KAMI PEDULI yang mencakup program-program keberlanjutan dan program-program sosial. Kami merupakan produsen Tilapia terbesar di Indonesia yang punya rasa tanggung jawab besar kepada lingkungan dan sosial,” pungkas Kasan.

Kelas Memasak Tilapia

Untuk terus mensosialisasikan Tilapia ke masyarakat, Regal Springs Indonesia menggelar Kelas Memasak Ikan Tilapia di Supermarket Mall AEON BSD, Tangerang, (29/2). Acara ini merupakan acara yang rutin digelar di berbagai daerah di Indonesia. Responnya positif, kata Ratna, acara kelas memasak Ikan Tilapia mendapatkan sambutan yang sangat antusias dari para peserta, terutama para ibu-ibu.

Antusiasme peserta kelas memasak Tilapia

Semakin banyak konsumen yang telah mengenal produk Regal Springs Indonesia bermerk Naturally Better Tilapia di kota-kota besar Indonesia, semakin banyak pula konsumen yang ingin mengetahui variasi-variasi olahan Naturally Better Tilapia.

“Karena itu, tentunya kami secara rutin menggelar acara kelas memasak ini di berbagai daerah untuk memenuhi permintaan masyarakat untuk mendapatkan variasi olahan ikan yang mudah dan praktis berbahan dasar Naturally Better Tilapia,” jelas Ratna.

Kelas memasak kali ini diikuti cukup banyak peserta customer Mall yang ikut berpartisipasi memasak singkat. “Kami ingin memberikan inspirasi tentang cara memasak Tilapia yang mudah dan praktis. Konsumen juga bisa berkonsultasi secara langsung dengan Chef Yadi, Inhouse Chef Regal Springs Indonesia mengenai tip dan trik memasak Naturally Better Tilapia untuk keluarga,” ujarnya. (Resti)

Narasumber : https://infoakuakultur.com

Post Terkait:

  • Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI Fokus Edisi 169 Agustus 2008Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI(( Dalam upaya pengendalian suatu penyakit sangat penting diketahui jalur penularan penyakit. Hal ini untuk…
  • Potensi Pasar Ikan Nila Oleh : Ir. Anang Hermanta Penyakit KHV (Koi Herpes Virus) menjadi momok menakutkan untuk perikanan air tawar sekitar tahun 2003, terlebih ikan mas yang paling…
  • Peran Startup di Sektor Akuakultur Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi…
  • Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…
  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia… PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) merupakan salah satu pemain utama dalam industri agri-food terintegrasi di Indonesia. Memasuki paruh kedua tahun 2026, saham JPFA menunjukkan…
  • MENELISIK BISNIS PETERNAKAN INDONESIA 2010 Indonesia, negara kaya raya di jagad khatulistiwa terbentang dengan pongah di antara dua benua dan dua samudera. Memiliki ribuan pulau besar dan kecil, yang mengandung…
  • Budidaya Alga, Untuk Tingkatkan Nutrisi Pakan Ikan Mikroalga, alga mikroskopis kaya nutrisi untuk kegiatan budidaya perikanan Mikroalga, di samping kehadirannya menjadi ancaman bagi kegiatan akuakultur, beberapa jenis di antaranya justru menjadi berkah…
  • Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi Telur Waspada 3 Penyakit Utama Penyebab Turunnya Produksi TelurFungsi terbesar produk peternakan adalah menyediakan protein, energi, vitamin dan mineral untuk melengkapi hasil-hasil pertanian. Salah satu nutrisi…
  • Putar Otak Industri Farmasi Demi Sertifikasi Halal Sutinah dan Eko mengaku tidak begitu mempermasalahkan soal sertifikat atau logo halal obat yang dikonsumsi. Yang terpenting, ucap keduanya, adalah keamanan dari obat tersebut. Meski…

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

DATA BISNIS PETERNAKAN

Artikel Terbaru

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

KALENDER

September 2026
MTWTFSS
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930 
« Jul    

ARTIKEL TERBARU

  • Prospek dan Peluang Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)
  • Reuni Kafapet Unsoed 85 Sukses Digelar: Hadirkan Dua Rektor dan Pertama Kalinya Livestreaming YouTube
  • Teknologi Genomik untuk Peningkatan Produktivitas Tanaman: Menuju Era Baru Pertanian Berkelanjutan
  • Transformasi Digital dalam Pertanian Nusantara: Membangun Ketahanan Pangan di Era Industri 4.0
  • Pertanian Vertikal: Solusi Inovatif untuk Mengatasi Keterbatasan Lahan di Perkotaan
  • Menjadi Petani Sukses yang Menggabungkan Kearifan Lokal dan Teknologi Terbaru
  • Pertanian Berbasis Data: Menjawab Tantangan Masa Kini
  • Pertanian Berkelanjutan: Langkah Baru untuk Indonesia
  • COMPANY PROFILE PT GALLUS INDONESIA UTAMA
  • Digitalisasi Pertanian: Langkah Menuju Produktivitas Tinggi

ARTIKEL TERKAIT

  • Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI by Agribisnis Fokus Edisi 169 Agustus 2008Peran Sentral Pasar Unggas dalam Penyebaran AI(( Dalam upaya pengendalian suatu penyakit sangat penting diketahui jalur penularan penyakit. Hal ini untuk…
  • Potensi Pasar Ikan Nila by Agribisnis Oleh : Ir. Anang Hermanta Penyakit KHV (Koi Herpes Virus) menjadi momok menakutkan untuk perikanan air tawar sekitar tahun 2003, terlebih ikan mas yang paling…
  • Peran Startup di Sektor Akuakultur by Agribisnis Menahan masuknya kemajuan teknologi (Statup di sektor Akuakultur) )hanya akan membuat kemunduran dan gagap teknologi, untuk itu dibutuhkan peran startup yang bisa menjadi jembatan informasi…
  • Unjuk Rasa Pedagang Ayam Menolak Berlakunya Perda… by Agribisnis Siang itu sekitar 2.000 pedagang ayam dan mahasiswa memblokir Jalan Kebon Sirih dan Jalan Medan Merdeka Selatan. Mereka menuntut pembatalan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun…
  • Pakan Ternak Tumbuh 7% Pertahun Capai 8,13 Juta Ton by Agribisnis (( Tahun 2008 konsumsi pakan berkisar 8,13 juta ton dengan asumsi pertumbuhan kebutuhan peternakan 7%. ))Untuk mengimbangi kenaikan produksi unggas, maka konsumsi pakan ternak nasional…

  • 1,235,316
  • 637,707
©2026 – | Design: Newspaperly WordPress Theme
  • HOME
  • AGRIBISNIS
  • BERITA SEKILAS
  • BUDIDAYA
  • EDITORIAL
  • EKONOMI BISNIS
  • INSPIRASI